Perjalanan Para Pemimpi

Perjalanan Para Pemimpi
Bodoh ?!


__ADS_3

"Yum, kok kau mau gitu berteman dengan orang gak jelas ?" Ucap seorang anak laki laki yang sedang bersama dengan Jay-yum.


Aku kepo dengan apa yang Jay-yum perbincangkan. Siapa yang di maksud Anak itu ?


"Siapa ?" Jay-yum terlihat heran.


"Temanmu yang aneh itu."


" Siapa ?" Jay-yum terlihat kesal.


"Itu. Anak yang bersamamu semenjak kelas delapan."


"VIRA ?" Jay-yum terlihat terkejut.


"Mungkin itu namanya. Aku gak tau. Cuman kalo diliat dia itu terlihat bodoh gitu. Kenapa kau mau berteman dengannya ?"


"Astaga dia itu gak bodoh Yan !" Jay-yum terlihat kesal.


"Dia itu salah satu penerima beasiswa. Kau tau artinya, dia anak yang berprestasi."


"Bukan dari segi prestasi. Tapi dari segi tingkah laku. Dia kek gak waras gitu."


"AYAN !"


"Aku saranin kau gak terlalu dekat dengannya."


"Jika dia kau sebut bodoh lalu aku apa ? Kau tau aku lebih parah dalam hal bertingkah laku darinya !"


"Setidaknya kau sadar diri."


"Ayan ! Kanapa kau bicara seperti itu."


"Yang aku bicarakan itu Fakta Jay-yum !"


Wah wah wah. Afaaan tuh ?


Dia bilang apa ?


Berani sekali mulutnya itu ?


Apa yang dia tau tentang aku. Menilai aku sebelah mata gitu.

__ADS_1


Kenal juga kagak anjing !


Kau siapa berani beraninya menilai ku bodoh !


Belum tentu kau lebih baik dariku.


Dah Lah. Pulang aja deh, malas aku melihat manusia bermulut racun kek dia ?


Kenal juga kagak ?


Aku berjalan pulang. Dalam hati aku sangat kesal. Dia siapa berani mengatai ku begitu.


Akhhh hatiku terasa sakit mengingat perkataannya. Seburuk itukah aku ? Tak terasa air mataku jatuh. Aku sering mendengar kata kata bodoh. Tapi aku tidak pernah mempermasalahkan hal tersebut. Tapi mendengarnya dari orang yang sama sekali tidak aku kenal membuat hatiku terasa sakit.


Apa haknya bicara seperti itu tentangku ?


Dijalan, di halte , di bus sampai di rumah. Kata kata anak itu menghantuiku.


Ishhh, kenapa juga harus aku pikirkan gak bermutu banget. Kenapa ? Kenapa aku kepikiran ? Nambah nambah beban pikiran !


...○•┈┈┈┈••❁ 🏫✨🏫❁••┈┈┈┈•○...


"Apa yang kau khawatirkan ?" Jay-yum tersenyum menatapku.


"Khawatir apaan?" Ucapku heran.


" Trus kenapa terlihat Badmood gitu, cokelat lagi ?"


"Ini ?" Ucapku menunjuk mukaku.


"Ini stay kalem bestie." Ucapku dengan muka datar.


"Kalem kalem. Masuk kelas, liat cokelat buyar tuh kalem."


" Kan berusaha ! aku ini mau terlihat normal. Gak goblok gitu."


"Putttthh, kau ? Normal ? What ?"  Jay-yum memegang perutnya dan menatah tawa.


"Ishhh, gak mendukung sekali."


"Gak gitu !"

__ADS_1


"Cuman, gimana ngomongnya yah." Jay-yum menggaruk garuk kepalanya.


"Gak usah di jelaskan aku ngerti." Ucapku lirih.


" Kau kenapa sih ?"


"Gak ada, cuman berusaha untuk tidak tampil bodoh."


" Vi ! Kau bukan orang yang seperti ini. Kenapa kau begini, ada masalah apa sih ?"


" Dari mana kau tau ? Kita baru bersahabat sebulan. Dari mana kau bisa menilai aku secepat itu ?" Ucapku berlinang air mata. Akhh, senyuman dan kesedihan dapat aku sembunyikan dengan baik tapi kenapa air mata ? Aku tidak bisa mengendalikan air mataku.


"Vi !" Jay-yum terlihat khawatir.


" Jangan karena aku terlihat bodoh. Kalian menilai ku bodoh !" Ucapku lirih.


"Vi !"


"Biarkan aku sendiri. Aku tidak ingin kau mendengar kata kata mutiara keluar dari mulutku. Aku tidak pikir panjang sebelum bicara jika aku marah." Ucapku mengusap air mataku.


Aku masuk kedalam kelas. Dengan muka tertunduk. Akhh, aku sudah tidak bisa menahan air mata. Dan apesnya setiap aku menangis mata dan hidungku akan memerah. Memalukan jika dilihat teman teman yang lain.


Aku duduk di bangkuku lalu memeluk wajahku di atas meja. Sakit, sakit sekali. Kenapa juga aku mudah baper. Dengar perkataan orang tentangku aja aku nangis. Tapi, aduh gimana sih cara mengendalikan hatiku ! Kesal deh lama lama.


...----------------...


FYI :


Jadi gini nihh,, setelah membaca mungkin kalian menemukan beberapa chapter yang pernah viral pada masanya 😂.


kenapa ? karena ini novel dari 2022.


oke kalau ingin tau sejarah kita cerita singkat aja.


Perjalanan Para Pemimpi pertama kali di tulis pada 22 Juli 2022, seiring berjalannya waktu. Author memutuskan untuk merombak habis habisan. kalau tidak salah bulan Januari 2023, perjalanan para pemimpi yang telah di ganti judul menjadi Dreamers yang di publikasikan di aplikasi *******. Dreamers ini memang cerita hasil perombakan Perjalanan Para Pemimpi tapi jalan ceritanya sudah tidak sama lagi detail, karakter dan segalanya sudah di sesuaikan dan mungkin sudah bertolakbelakang dengan cerita ini. tepatnya di tanggal 29 April 2023. author mengajukan penghapusan karya baik perjalanan para pemimpi di Noveltoon dan Dreamers di *******, jadi belum bisa di baca di sana, tapi, Insyaallah Dreamers akan segera di publikasikan kembali. doakan saja yang terbaik.


oke, lanjut saja finally 01 Mei 2023 perjalanan para pemimpi selesai, yeyyy.


begitulah sejarah singkatnya hehe, jadi belajar sejarah. oke semangat !


^^^salam Panda bulan;^^^

__ADS_1


^^^Vera Zaira ♡^^^


__ADS_2