Perjalanan Kisah Cinta Zhifa

Perjalanan Kisah Cinta Zhifa
kemana zhifa


__ADS_3

Happy Reading ★~(◠ω◕✿)


...----------------...


di kampus


“Ini zhifa kemana sih” ujar catlin


“ iya udh mau masuk juga gak nongol2 itu bocah” tambah raya


Sebenarnya mereka tak pernah melihat zhifa membolos. Bisa di bilang zhifa juga tidak pernah tidak masuk kelas kecuali waktu bunda nya mengajak ke luar kota saat itu zhifa sedang sakit jadi arum tak tega membiarkan zhifa di rumah.mau tak mau arum membawa zhifa keluar kota seminggu. Selama seminggu itu pula zhifa selalu menelfon teman² nya menvidio call jadi zhifa mendengar kan penjelasan dari online tanpa sepengetahuan dosen dan yang lain nya.


.


.


.


Pelajaran telah usai sekarang mereka sedang di parkiran ingin pulang sebelum itu mereka berniat untuk kerumah zhifa dahulu menanyakan ada apa dngan nya kenapa tidak masuk sekolah.


Teman² zhifa melihat ada mobil medekati mereka dan di susul 3 mobil lainnya.


“lah ini zhifa” pekik catlin


“Ck orng mau pulang dia baru datang” maudy menggeleng kan kepala nya


Tetapi buka zhifa yang turun dari mobil zhifa tetapi seorang laki² yang tak lain pacar maudy yaitu aldo.


“aldo? “  tanya mereka bingung kenapa bukan zhifa tetapi aldo yang ada.


“ hay sayang” sapa aldo kepada maudy. Raya dan catlin hanya memutar bola mata nya melihat sepasang bucin ini


“kamu kenapa naik mobil zhifa ? “tanya maudy


Teman² aldo mendekati aldo dan ketiga cewek itu tetapi mereka tak menemukan yang mereka cari.


“loh zhifa nya mana? “ tanya aldo heran tak melihat zhifa


“aku nanyak kamu lo do. Kemaren zhifa nanyak rumah kamu soalnya “ kesal maudy ia sudah berpikir negatif kalau aldo selingkuh dengan sahabatnya


“Em gini sayang aku mau mulangin mobil nya zhifa disuruh mama”


“kok bisa mobil zhifa di rumah lo” tanya raya


“jadi gini kemaren zhifa emng di rumah gue nemenin mama gue. saat udah malam zhifa mau pulang mama gue ngelarang dia pulang. Dia disuru nginep tapi gak mau, yaudh abang gue yang nganter dia pulang makanya gue bawa mobil nya zhifa kesini tadi katanya abang gue zhifa berangkat sama dia ke kampus“ jelas aldo panjang kali lebar

__ADS_1


“loh tapi zhifa sama pak raka gak masuk kelas” ucap maudy menjawab


“ apa!! “kaget aldo


“iya mereka berdua gak masuk jadi jadwal pak raka kosong dan malahan tadi dosen-dosen bilang zhifa udah izin sama pak raka gak masuk ada urusan katanya” sahut catlin


“anjir² kemana mereka berdua cok” heboh aldo kaget karna abang dan teman pacar nya zhifa tidak ada kabar.


“Kita ke rumah nya aja gak sih dari pada gini” usul ken kepada yang lain.


“ bener juga tapi eh kalian liat postingan zhifa tadi pagi kan tentang bayi”


Smua orang menggangguk “ apa jangan² zhifa melahirkan” gumam raya langsung di pukul lengan nya oleh catlin


“Sembarangan kalau ngomong lo” sembur catlin garang


“ hehe”


“yaudahlah kita kerumah nya aj” ucap maudy


Sebenarnya melvan khawatir sangat khawatir tetapi ia tidak mau menunjukan ekpresi nya ke teman² nya. Dia hanya mengikuti saja


Mereka melesatkan mobil nya menuju rumah zhifa dengan Mobil mereka masing² kecuali aldo memakai mobil zhifa dan maudy bersama aldo. Sbenarnya maudy pergi bersama raya karna ad kekasih nya jadi ia milih bersama aldo.


...****************...


raka hanya khawatir ibu bayi itu mempunyai masalah dan zhifa ikut terseret karna bayi itu. tetapi zhifa yang keras kepala akhirnya raka menyetujui nya apa yang di mau oleh zhifa.


“ gimana nih pak kita rawat yah”ucap zhifa melihat raka yang kan saja sedari dari padahal zhifa sudah bertanya sampai bosen .


“Terserah “


“nanti habis ini temenin saya beli perlengkapan baby za ya pak” pinta zhifa di anggukin oleh raka dengan malas.


“sudah saya bilang jangan panggil saya pak zhifa” geram sudah raka dan mencubit kedua pipi zhifa gemas.


“lepasin tangan bapak enak aja main cubit² orang” kesal zhifa


“sorry saya gemas banget sama kamu”


“tapi gak gitu juga” dengus zhifa cemberut pipi nya di sentuh oleh laki laki tang bukan mahrom nya.


“coba panggil saya mas”


Zhifa melihat ke arah raka “ harus ya” tanya zhifa bingung, dan raka menggangguk semangat.

__ADS_1


Zhifa menyodorkan ponsel ke raka “ fotokan saya pak tolong”


“harus ya” raka berucap sama seperti nada zhifa.


“yaiyalah pak harus kan saya minta tolong”


“dengan syarat panggil saya mas saat tidak di jam kuliah” tawar raka


Zhifa memandang raka tatapan tak percaya, hanya karna minta tolong foto kan suruh panggil mas. yang benar saja.


“iya oke” dengan terpaksa zhifa mengiyakan permintaan raka


“ coba saya mau dengar”


“ mas”


“bukan gitu zhifa kalimat nya yang bener”


“mas raka fotoin aku sama baby za ya” tanpa sadar zhifa berteriak karna memang posisi raka dan zhifa lumayan jauh.


Beberapa pasang mata menatap zhifa dan raka


‘Lihat deh mereka serasi yah'


‘keluarga yang bahagia pasti'


‘Tadi aku lihat bayi nya mungil sekali ‘


‘Jelas lah kalian lihat mama dan papa nya sangat cantik dan ganteng pasti anak nya bibit unggul”


Berbagai pujian yang di lontarkan ibu² pengunjung pantai ke arah zhifa. Raka yang mendengar kan itu tersenyum sedangkan zhifa menatap raka kesal.


 


Lalu raka mengarahkan ponsel zhifa ke udara menandakan akan memulai memoto karna baby za sedang di stroller. Sebelum kepantai mereka menyempatkan membeli stroler itu untuk baby za karna mereka bedua masih belum terlalu berani mengendong bayi kecil itu dengan alasan takut jatuh.


“Ini apa nya yang di foto kalau muka nya aja gak ngeliat kamera” ucap raka dalam hati heran dengan sifat perempuan seperti zhifa.


Tetapi raka tetap memotret sesuai keinginan zhifa.


"



"cantik"

__ADS_1


...****************...


like and vote ya😫


__ADS_2