
"Nak, sebenarnya apa yang terjadi sehingga Kamu mau pindah kuliah di jepang"
"Tidak ada yang terjadi, kalo ayah tidak mengizinkan ku kuliah di jepang, aku akan pergi sendiri ke sana."
Mendengar itu ayah Lyra langsung takut.
"Oooh.. tentu ayah tidak melarang mu nak, ayah sangat senang dengan keputusan mu, pasti nenek di jepang sangat senang mendengar kalo kamu akan kuliah di sana."
Ya betul, keluarga Lyra aslinya keluarga jepang.
"Terima kasih ayah besok aku mau langsung berangkat ke sana."
Tanpa mengatakan apapun ayah Lyra langsung meng iyakan perkataan anaknya, sebab iya akan melakukan apapun demi melihat anaknya bahagia.
"Aku akan menitipkan mu kepada nenek dan sepupumu di Jepang, semoga kamu betah bersama mereka di sana Lyra."
Setelah mengatakan itu Lyra langsung tidur, lalu Lyra bangun sangat pagi langsung mengambil ponselnya dan menuliskan kata-kata perpisahan di group kampus Lyra kalo ia akan pindah kuliah ke jepang. Dan tak lupa iya mengirimkan kata perpisahan khusu kepada Eric dan Bella.
"Heii Eric dan Bella, mungkin kita tidak akan bertemu lagi karena aku pindah kuliah ke Jepang, semoga kalian berdua baik-baik dan saling menjaga, aku Lyra Jones dengan ini mengatakan salam perpisahan dengan kalian berdua."
Dan Lyra menulis 1 pesan khusus kepada Eric, Eric aku sangat menyayangimu. Semoga kita dipertemukan kembali. Sampai jumpa Eric.
Eric langsung terkejut melihat pesan dari Lyra yang mengucapkan kata-kata perpisahan kepada-Nya.
Bella pun terkejut ketika melihat pesan yang dikirim oleh Lyra kepada Bella, Bella menangis karena dia merasa sangat bersalah dalam insiden ini.
Begitu juga dengan semua isi universitas menjadi geger atas pindahnya sang pujaan hati mereka ke Jepang. Terutama Laki-laki di sana sangat tak Terima dengan pesan yang dikirim Lyra.
Lalu teman kampus langsung menuju ke rumah Lyra ramai-ramai untuk membujuknya tidak pindah. Namun setelah mereka sampai di rumah Lyra, mereka tidak menemukan lagi sosok Lyra ke rumah, karena Lyra sudah berangkat ke Jepang pagi ini.
Bella terus menghubungi ponsel Lyra tapi Lyra tidak mau mengangkat panggilan dari Bella.
Eric pun terus menghubungi Lyra tapi panggilan Eric diangkat oleh Lyra.
"Lyra, apakah kamu benar-benar akan pindah ke Jepang, maaf kejadian kemarin itu hanya salah paham, kumohon jangan pergi Lyra."
__ADS_1
"Maaf Eric keputusan ku sudah bulat dan tidak ingin membatalkannya lagi, sampai bertemu lagi Eric."
"Lyra aku juga menyayangimu..."
"Eric, semoga kita dipertemukan kembali. Sampai jumpa." ucap Lyra dari seberang telepon.
"Tuttt... Tuttt... Tutt.."
Setelah Lyra mematikan panggilannya, Eric langsung merasakan kehilangan sesuatu yang berharga, dimana orang yang dia sayangi pertama kalinya meninggalkan nya.
Eric saat itu bingung dengan keadaan nya, apakah ia akan melepaskan kepergian Lyra begitu saja atau akan mengejar.
Setelah berpikir sejenak, Eric langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Frank asistennya.
"Hallo tuan Eric ada yang bisa saya bantu atau ada keperluan tuan?" ucap Frank dengan hormat dari ujung telepon.
"Oohhh tidak sama sekali, untuk sementara waktu semua akan aku serahkan kepadamu, aku akan melanjutkan study kuliahku di Jepang selama 2 tahun, aku harap selama waktu yang lama itu, sebelum aku kembali seluruh aset Leonard city harus berada di bawah nama keluarga brown pada saat itu."
Mendengar itu Frank agak sedikit terkejut dengan Eric yang tiba-tiba melanjutkan study nya di Jepang.
