
Aku merebahkan tubuhku di kasur. Hari ini terasa melelahkan. Aku ingin tidur sejenak.
Titt titt.
Hp Ku bergetar. Aku mengambilnya dan mengecek notifikasi. Satu pesan dari Tiva. Aku membukanya.
Tinyo syantik 🖤
Na, aku gak bisa ketaman nih, soalnya aku ada les menari sore ini. Sorry yah :(
Ya ampun aku hampir lupa kalau tadi siang kami janjian ingin ke taman. Tapi untung saja Tiva gak bisa pergi. Jadi rencana tidur siangku bisa berjalan. Hehe.
Saatnya tidur.
...○•┈┈┈┈••❁✨🌙✨❁••┈┈┈┈•○...
"Vi." Ayah memulai pembicaraan.
"Iya ayah, kenapa ?"
" Gimana sekolah kamu ?"
" Baik, berjalan lancar. Sejauh ini belum ada kendala." Aku tersenyum senang.
" Baguslah kalau begitu, semangat sekolahnya. Ingat sekolah itu sekolah besar dan mahal. Tidak semua orang bisa masuk kedalamnya. Kau hebat bisa masuk disana secara gratis. Jadi pertahankan lah." Ayah mengusap kepalaku.
" Tentu, ayah." Aku menatap ayah dalam dalam.
"Sebentar lagi kami akan ujian tengah semester."
"Doakan aku agar aku nilaiku tinggi."
"Tentu, kau pasti bisa. Kau anak yang cerdas. Kau bisa melakukan apapun jika kau berusaha. Lakukan yang terbaik untuk ujianmu."
"Terima kasih ayah." Aku memeluk ayah.
__ADS_1
"Aku ke kamar dulu yah. Ngantuk." Aku melihat ke arah jam. Ini sudah jam 21.00. Pantas saja aku mengantuk.
Aku berdiri dan berjalan ke kamarku. Ku baringkan tubuhku di kasur dan ku raih hp ku. Ada pesan dari nomor tak di kenal ?
Aku membuka pesan tersebut.
+62************
Hai Vira !
Ini aku Ninda. Aku ingin bertanya tentang kerja kelompok. Apa aku bisa masuk di kelompok kalian ? Aku tunggu kabarnya yah :)
Ninda. Aku tidak tau harus bagaimana. Jika aku memasukannya ke kelompok. Dia bisa saja bertengkar dengan Tiva. Tapi jika aku tidak memasukkannya ke dalam kelompok dia bisa saja kecewa.
Aku tanya saja pada Tiva.
^^^Tiva !^^^
^^^Ninda baru saja bertanya padaku. Apakah dia bisa masuk di kelompok kita ? Apa kita harus memasukannya ke dalam kelompok ?^^^
Tinyo syantik 🖤
Tapi Vi, kau kan tau kalau aku tidak akur dengan Ninda. Bagaimana jika dia cari masalah lagi ? Aku sudah tidak bicara dengannya sejak terakhir kali aku dan dia bertengkar :!
Pesan dari Tiva. Membuatku berfikir keras.
^^^Tapi Tiv, bisa saja dia sudah berubah. Ini sudah 3 bulan sejak kalian bertengkar. Apa kau tidak ingin memperbaiki hubungan kalian ?^^^
Aku merasa sungkan untuk menolak Ninda.
Tinyo syantik 🖤
Dia itu tidak bisa di percaya lagi Vira. Aku ingin berbaikan dengannya tapi, entah kenapa aku tidak bisa percaya lagi padanya. Di mataku dia itu pembohong :(
Yah ampun, sepertinya Tiva tidak bisa melupakan kesalahan Ninda.
__ADS_1
Jika kau tidak memberikan kepercayaan kepada orang lain. Maka kau tidak akan pernah melihat orang tersebut sebagai orang yang bisa di percaya. Cobalah untuk memberi kepercayaan kepada Ninda. Mungkin dengan begitu di merasa harus menjaga kepercayaan tersebut. Dan dia tidak akan mengulang kembali kesalahannya padamu.
Aku sudah sangat mengantuk. Ayolah Tiva. Kumohon. Sekali saja katakan kau ingin baikan dengan Ninda. Dengan begitu aku tenang dan bisa tidur.
Tinyo syantik 🖤
Tapi Vi, bagaimana jika dia mengkhianati kepercayaan itu :(
Oh, ayolah aku ingin tidur.
^^^Kau belum tau jika belum mencobanya. Dia itu temanmu dari kecil. Masa kalian berdua gak saling bicara terus :(^^^
Tinyo syantik 🖤
Baiklah. Aku akan coba untuk memperbaiki hubungan kami. ^_^
^^^Nah gitu dong. ^∇^^^^
Uhh. Akhirnya, Tiva setuju.
Ninda, besok sepulang sekolah kamu boleh ikut ke rumah Tiva buat kerja kelompok.
+62************
Benarkah ? Terima kasih banyak yah.
^^^Tapi ingat jangan macam macam. Takutnya kau dan Tiva bertengkar lagi nanti.^^^
+62*********
Baiklah.
Urusan ini sudah selesai. Dan saatnya untuk pergi tidur.
Hamm, aku mengantuk sekali.
__ADS_1