Perjalanan Kisah Cinta Zhifa

Perjalanan Kisah Cinta Zhifa
ngambek


__ADS_3

 


Happy reading (#^.^#)


......................


Tania keluar dari toko dengan perasaan senang dan bahagia karna iya dapat merasakan kasih sayang seorang ibu yang tidak pernah ia dapatkan sewaktu kecil.tania berjalan keluar dengan menenteng plastik lumayan besar dengan senyum yang tak pernah luntur di bibir nya tiba² ia menabrak seseorang mengakibatkan plastik di tangan nya terjatuh ke lantai.


“Maaf maaf apa kau tidak apa?” tanya laki laki yang menabrak tania tapi belum di jawab oleh tania ia mengambil plastik berisi kue nya dan membuka nya untung saja hanya hancur tidak terlalu parah dan tidak keluar dari kotak nya.tania sangat bersyukur itu bukan masalah ia pelit untuk membeli nya tapi perjuangan lah yang sangat tania sukai.


“Permisi nona apa kau baik² saja” ulang laki² itu.


Tania mendongak menatap kesal.ke arah laki laki itu “ iya untung saja kue ku hanya hancur sedikit kalau parah akan ku tuntut om ya” ketus tania.


“Maafkan saya nona saya terburu buru jika tidak akan saya ganti kue anda gimana” tawar laki² itu berbaik hati mau gimana pun ia juga salah jadi demi menebus rasa bersalah nya ia akan mengganti kue gadis di depan nya.


“gak usah ya om lain kali kalau jalan itu mata nya di fokusin ke jalan bukan ke ponsel” ucapan tania langsung pergi menuju mobil nya dan menjalankan pulang ke rumah nya.


Laki² itu melotot kaget menatap yang ia pikir adalah gadis kuliahan bukan masalah apa tapi ia kaget baru kali ini iya di panggil oleh om.


“apa aku terlihat tua sampai aku di panggil om,..apa² an gadis itu bahkan orang pada mengira aku ini kasih SMA” batin pria itu sedikit kesal karna panggilan tania malas berfikir ia melanjutkan masuj ke dalam toko kue A'N itu mengambilkan pesanan sang mama.


.


.


“yang ih udah dong ngambek nya gak baik lo lama² ngambek ma suami” bujuk raka sedari tadi tapi istri nya tak bergeming sama sekali.zhifa dalam mode ngambek kepada raka ia kira raka hanya membelikan baju 1 untuk za nyata nya ia membelikan 1 lusin yang berbeda jenis tetapi model baju untuk anak laki². Bukan soal uang tetapi zhfa tak mau raka menghamburkan uangnya untuk keperluan yang tak penting apa lagi melihat za itu bukan cwok tetapi cwek .

__ADS_1


“yang” rengek raka yang di acuhkam oleh zhifa yang kini asik menonton tv dengan za yang duduk di karpet bulu dengan memainkan mainan nya.tetapi masih dalam pakaian yang di pakaikan oleh raka tadi.


“Apasih mas kek anak kecil aja ngerengek gitu” sahut za yang kasian melihat raka masih merengek kepada nya.


“Udah dong ngambek nya gak lagi beli begituan serius” ucap raka memelas .


“Hmm”


“iya deh nanti aku buang baju nya za gak usah pakek itu”


Zhifa menoleh ke arah raka menatap horor “ kamu ya boros banget mas itu beli nya pakek duit lo,aku tau uang kamu banyak tapi jangan mumbazir gitu masih banyak yang membutuhkan baju di luar sana ...disini kamu malah membuang baju² bagus itu nama nya kamu membuang² rezeki” raka dia mendengar ceramah yang keluar daru mulut istri nya itu bener saja raka sadar ia memang sering membuang² segala sesuatu yang menurut nya itu tak penting bagi nya tapi berkat istri nya ia sadar sekali.


“maaf yang yaudah deh gak di buang nanti simpen aja untuk adik nya za ya” raka menggoda zhifa mengedipkan mata nya sebelah genit zhifa yang melihat tingkah aneh suami nya bergidik geli akhirnya ia hanya bisa menjawab terserah saja.


Raka memeluk zhifa dari samping berusaha menggoda za karna jika raka selalu memluk zhifa itu pasti akan membuat bayi itu menangis seperti tak rela jika mama nya di ambil.


“no no mam za no” ucap za mengoyangkan telunjuk nya menandakan tidak boleh dan berusaha berjalan ke arah zhifa.


“No no mama za huhu ma no”celoteh za yang sudah sampai ke zhifa dan rraka.za memukul mukul kepala raka ia balita itu berusaha menyingkirkan kepala raka dari pangkuan za tapi usahanya gagal.


Akhirnya za menangis memeluk zhifa berceloteh sambil sengguguh mengadu bahwa papa nya sangat nakal.zhifa mengelus punggung za “ ululu sayng papa nakal ia nanti kita pukul ya” zhifa menenangkan putri nya tetapi tetap saja d ganggu oleh raka.


“huu za cengeng hu nanti papa ambil mama nya deh” ledek raka menoel noel pipi gembul za dan itu membuat tangisan za semakin menjadi.


“ mas ih malah di buat nangis lagi” kesal menepis tangan raka dari pipi za .


“seru tau gak yang gemes” gemas raka mencubit pipi za lalu berlalu naik ke aras tangga sambil berlari karna za semakin menangis karna cubitan za.

__ADS_1


“mass “ pekik za sedangkan raka hanya cengengesan saja di atas tangga.


 


“mama papa caca pulang” teriak caca atau carrisa ayu syaffani anak dari angga dan jga lisa.


“caca ya allah mama kangen” ucap lisa berlari dari arah dapur yang tak kalah heboh nya dengan sang anak.ia sangat sangat merindukan anak nya yang sudah 4 tahun tak pulang karna kuliah di luar negeri.


“Caca jga kangen mama” carrisan membalas pelukan ibu nya bahkan 2 wanita itu meneteskan air mata nya bahagia.


“Ehem” dehem lelaki paruh baya yang baru saja datang dari taman belakang.


Caca dan lisa melepas pelukan mereka dan melihat di belakng lisa terdapat angga yang dengan wajah sulit di artikan , tangan yang ia sembunyikan di belakang.


“caca kangen papa juga” ucap caca peka bahwa papa nya ini cemburu tidak di peluk oleh caca perlahan angga membalas pelukan putri nya .


“Papa juga sayang”


“em yaudah deh kamu bersihin dulu di kamar tros istirahat ya pasti capek nanti malam kita makan bersama okey” titah lina kepada anak nya dan dianggukin oleh caca.


Lisa tersenyum kepada smua nya “ kamu sneng kan caca pulang lagi” tanya lisa kepada angga karna dari ekspresi angga itu sangat sulit di tebak.


“ya aku senang tapi aku takut jika zhifa bertemu lagi dengannya zhifa akan seperti...”


“kamu tenang aja ya zhifa aja bisa memaafkan kita kenapa tidak dengan caca,.kita berdoa aja ya mas” ucap lisa mengelus lengan suami nya ia juga takut jika zhifa belum melupakan kejadian itu dan yang masih membenci caca.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


kalau ada typo atau kata yang kurang pas boleh kok di kritik tapi tetep dengan bahasa yang baik ya...author juga masih punya hati loh hehe


__ADS_2