
"Vii ?" Jay-yum menatapku cemas.
"Ada apa ?"
" Aku gugup sekali." Ucapnya begitu cemas.
" Aku juga yum. Bukan kau saja. Aku, bahkan author pun ngetik sambil menahan sesak di dada."
" Saking tegangnya aku jadi berkeringat dingin."
" Aku bahkan mau nangis."
"Itu gak di ragukan. Kau mendapat sifat turunan author. Cengeng banget dah."
" Aku kan karakter author gimana sih."
" Kalian bahas apaan ?" Tiva menghampiri kami.
"Gak ada. Gak penting dan gak bermutu banget." Ucapku tersenyum kecil.
" Gimana ? Kalian udah dapat Raport kalian ?"
"Belum." Aku dan Jay-yum menjawab serentak.
" Owh, aku sudah dapat jadi aku akan pulang sekarang."
"Gimana nilaimu ? Aman ?" Tanyaku penasaran.
" Alhamdulillah sesuai harapan." Tiva tersenyum senang.
"Aku berharap kalian mendapat yang sesuai harapan juga yah." Tiva tersenyum lalu pergi.
"Amin !" Balas Jay-yum.
Kami berdua menunggu orang tua kami keluar dari ruang kelas. Berharap mendapat nilai yang bagus di Raport. Tak lama kemudian ayah keluar dari ruang kelas.
"Ayah." Ucapku lirih.
"Vii kita pulang yuk." Ayah tersenyum kecil.
"Gimana ?"
" Di rumah saja kita bahas nya." Ayah tertunduk.
Ada apa ini kenapa dengan ayah ? Apa hasil nya tidak bagus lagi ? Ayah, kumohon jangan bersikap begitu.
...○•┈┈┈┈••❁🏡✨🏡 ❁••┈┈┈┈•○...
"Ayah ?" Ucapku menahan air mata.
"Beritahu aku gimana hasilnya ?" Air mataku hampir keluar.
__ADS_1
Author sialan !
Kalau kau cengeng gak udah bawa bawa aku dong.
" Vii !" Ayah tertunduk.
"Jangan terlalu kecewa dengan hasilnya. Kau sudah berusaha." Ayah tersenyum canggung.
Prak !
Air mata. Lagi lagi air mata tidak bisa ku kendalikan.
"Maksudnya ?" Tanyaku dengan nada bergetar.
" Biar kau lihat sendiri." Ayah menyerahkan raport ku.
Aku mengambil dan membuka raport bertuliskan namaku.
"Ayah !" Tangisku pecah.
" Vii." Ayah memelukku.
" Kenapa. Kenapa begini yah?" Tanyaku sambil menangis.
" Vii, kau sudah berusaha. Kita hanya bertugas merencanakan dan berusaha. Hasil ada di tangan yang kuasa."
" Hah, apa aku kurang berusaha ?"
"Apa aku kurang berdoa ?"
"Kenapa selalu begini ?"
" Apakah aku tidak berhak bersekolah di sekolah yang bagus ?"
"Vii." Belai ayah lembut.
" Tidak ayah. Tidak semua usaha ada ganjarannya." Ucapku menyeka air mata.
" Kenapa bicara begitu ?"
" Kenapa ? Ayah bertanya kenapa ?"
" Jika setiap usaha ada ganjarannya. Kenapa selama dua semester ini hasil usahaku tidak sesuai !"
"Apa aku kurang berusaha ayah ?"
"Katakan ayah !"
"Katakan kenapa begini. Aku tidak percaya lagi pada kata kata setiap usaha ada balasannya !"
"Itu hanya omong kosong !" Aku melempar raport ku dan masuk kedalam kamar. Ku banting pintu kamarku karena begitu kesal.
__ADS_1
" Kenapa ?"
"Kenapa yah Allah ?"
" Katakan padaku kenapa ini bisa terjadi !" Teriakku.
Selama seharian itu aku mengunci diriku di kamar. Tidak peduli berapa kali ayah dan ibu membujukku agar keluar dari kamar dan makan.
"Vii !" Ibu memanggil dari luar.
" Ibu ! Biarkan aku sendiri untuk sementara. Aku tidak ingin membentak ibu. Tapi ibu tau jika aku sedang tidak baik baik saja. Maka aku tidak bisa mengendalikan perkataanku. Jadi tolong ibu !"
"Tolong biarkan aku sendiri !"
" Baiklah. Tenangkan pikiranmu jangan berbuat yang tidak tidak."
" Tenanglah ibu. Aku masih waras. Aku tidak akan bunuh diri di sini. Ada nilai yang harus aku perbaiki sebelum mati."
Satu !
Satu semester tersisa. Aku akan menaikkan nilaiku. Aku akan berusaha tapi tidak akan berharap lebih.
Optimis?
Apa itu optimis? Nilai telah merenggut kepercayaan diriku !
Hahaha, lihatlah bagaimana hancurnya diriku hanya karena angka !
Lihat lah bagaimana aku gila gilaan belajar hanya untuk mengejar angka.
Angka !
Hanya angka !
Angka yang mampu membuat hidupku hancur.
Andai dulu aku memilih sekolah biasa. Aku tidak akan sehancur ini sekarang.
Andai dulu aku tidak terlalu percaya diri dengan mendaftar di SMP Z. Aku tidak akan sehancur ini sekarang.
Tapi, nasi sudah menjadi bubur.
Aku tidak akan membebani ayah dan ibu dengan kehancuranku.
Semester depan !
Semester depan adalah harapan terakhir!
...----------------...
Thanks for Reading (◍•ᴗ•◍)✧*。
__ADS_1
^^^Salam panda bulan :^^^
^^^♡ Vera Zaira ^^^