Perjalanan Kisah Cinta Zhifa

Perjalanan Kisah Cinta Zhifa
pesta 2


__ADS_3

Happy reading ★~(◠ω◕✿)


...****************...


“ hallo everbady” teriak si kembar azura & zaura


“kalian ini jangan biasakan teriak² bisa “ sindir della jengah melihat kelakuan si kembar tidak di rumah tidak di mana pun selalu berteriak seperti di hutan.


“Hehe bisa ma” cengir si kembar



...(penampilan si kembar)...


“ kalian mirip banget ya” ucap maudy kepada si kembar


“ ya iyalah mirip kak orang kita kembar kok “ ucap zaura tak santai .


“oh kalian kembar ya lucu banget “ ucap raya dengan nada gemas nya.


“Perkenalkan nama saya zaura dan ini adik saya azura” ucap zaura mempraktikkan seperti ucapan upin dan ipin


Lalu smua orang tertawa melihat nya


"aku maudy" ucap maudy menjabat tangan si. kembar lalu di sambut bahagia oleh nya


"raya"


"catlin"


"iya salam kenal kakak cantik"


"kita engga nih" kata ken yang tangan nya ingin menjabat tangan si kembar


"gak pe..n..t..i...ng" ucap serempak si kembar


ken hanya mendengus kesal merasa di abaikan.


“oh iya abang kita yang jomblo karatan dimana gak nampak” ucap azura celingak celinguk mencari gang tidak ada.


“Belum dateng ini mama juga lagi nyariin”


“loh do lo punya abang ya” tanya ken


“punya” jawab aldo seadanya.


“Tapi dulu gue gak pernah nampak tuh” vino mengekrutkan keningnya berfikir karna setau mereka aldo anak pertama karna tidak ada yang tau jika aldo memiliki abang.


“oh iya dulu waktu kecil kalian gak pernah nampak abang nya aldo ya, karna pas kecil dia sama nenek nya di bandung sampai sekolah dia jarang banget deket sama kita waktu nenek nya meninggal tante pindah ke bandung nemenin abang nya aldo tapi pas kuliah aja dia lebih milih di luar negri makanya tante pindah lagi ke Jakarta “ jelas della menjawab pertanyaan yang terlontar mengenai raka.


“Iya tante kita gak pernah nampak kita kirain aldo cuma punya adik gak punya kakak” ucap melvan


Sedangkan para gadis hanya menyimak saja pembicaraan mereka karna mereka memang orang asing


“Andai ada zhifa disini” bisik catlin


“Iya kalau ada dia disini kan enak kita ber 4” tambah raya menggangguk setuju


“Gue aja gak tau kalau kita ketemu disini guys” ucap maudy jika ia tau mereka bertiga disini pasti mereka akam mengajak zhifa juga disini sekali party.


“sama gue juga” ucap raya dan serempak


.

__ADS_1


.


.


“aldo coba telp abang mu nyampek mana dia jadi datang apa engga” titah galang


Aldo menggangguk dan menelpon raka pertama tidak di angkat, kedua di angkat.


“Hallo bang lo dimana? “


“.... “


“hehe assalamu’alaikum “ cengir aldo


“.... “


“oh oke² cepet gak usah ama lo”


“.... “


“iya lo kan.. “


Tut tut tut


“Bngke di matiin lagi gue belum siap ngomong njirr” gerutu aldo sebal menatap ponsel nya yang di matiin oleh raka sepihak.


“ gimana do” tanya della penasaran.


“bang raka udh di loby kok ma dia baru keluar dari lift”


della dan galang bernafas lega setidak nya raka mau datang ke acara yang ia buat. karna sebelum nya raka tak pernah menghadiri 1 acara pun yang mereka buat.


“itu bang raka” pekik azura menunjuk orang yang baru datang dari arah pintu , karna suara azura mirip dengan toa jadi smua orang menuju arah tunjuk azura.


“zhifa dan pak dosen” kaget ke 3 sahabat nya melongo.


.


.


.


