
.
.
.
happy reading
♡´・ᴗ・`♡
...****************...
Sudah lama semenjak dimana hari meninggal nya mahendra disitu juga mauren dan wilson bertanya tanya siapakah tania sebenarnya mereka bertanya karna setau merka tania anak rere dan darma dan itu juga belum di ketahui bahwa sebenarnya rere dan darma tidak seagama dengan mereka.tetapi rere dan dan darma memilih bungkam dan bilang bahwa tania adalah anak angkat mahendra dan wilson mempercayai nya begitu saja.
Tetapi lain dengan tania dia yang suka dengan sekali jalan bersama temen² memilih mengurung diri nya di kamar kadang di rumah saja ia lebih suka menghabiskan waktu di kamar alm papa nya bahkan tania malas untuk membuka buku hitam di laci papanya.
Berbeda dengan kehidupan zhifa. Raka dan zhifa akan menikah 2 minggu lagi itu smua atas kemauan keluarga raka dan kesepakatan arum.bunda arum senang bahwa putri akan menikah tetapi ia juga masih sedih karna keberadaan putri nya yang 1 lagi belum ada tanda² dia dimana.
Hari ini zhifa dan raka berencana akan fitting baju pengantin di sebuah butik pilihan mami raka.setelah itu raka dan zhifa mampir di sebuah restoran untuk makan siang.soal za ia meninggalkan nya dengan maudy dan aldo karna tadi zhifa sempat mampir ke rumah raka sebentar hanya untuk menitipkan za karna bunda nya sedang ada urusan di toko nya dan kebetulan maudy menawarkan diri untuk menjaga za.
“kamu pesan saja dulu mas mau ke toilet” pesan raka kepada zhifa lalu pergi.
Zhifa mengangguk dan memanggil pelayan.” Mau pesen apa kak”
Zhifa menunjukan dan menyebutkan pesan nya san pesanan untuk raka dan di catat oleh pelayan itu setelh selsai pelayan itunya undur diri untuk menyiapkan pesanan zhifa.
Zhifa membuka tas nya “ ponsel ku” pikir zhifa karna tak menemukan ponsel nya di tas nya lalu ia ingat bahwa tadi ia menaruh ponsel nya di dashboard mobil raka.
Lalu ia berdiri mengambil ponsel nya dan benar saja ia meninggalkan di situ.setelah mengambil zhifa menutup pintu mobil da ingin masuk lagi kedalam restoran.
.
.
Tania yang berada di dalam rumah terasa bosan sebenarnya tetapi ia terlalu malas untuk pergi keluar.ia melihat stok cemilan di kulkas nya menipis ia beranjak untuk membeli cemilan di supermarket dekat sini.semenjak kepergian mahendra tania memutuskan untuk tinggal di rumah utama saja sedangkan rumah tania di tinggalin oleh darma dan rere.
Tania melajukan mobil nya membelah jalanan ia menikmati angin sudah lama ia tak menikmati angin di luar.
Tania melihat ada seseorang di sebrang jalan pikiran tania kosong karna ia melihat itu seperti papa nya.
“papa” lirih tania menepikan mobil nya lalu keluar dari mobil.
__ADS_1
Tania berjalan ingin menghampiri laki² yng di sebrang jalan tanpa ia sadar ia tak.melihat kanan kiri nya ada mobil melaju kencang.
Bruk
“awwss” rintih seseorang tanua tersadar ada mobil yang melaju di depan nya tetapi ia masih kaget karna tiba² seseorang menarik nya ke tepi dan mereka berdua terjatuh.
“kamu tidak apa² kan” tanya seseorang kepada tania lalu menoleh dan kaget tenyata yang menolong nya adalah seseorang yang pernah ia bully dan ia permalukan saat masa kuliah dulu.
“Zhifa” gumam tania
“Tania apa kamu tidak tau tadi ada mobil yang melaju kencang “ ujar zhifa sedikit khawatir meskipun ia pernah di bully oleh tania tak ada rasa benci nya sama sekali.
