Perjalanan Kisah Cinta Zhifa

Perjalanan Kisah Cinta Zhifa
menuju bali


__ADS_3

Happy reading


.


.


.


.


.


Jangan lupa like nya ya kalau mau komen saran juga bisa kok:)


...****************...


Hari ini keluarga zhifa mengajak smua anggota keluarga liburan ke bali mereka smua di ajak oleh raka dan smua biaya mereka raka lah yang menanggung tanpa terkecuali angga lisa dan clarisa.smua sangat antusias liburan kali ini  karna pekerjaan mereka masing² mereka sampai lupa berlibur dengan keluarga nya.clarisa sudah meminta maaf kepada zhifa dengan tersenyum  zhifa sudah memaafkan risa dan tidak ada lagi benci di antara mereka karna arum dan zhifa sudah memaafkan lisa dan anak nya.


“cilukk baa” tania yang sedari tadi mengajak za bercanda karna mereka sudah sampai di bali jadi mereka naik taxi menuju villa yang sudah di pesan oleh raka dan jangan salah ternyata itu adalah villa milik nenek dan kakek nya raka yang sudah di ganti alih dengan nama raka.


Za selalu tertawa melihat aunty nya posisi mereka raka yang di samping supir lalu di kursi belakang ada zhifa,tania dan za di posisi paling belakang ada si kembar zaura dan Azura .di taxi itu selalu di.dominasi tawa za dan candaan dari si kembar tetapi si kembar sdah tertidur 15 menit lalu.


Berakhir za yang batuk² karna kebanyakan ketawa “ huss udah² kan batuk jangan kebanyakan ketawa ya”


“yahh za mah masa mau bobok” ucap tania pura² lesu karna za sudah menenggelamkan kepala nya di dada za otomatis bayi itu pasti mengantuk.


“ma-ma atok humm ma” za berbicara meskipun tidak jelas tetapi balita itu sudah menguap dan ingin tidur.


“yaudh bobok sini aja ya nanti mama tepok² pantat za” zhifa memposisikan za dengan benar takut jika balita itu tidak nyaman dan pegal di saat bangun nanti lalu za menepuk nepuk pantat za supaya balita itu tertidur..


Raka melihat dari kaca yang selalu melihat ke arag istri nya dan putri nya wanita yang sabar dan lemah lembut itu sedang menidurkan balita yang terkadang rewel dan merepotkan bagi raka tapi tidak dengan zhifa rasanya raka sangat bersyukur memiliki mereka berdua.karna perjalan lumayan jauh jadi smua yang di mobil tertidur kecuali sopir dan raka.karna sopir nya tidak tau arah jalan ke villa jadi raka sebagai penunjuk jalan mobil tang di tumpangin raka ada di palinh depan sedangkan mobil lain nya mengikuti saja.


Di taxi kedua terdapat para wanita kecuali sopir mereka selalu mengobrol entah apa saja yang penting mereka selalu ada bahan untuk topik pembicaraan siapa lagi jika bukan para ibu² di situ bunda arum,mama della dan lisa oh jangan lupakan 1 lagi wanita yang duduk di samping sopir bahkan ia tak mau ikut campur dengan oborlan ibu² itu siapa lg kalau bukan clarisa.ia sebenarnya ingin ikut dengan za spaya bisa memperbaiki hbungan nya dengan kaka tiri nya itu tapi ya mau gimana lagi karna taxi yang di tumpangi zhifa  sudah penuh.


Tersisa taxi ke3 disana terdapat lelaki smua nya dimana angga dan galang selalu membicarakan tentang perkejaan sedangkan aldo mendengus kesal karna ia merasa bosan lidah nya terasa kaku karna tak berbicara bagi aldo jika tidak berbicara mulut nya ini terasa sakit dan kaku.memang aldo itu cerewet jadi jangan salah mulut nya jika sudah berbicara akan menyerocos tanpa henti.

__ADS_1


 


“pa”panggil aldo ke galang.dan hanya di sahutin deheman saja.


