Perjalanan Kisah Cinta Zhifa

Perjalanan Kisah Cinta Zhifa
flashback


__ADS_3

Happy reading ♡´・ᴗ・`♡


......................


Flashback on


 


Saat arum masih di rumah zhifa iya masih mengobrol  ria dengan della mereka smua terkadang melihat aksi za yang selalu membully aldo apa lagi aldo merasa tertindas karna ulah za di bantu ulah si kembar.aldo hanya pasrah saja di kerjain oleh adik daj ponakan nya ia merasa menjadi mainan oleh 3 perempuan itu.


Tiba tiba dering ponsel arum yang berada di dalam tas berdering.buru buru arum mengangkat nya dan menempelkan di telinga nya.


“hallo assalamualaikum “ salam arum mengangkat panggilan dari angga.


“Waalaikumsalam arum bisakah kita bertemu ada hal penting yang harus kita bicarakan”


“Tidak bisa aku sibuk” ketus arum


“arum ini tentang anak kita ada yang mengaku sebagai asisten Mahendra ia akan memberitahu kita dimana anak kita yang satu lagi”


Arum kaget mata nya melotot dan memanas jantungnya berdebar lebih kencang “ benarkah kau tidak berbohong kan?” tanya aruk dengan suara serak menahan tangis.


“Bun ada apa” tanya zhifa mlihat gelagat aneh sang bunda


“iya cepat lah ke kafe xxxx … kalau begitu assalamualaikum”


“waalaikumsalam”


Angga sudah mematikan panggilan nya sepihak


Arum menatap zhifa yang menunggu jawaban dari diri nya “zhifa kembaran mu angga sudah menemukan nya..ayo kita temui dia lagi zhifa” arum panik ia menarik tangan zhifa dan menggandeng tas nya melangkah keluar.


“bun bun tenang dulu ya tarik nafas buang tenang dulu..zhifa gak mungkin ninggalin za”


“emm zhifa sebaiknya kamu temanin bunda mu urusan za biar twins dan aldo yang menjaga nya ‘ benarkah twins! Aldo!". Zhifa menatap ibu mertua nya mana mungkin ia meninggalkan za dengan mereka bukan zhfa tak percaya tetapi ia segan ia juga takut kalau mereka di repotkan mengurus za ..dan takut jika mereka kewalahan dengan tingkah za memang za saat bermain anteng tetapi jika sudah menangis zhifa saja kadang kewalahan menenangkan nya.


“Iya kakak ipar pergi saja tidak apa za aman bersama kami” ucap azura di amggukin zaura dan aldo.


“ayo aku akan ikut bersama mu”


Zhifa mengangguk “ twins! Aldo! Aku titip za ya maaf merepotkan kalian”

__ADS_1


“selow kakak ipar kaya sama siapa aja” kekeh Zaura


Zhifa tersenyum lalu menyalamin punggung mertua nya setelah itu ia menyusul bunda nya yang sudah keluar dulu.


.


.


“bunda ini kafe nya?” tanya zhifa kini mereka bertiga sudah bediri di kafe yang di beritahu oleh angga


“iya bener sih ini kafe xxxx udhlh yuk masuk”


Mereka masuk ke dalam kafe itu zhifa dan raka berjalan di belakang arum.


“Zhif tempat nya estetik ya cocok buat pacaran” canda raka berbisik takut kedengaran oleh arum.


Zhifa menatap suami nya sengit “ mau pacaran sama siapa hem” ucap zhifa tersenyum jika orang melihat pasti senyuman itu sangat manis tetapi tidak dengan raka ia melihat senyuman itu seperti ingin membunuh raka.


Raka cengengesan merangkul pundak zhifa “ ya sama kamu lah yang mau sama siapa lagi “


Zhifa menurunkan tangan raka yang bertengger di pundak nya “ kamu nih malu tau di liatin orang..lagian kita uda nikah mas bukan pacaran”


“iya iya tapi kalau kita berdua gini serasa pacaran loh”


Arum melihat angga yang melambaikan tangan segera mereka bertiga menghampiri meja angga.


“arum,zhifa raka duduklah “ suruh angga mempersilahkan mereka bertiga duduk setelah duduk .


“perkenalkan saya toni saya asisten alm tuan Mahendra” ternyata angga tak sendiri ia juga bersama seseorang yang bertama toni itu.lalu toni mengulurkan tangan dan di jabat oleh arum.


“Arum”


Dan saat di depan zhifa tangan toni labgsung di jabat oleh raka.” Raka dan ini istri saya zhifa”


Toni terkekeh dan tersenyum ternyata pemuda ini sangat posesif dan tidak membiarkan istri nya berjabat tangam dengan pria lain meskipun sudah tua seperti diri nya.


Buka hanya toni saja angga dan arum juga ikut tersenyum melihat tingkah raka itu kecuali zhifa pipi nya memerah karna ulah raka.


