
Happy reading ★~(◠ω◕✿)
...****************...
Melvan sampai di UKS meletakkan zhifa di atas brankar
“baju nya basah kalian belikan pakaian zhifa aja di deket sini ada toko baju “ujar melvan menyerahkan uang ke pada catlin agar gadis itu membelilan baju baru untuk zhifa.
“gak ush pakek uang kita aj”tolak maudy halus mendorong uang yang di sodorkan oleh melvan.
“udah lah ambil aja sayang kan”ucap catlin mengambil uang dari tangan melvan.
“yaudh nih kalian berdua yang beli ya gue gak tau soalnya pakaian zhifa”tambah catlin menyodorkan uang melvan tadi ke maudy dan di terima oleh maudy.
Setelah maudy dan raya pergi catlin melihat melvan dengan tatapan tajam “lo liat kan baru Juga sehari lo deket sm dia udah jadi msalah aja”tutur catlin tak santai menatap melvan.
“gue gak tau kalau kek gini jadinya cat”kilah melvan yang memandang in wajah pucat zhifa yang tertidur.
“gue sih gak ngelarang lo suka sama Cwek tapi ini sahabat gue yang disiksa sm cwek lo itu “
“tania dia buka cwek gue “
“kenapa gak Lo pacaran aja sih biar dia tuh gak cari masalah tros”nasehat catlin sudah bosan demgan tania yang hobi membully melendotin melvan dan berbagai cara yang dilakukan tania agar dekat dengan melvan.
“gue gak suka sama dia gue nya sama zhifa”teriak melvan tanpa sadar.
“gue gak mau pacaran tanpa rasa”lirih melvan masih di denger oleh catlin.
“Gue udah bilang sama lo dari melvan jangan deketin zhifa kalian itu beda ngerti gak sih”geram catlin
“Gue tau “
“gue juga udah tau kalau om dan tante udah tau lo suruh jauhi zhifa kan” ujar catlin sambil mengatur nafas nya ia mengontrol emosi nya agar tak menepuk otak melvan yang lelet itu dan tidak memikirkan konsekuensi nya sama sekali.
Melvan tak Menjawab ia diam dia bingung harus menjawab apa.
“melvan gue gak mau lo nyakitin zhifa lo harus kasih tau yang sebenarnya sama zhifa gue gak mau tau itu”tidak catlin tegas
“gue belum bisa cat”gumam melvan menatap ke depan dengan tatapan kosong nya.
__ADS_1
“lo harus bisa melvan”ucap catlin
Bahkan melvan dan catlin tak menyadari bahwa zhifa sudah sadar tapi ia mengurungkan niatnya karna mendengar teriakan melvan tadi “gue gak suka sama dia gue suka nya zhifa” itulah yang pertama ia dengar dari melvan.
Dan ia bingung apa maksud catlin kenapa catlin berani membentak dan mengenal melvan seperti saudara atau teman dekat.
...****************...
Tak lama pintu UKS terbuka munculah raya dan maudy yang membawa paper bag baju zhifa
Catlin menoleh “eh udh nyampe, zhifa nya belum sadar nih gimana “tanya catlin menoleh ke zhifa yang msh memejam kan matany
“Lo keluar deh zhifa mau ganti baju” ketus catlin bahkan ia lupa ad raya dan maudy ia masih emosi dengan melvan. melihat wajah melvan membuat catlin marah dan emosi.
Dengan pasrah melvan keluar dari uks dan menutup pintu uks pelan.
“lo kok berani sih sama dia”tanya raya penasaran.
“gue emosi sama dia gara2 dia kan zhifa kek gini”jawab catlin
“tros lo tadi kok berani bat mengambil uang melvan “ tanya maudy.
“udah deh kalian gantiin gih si zhifa nya kasian kedinginan dia”suruh catlin menyerahkan paper bag yang di taruh di atas nakas tadi.
Maudy dan raya mendekat ke zhifa ingin membatu menggantikan pakaian tetapi terdengar suara keinginan dari bibir zhifa.
Enghh
“alhamdulillah akhirnya lo sadar juga zhif”ucap raya
“Untung belum kita buka² baju lo”ujar raya polos dan tanpa beban
Zhifa diam “gue udah sadar dari tadi kali”kesal zhifa dalam hati
“Kalian beliin baju ganti gue gak”tanya zhifa ia sudah merasakan dingin sedari tadi tapi ia taham karna ada melvan.
“Eh ini lo mau kita pakein apa pakek sendiri”goda maudy
“Gak udah gue bisa sendiri”ketus zhifa meraih paper bag yang di pegang maudy lalu ia turun menuju ke pintu yang ada di dalam UKS itu juga kamar untuk orang yang sakit parah atau membutuhkan ruangan tertutup.
__ADS_1
"dia kenapa sih" tanya raya
"mungkin dia lagi sakit hati gara² tania tadi"
"udahlah kita bujuk zhifa aj biar dia gak trauma gara² tania" usul maudy
"setuju"
sedangkan zhifa sudah mengganti pakaiannya dengan gamis dan jilbab baru ia msh memikirkan perkataan catlin dengan melvan tadi, zhifa tak bodoh mereka bukan membicarakan tania tetapi melvan yang harus menjauh karna sebuah perbedaan, apa. maksudnya itulah zhifa tak tau dan ia pun bingung.
tok tok tok
"zhif lo gak pingsan kan di dalam situ" teriak raya mengetuk pintu.
"gak" sahut zhifa dari dalam
"bagus deh"
akhirnya zhifa keluar dari ruangan itu dan duduk. di sofa, "yang ngangkat gue ke UKS siapa? " tanya zhifa jujur ia kurang yakin jika sahabatnya yang mengangkat nya terlebih lagi ada melvan di samping tadi
"itu yang ngangkat lo tadi.. "
"melvan" jawab catlin
"tapi lo tenang aja zhifa dia pakek jaket kok ngangkat lo jadi tangan nya gak nyentuh gamis lo" jelas raya
zhifa hanya menggangguk dia malas untuk berbicara tujuannya adalah ia ingin pulang
"gue mau pulang" ucap zhifa langsung keluar dari UKS meninggalkan sahabatnya di dalam situ.
"dia kenapa sih aneh bangett gak kek biasanya" bingung raya.
"mungkin dia lagi syok"ucap catlin
" yaudh lh kita pulang aja yuk malas masuk kelas gue " ajak maudy
jangan lupa like dan komennnn😍
__ADS_1