Zhifa yang risih akan tatapan smua orang hanya menunduk sambil meremas gaun bagian bawah nya dan jangan lupakan tangan nya yang masih setia menggandeng tangan raka dengan gugup.


“kak itu kenapa ngeliatin ke kita sih” bisik zhifa


“Naikan kepala mu zhif nanti mahkota mu jatuh jadi jangan nunduk” balas bisik raka lembut


Zhifa langsung mendongak menatap betapa kaget nya melihat ke 3 sahabat nya di situ dan yang membuat nya kaget lagi adalah melvan dkk. Jantung zhifa berdetak lebih kencang, antara kaget,gugup dan takut menjadi satu.


Raka dan zhifa berjalan beriringan menuju ke arah orang tua raka. Tetapi ada anak kecil dari belakang zhifa berlari dan menginjak ujung gaun zhifa, dan zhifa tertarik kebelakang untung saja raka menangkap pinggang zhifa , zhifa spontan mengalungkan tangan nya di pundak raka (pasti paham lah ya) , mereka beradu pandang beberapa menit zhifa tersadar lalu zhifa langsung berdiri.


“ maaf kakak aku tidak sengaja” ucap anak kecil berkaca-kaca yang menginjak gaun zhifa tadi.


“maaf kakak membuat mu hampir terjatuh” ucap teman nya.


“tidak apa² lain kali jangan berlari² di acara seperti ini itu bisa bahaya juga bagi kali hem” ucap zhifa lembut mengelus kepala anak laki² itu


Lalu anak kecil itu mengangguk dan pergi sambil bergandengan tangan sungguh soswit sekali bukan.


###


 

__ADS_1


“Omaigat mereka sosweet banget” pekik zaura lebay dengam menganhkat kedua tangan nya ke pipi dengan gemas


“Aaaa gemoy bangett abang raka ku” pekik kembaran nya azura lebay.


“Behh si jomblo dateng² bawa bidadari masaa” kaget aldo melihat gandengan abang nya yang sangat sangat ia kenalin.


“ ada panas tapi bukan api” celetuk ken langsung di hadiah kan cubitan dari vino


“Gak ush mancing lo bego” desis vino


“hehe canda bang"


 ....


Zhifa dan raka sampai di hadapan orang tua raka


“Kamu dari mana aja si bang lama banget di tungguin juga” kesal della memukul lengan anak nya.


“Sorry ma tadi agak macet”


“jadi pak raka adalah abang ny aldo”batin maudy


“kok bisa zhifa sama pak raka” batin raya


“Pantes aja zhifa menyuruh ku untuk melupakan nya ternyata dia dekat dengan abang nya aldo” batin melvan tersenyum getir ke dirinya sendiri yang merasa bodoh mencintai yang bukan miliknya.


“ ini siapa cantik sekali “


Zhifa melepas tangan nya dari lengan raka lalu mencium punggung tangan intan dan galang “saya zhifa tante, om”


“ MasyaAllah  zhifa saya della anastasya sering di panggil mama della ,saya mama nya raka ” ucap della


"saya galang papa nya raka"


“Sopan sekali dia cocok jadi calon mantu” batin kedua orang tua raka tersenyum penuh arti


“Kamu pacar nya raka? “ Tanya galang


“eh bukan om “ balas zhifa cepat


“Loh kok.. “ tanya intan


“tapi dia calon istri aku ma” potong raka cepat


“hah”kaget smua nya


(maudy,raya,catlin,ken,aldo,vino,melvan dan si kembar) kecuali Kedua orang tua nya tersenyum


“pak raka kok ngomong gitu sih” bisik zhifa tak enak


“Gak papa sayang “ bisik raka ke telinga zhifa.


Blussh


“haha kak zhifa blushing “tawa azura


“Lucu banget si kak zhifa kalau blushing gitu” tambah zaura


“Jangan di ledek gitu zhifa nya kasian loh” bela della melihat wajah zhifa yang sudah memerah.


“Yaudh karna sudah ngumpul smua jadi kita mulai acaranya yah” ucap galang menarik tangan istri nya menuju panggung dan memulai acara inti.


jangan lupa vote dan like

__ADS_1


 


__ADS_2