“ini toni sekertaris sekaligus asisten Mahendra ia tadi sempat menemuiku disini lalu ia mengatakan bahwa ia akan memberitahu dimana keberadaan putri kita..tadi aku sudah meminta menceritakan dahulu tetapi ia menolak memilih menunggu mu”


“iya nyonya dan tuan sebelum nya saya meminta maaf kepada kalian berdua..saya sudah mengabdi dengan tuan Mahendra kebih dari 25 tahun yang itu arti nya saya juga terlibat dengan penculikan putri kembar kalian itu..maaf saya hanya menjalanlan perintah dari tuan saat itu,sebenarnya saya juga bingung harua bagaimana mengatakan ini tetapi tadi saya di utus oleh asisten tuan yang bertugas menjaga nona saat ini agar aaya mengungkapkan siaoa putri kalian dan siapa.putri kandung nona” jelas toni sebenarnya ia juga takut karna ia takut terseret ke penjara karna sudah menculik bayi 22 tahun silam. Tetapi jika itu terjadi bukan kah itu resiko nya yang ya lakukan mau tak mau ia harus ikhlas bukan..

__ADS_1


“Kau kenapa tega memisahkan bayi yang baru lahir dari ibu nya hah ia belum pernah mendapat sentuhan ku dari kecil,kalian seperti tidak punya hati memisahkan ibu dari anak nya sendiri” jerit arum bahkan pengunjung kafe sampai memusatkan perhatiannya ke meja mereka.


Zhfa mengusap lengan bunda nya “ bun tenang bun sabar dulu kita dengerin dulu” lalu arum menurut ia duduk kembali tetapi tatapan nya kepada toni sangat marah dan membunuh.


“maaf nyonya maafkan saya.. Saya tau apa resiko smua ini dan saya juga tau dosa apa yang saya perbuat maka dari itu saya akan memberitahu putri kalian..


Bacalah ini mungkin kalian sudah mengenal gadis itu” toni menyerahkan buku hijau milik nya berisikan biodata tentang anak mereka kembaran zhifa.


Arum langsung merebut dan membuka nya ia membaca demgan serius dengan air mata nya menetes ternyata putri nya sangat cantik dan sudah tumbuh besar tetapi muka nya tidak asing apakah itu seperti tania pkir arum!



Lalu ia juga membaca dan terdapat nama disana “ tania avinda zhafani” gumam arum lalu ia menatap zhifa dan memberikan foto dan nama tania kepada nya.


Zhifa langsung membaca nya dan kaget “ inikan tania bun apa dia....”zhfa menggangtung ucapan lalu di jawab cepat oleh toni.


“Iya dia putri kalian nona tania avinda zhafani mungkin kalian sudah pernah bertemu sebelum nya di saat pemakaman tuan saat itu nona tania menangis memeluk peti tuan dan nyonya arum juga sudah kenal dengan nya dan sering bertemu di toko kue nya” buku itu sudah berpindah ke tangan angga,arum masih syok ia terus diam dengan pandangan kosong angga dan arun pernah berpikir tania adalah putri mereka tapi mereka tdak dapat menyimpulkan sekarang ternyata benar mereka menemukan tania sebagau putri nya.


“Sekali lagi maaf tuan , nyonya dan  nona ini ada alamat tuan Mahendra sekarang nona tania tinggal.disana kalian bisa menemui nona tania sekarang,kalau begitu saya permisi” toni melenggang pergi begitu saja dengan langkah takut takut,takut jika ia di panggil lagi dan di lapor kan polisi bisa² ia di ceraikan istri nya kalau sampai ketahuan pernah menculik bayi..


“Bunda “ lirih zhifa memeluk arum yang masih terdiam dengan pandangan yang masih kosong.


“ zhfa ini bener tania anak bunda ia adik kamu” tanya arum di anggukin oleh zhifa seketika arum menangis lagi dalam pelukan zhifa..


Flashback off


 


......................


Arum menceritakan awal ia bertemu dengan toni tadi kepada tania tania mati matian menahan air mata nya.lalu ia menatap sepasang suamu istri yaitu darma dan rere yang berdiri di samping sofa arum menunduk.


Darma dan rere tau uang sedang di tatap oleh tania.” Maaf non kita bukan bermaksud mencampuri urusan non tania kita hanya membantu saja karan sebenarnya saya tadi malam mendengar suara nona menangis membaca buku hitam itu,sekali lagi maaf non” gugup rere bisa di dengar suaranya bergetar seperti menahan rasa takut.


“Iya nona boleh menghukum kita atau memecat kita sekalipun kita ikhlas non karna kita lancang menyuruh toni mengungkapkan kepada Mereka”


“makasih” ucapan tania memeluk rere dan darma posisi tanua di tengah ² mereka .


“makasih sudah memberitahu orang tua kandung tania,kalian juga udah tania anggap sebagai orangtuua tania karna kalian udah ngerawat tania sejak smp dan maaf tania selalu merepotkan kalian”


Rere memeluk anak majikan nya itu “ sama sama non sekarang non punya ibu yang selalu non minta dulu ya sekarang non harus bahagian ya”

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


like dong hehe jangan lupa ya(^~^)


__ADS_2