"saya pastikan tuan Eric tidak akan kecewa dengan kinerja saya 2 tahun ke depan. Semoga sukses kuliah di sana tuan Eric."
"Tuttt... Tuttt... Tutt...'
Eric mengambil keputusan untuk mengejar Lyra ke Jepang. Ia tak ingin melepaskan Lyra hanya karena kesalahpahaman kecil.
Sebelum keberangkatannya ke Jepang Eric tak lupa menghubungi dan memberitahu Bella. Namun Ponsel Bella tidak ada yang mengangkatnya.
Setelah lama menghubungi Bella namun tak ada hasilnya, Eric memutuskan mencari Bella di kampus sekaligus mengucapkan kata-kata perpisahan kepada semua temannya.
Eric pada saat berangkat ke Universitas dia tak lagi berpenampilan seperti dulu yang culun.
Tapi ia menggunakan pakaian yang rapi sehingga membuat Eric mengeluarkan aura ketampanannya.
Setibanya di Universitas, Eric langsung masuk ke dalam kelas lalu duduk di kursinya seperti biasa sambil menunggu kedatangan Bella.
__ADS_1
Namun semua orang di Universitas itu terkejut melihat kedatangan Eric, karena tidak ada yang mengenali penampilan nya saat itu.
"Apakah kamu murid baru di Universitas ini? Sungguh kamu terlalu tampan,"
" jangan duduk di kursi itu, karena kursi yang kamu duduki milik seorang pengemis, sini duduk didekat ku tampan. " ucap seorang teman kelas Eric.
Jelas pada saat itu tidak ada yang mengenalinya sebagai Eric yang culun dan berpakaian lusuh.
"Hii! kamu, bukankah kamu itu temannya Lyra dan Bella, mengapa tidak berkenalan denganku juga?" Ucap Issabel yang duduk di hadapan Eric.
Namun Eric bersikap dingin kepada mereka, Eric hanya menganggap dengan senyuman kecut tanpa mengatakan apapun.
Setelah satu jam menunggu Bella belum hadir di Universitas, akhir Eric memutuskan untuk langsung ke rumah Bella.
Namun sebelum Eric ke rumah bella, Eric akan mengucapkan perpisahan kepada teman kelas Universitasnya. Dia berdiri dan maju ke depan.
"Kepada teman-teman ku yang aku cintai dan sayangi, aku atas nama Eric brown ingin mengatakan ucapan selamat tinggal, karena aku akan melanjutkan studi ku di Jepang. Jika aku Eric brown sering melakukan kesalahan tolong dimaafkan. Sekian."
Mendengar pernyataan Eric, semua isi kelas terkejut melihat pria tampan yang berdiri didepan mereka adalah Eric yang dulunya culun.
Tak terkecuali Issabel yang paling terkejut, sebab semasa ia di Universitas, Eric adalah tempat dimana pelampiasan kekesalannya. Dan pada saat itu Issabel menangis setelah mendengar pernyataan Eric.
"Sungguh apakah itu engkau Eric, aku benar-benar sudah menduga dari dulu kalo kau adalah pria yang baik". ucap issabel
"Tolong Eric maafkan aku yang selama ini selalu menjahili mu dan jahat terhadap mu, Terimalah permintaan maaf ku Eric." Ucap issabel.
"Oooh tentu saja nona issabel, aku tidak pernah menaruh dendam kepadamu, aku sudah memaafkan mu sebelumnya, aku harap kau juga memaafkan ku kalo ada salahku."
"Bella dimana Issabella saat ini? Aku ingin bertemu dengannya sebelum pergi?" Ucap Eric.
"Bella saat ini mengalami masalah dalam keluarga nya, perusahaan ayah Bella bangkrut, itu yang aku dengar dari Bella tadi sebelum ke Universitas."
"Ooo terima kasih issabel atas informasinya. Aku akan pergi dulu selamat tinggal semua."
Setelah mengucapkan selamat tinggal kepada teman temannya, Eric langsung pergi namun tiba tiba Issabel mengejar Eric dan memeluk Eric dari belakang.
__ADS_1
Pemandangan itu disaksikan oleh seluruhnya mahasiswa di sana, terutama Daniel, David dan Christian.
"Heiii lihatlah pemuda itu, sebelumnya dia mendekati Lyra, seterusnya Bella dan sekarang berani beraninya dia mendekati issabel, ayok kita beri dia pelajaran." Ucap Daniel.