Yah sebelum masuk kedalam zhifa melihat seseorang yang seperti ingin menyebrang tetapi tidak melihat kanan kiri san ad mobil truk melaju kencang dari arah kanan.
Tania menundukkan kepalannya ia menangis “ kenapa lo menolong gue padahal gue pernah jahat sama lo”
Zhifa tersenyum menuntun tania agar tidak di pinggir jalan ia membawa tania masukke dalam restoran.
“Karna aku tau manusia tidak luput dari kesalahan…aku tak pernah benci sama kamu “
“maafin gue zhifa gue sadar gue terlalu obsesi sama cinta waktu itu maafin gue”tania memeluk zhifa dan menangis rasa nya berada di dekat zhifa tabua lebih tenang dan seperti ia deker dengan zhifa.
“gue liat papa gue di sebrang sana zhif rasa nya gue seperti di ajak ke arah nya”
“setauku tidak ada seseorang di Sebrang tadi apa itu perasaan mu saja”
Tania menggeleng “ gue gak tau ,mungkin gue terlalu memikirkan papa gue”
“Kamu pasti sayang banget sama papa mu emng kemana papa mu?” zhifa tidak mengetahui soal tania di pemakaman kemarin memang bunda nya cerita tetapi bunda nya tak tau jika itu tania.
“Papa gue udh meninggal 1 bulan lalu” ucap tania lesu.
Zhifa jadi tak enak hati “ maaf ya tania aku tidak tau”
“Tak apa “ lalu tersenyum.
Tak lama raka datang menghampiri meja zhifa “ maaf lama zhif”.
Zhifa dan tania mendongak melihat ke arah suara ternyata itu adalah raka.
“enggak kok mas”ucap zhifa.
__ADS_1
“eh ada teman kamu ya”
“oh iya ini tania mas dia juga kuliah cm dia di fakultas sumber daya manusia sama kayak aldo,.. tadi dia hampir saja ke tabrak truk” jelas zhifa memperkenalkan tania mungkin saja raka tidak tau.
“kek gak asing tapi siapa ya” batin tania.
“oh bapak ini dosen di kampus itu kan ?”tanya tania baru ingat dia pernah melihat raka di kampus dam pernah menjadi bahan bicara soal dosen baru waktu itu.
“ha iya saya dosen zhifa dulu sekarang udh enggak”
“oh iya tania ini makan dulu ya kek nya tadi aku pesan lumayan banyak” zhifa menyodorkan sepiring makanan untuk tania dan di terima oleh tania.bukan apa tania hanya berusaha mengubah keegoisan nya dan menjadi baik.
Hening tidak ada yang berbicara saat makan mereka smua makan dengan nikmat hanya detikan sendok yang bunyi.setelah makan mereka smua diam sejenak.
“Oh iya habis ini kamu mau kemana?” tanya zhifa ke tania
“pulang deh tadi niat nya mau ke supermarket tapi kek nya ga jadi”
Jawab tania tersenyum.” kapan² main kerumah ya pasti za seneng aunty baru” canda zhifa
Tania mengernyit “ kamu udah nikah?” pasal nya tania tak pernah mendengar isu tentang zhifa atau apa pun .
“Belum sih hehe ini aja baru fitting baju tapi aku udh punya anak”
Ingin tania berfikir negatif tentang shifa tetapi ia buang jauh2 pikiran vuruk tentang zhifa ya mau gimana pun zhifa seperti nya sangat menjaga kehormatan dan ketaatan juara sebagai muslim tidak mungkin ia berbuat zina dan hamil di luar nikah.
“Haha pasti aku akan mampir ke rumah mu”
Lalu mereka bercanda sebentar dan tak lama zhifa mendapatkan telpon dari maudy yang mana maudy sedang mencak² di sana karna za sedari tadi menangis dan mencari mama papa nya.dan aldo lah yang terkena imbas nya yaitu menjadi kambing untuk za.
Setelah itu zhifa pamit bersama raka dan meninggalkan tania sendiri.tak lama zhufa pergi tania juga bamgkit dan menuju mobil nya.
“muka mereka sangat mirip…hanya saja yang penampilan mereka yang berbeda”
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1