“ajak aldo bicara dong aldo bosan “ rengek aldo seperti anak kecil galang hanya melirik anak nya saja mungkin sehari tanoa berbicara membuat aldo rugi pikir galang.


“Bermain lah ponsel mu atau tidur lah papa lg berbicara tentang pekerjaan dengan angga”


Aldo menarik nafas nya panjang “ hp aldo lowbet pagi tadi lupa mau di cas.. Pinjem hp papa dong”


Galang menyerahkan ponsel nya ke arah aldo ia tak mau di ganggu oleh panggilan aldo lagi dari pada ia mengganggu lebih baik relakan saja paket nya hilang.aldo menerima ponsel papa nya dengan senang hati . aldo memicing curiga liatlah ponsel papa nya ini masih bersih nan putih itu artinya ponsel papa nya baru bahkan aldo saja belum membeli ponsel keluar terbaru tetapi papa nya sudah mendahului nya.


Tujuan aldo saat ini ingin menelpon raka apakah perjalanan masih lama atau tidak setidak nya ia bisa tertidur jika masih lama.ia mencari nama raka tidak ada dan akhirnya ia bertanya ke papa nya.


“Pa nomor bang raka namanya apaa sih kok ga ada”


Galang langsung menyerobot ponsel nya dan mengetikan nama kontak yang ua berikam untuk raka.


Aldo tercengang ternyata papa nya ini alay bagaimana tidak nama kontak raka di situ adalah “ anak sulung nya papa” rasa nya aldo ingin tertawa puas melihat ke alayan papa nya. Langsung raka memencet telepon dan menempel kan ponsel itu ke telinga nya.


“.....”


“hah 45 menit lagi,gilak lo jauh banget anjer”


“.....”


“bay deh bay “


Aldo langsung mematikan panggilan nya dengan kesal bagaimana tidaj abang nya menjawab dengam santai bahwa 45 menit lagi sampai jika aldo tidak mau aldo di suruh turun dan memesan hotel sendiri yang deket sini.


Aldo mengotak atik ponsel papa nya ia ingin mencari nomor nya ia ingin tau papa nya memberi apa di nama ponsel nya.


“Anak menyebalkan papa ( aldo)” itulah nama yang di berikan papa nya untuk aldo bukan apa menurut galang aldo lah yang menyebalkan ketimbang raka tapi itu tidak membedakan kasih sayang galang dan della di mata mereka berdua anak² nya sama smua nya.


Aldo mengetik ‘ anak' dan keluar lah smua unsername yang terdapat nama anak”

__ADS_1


Aldo membaca satu satu nama itu dari atas sampai bawah.


‘Anak sulung nya papa '


‘Anak menyebalkan nya papa ( aldo)’


‘anak bawel nya papa ( zaura)’


‘anak cerewet nya papa (azura)’


‘anak cerewet nya papa (azura) 2’


‘anak cerewet nya papa (azura) 3’


‘anak cerewet nya papa (azura) 4’


‘anak cerewet nya papa (azura) 5’


‘anak setan 6’


‘bawhahaha' pecah sudah tawa aldo yang ia tahan dari tadi karna terdapat nama anak setan itu aldo ingat nomor itu adalah nomor nya azura karna gadis itu kemaren meminta nya menyimpan nomor itu.


“emng gak ad akhlak si zaura hobi banget ganti² nomor “ bagaimana tidak azura yang suka sekali mengganti kartu nya alasan nya supaya ia tak di serbu fans nya tetapi tetap saja ia sudah menggantinya tetapi fans da para buata masih saja menghubungi nya.


“pasti papa sudah lelah memberi nama nama untuk aura berujung menjadi anam setan” kekeh aldo dalam hati.


“Eh kalau azura anak setan berarti papa setan kalau papa setan aku juga setan karna aku abanh azura jadi kita keluarga setan gitu” pikir aldo tak berfaedah sebenarnya ia hanya gabut saja sampai ² hal yang gak penting pun ia pikir tetapi di buat pusing oleh aldo *ntah bagaimana manusia seperti aldo ini


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2