
Eric saat ini baru menyadari, mempunyai uang yang banyak dapat mendatangkan masalah. Mempunyai uang yang banyak tidak seperti yang ia bayangkan.
Mungkin kebanyakan orang beranggapan mempunyai uang banyak dapat menjamin hidup bahagia dan keselamatan. Tetapi itu semua hanyalah sebagian kecil yang bisa didatangkan oleh uang.
Eric saat hanya ingin bertemu Lyra.
Di tengah kebingungan Eric berkata, "Paman! Aku masih punya banyak koneksi di Leonard city. Paman tidak usah khawatir. "
Varani saling memandang, " Eric! Kita tidak akan pergi ke kota Leonard, "
Eric terkejut, "hah? Jika kita tidak pergi ke kota Leonard, lalu kemana tujuan kita akan pergi?" Tanya Eric.
Varani menjawab santai," Kami berdua akan membawamu ketempat tinggal kami saat ini!'
"Dimana tepat letaknya? Atau dimana tempat tinggal paman sekarang?" Tanya Eric lagi.
Kimoshi langsung angkat bicara," Switzerland!"
Eric terkejut," Hah? Switzerland? Betulkah?"
Eric terkejut bukan karena apa, tetapi karena Switzerland sendiri adalah tempat yang paling dia ingin kunjungi dalam hidupnya. Switzerland terkenal akan keindahan alami alamnya. Tidak diragukan lagi jika Switzerland akan mendapat julukan syurga dunia.
"Ya! Tapi kami akan membawamu ke tempat terpencil disana. Letaknya di gunung es month tilis." Ucap varani.
Lalu Eric balik bertanya, " Untuk apa kita ke gunung es month tilis?apakah ninja akan mengejar kita sampai Switzerland?"
Varani menepuk bahu Eric dan berkata, " Sudah! Kurangi pertanyaan mu. Terima saja pengaturan ini demi keselamatan mu."
Eric tak bisa berbuat apa-apa untuk data selain menuruti semua pengaturan kimoshi dan varani.
Dia benar-benar tidak menyangka akan menemukan hal seperti ini di jepang. Apalagi pengakuan varani tadi kalo dia masih mempunyai keluarga, bahkan pamannya sendiri berusaha menyingkirkan demi harta warisan.
Kejadian dan rahasia dibalik keluarga kecil Eric terbongkar hari ini. Namun untuk saat ini dia tidak sampai memikirkan balas dendam, tetapi yang terpenting adalah menyelamatkan nyawa dari bahaya.
Bagaimanapun! Ninja jepang sangat terampil dalam menangkap atau membunuh target. Bahkan polisi di Jepang tidak bisa mengetahui identitas mereka. Mereka semua akan hidup seperti warga jepang seperti biasa, tetapi ketika mereka menerima misi maka disitulah mereka menggunakan jati diri mereka.
Ninja di Jepang sering digunakan sebagai pembunuh bayaran. Polisi di Jepang tidak bisa menemukan jejak pembunuhan mereka, karena para Ninja sangat teliti dalam mengkremasi mayat-mayat yang mereka bunuh.
"Paman! Bolehkah aku menghubungi seseorang sebelum kita pergi?" Minta Eric.
Saat ini mereka bertiga dalam keadaan berlari kencang untuk meninggalkan jepang.
__ADS_1
Varani angkat bicara "Tidak ada waktu untuk memberitahu siapapun! Sebagainya jangan menghubungi siapapun. Fokus saja ke pelarian kita."
Yang paling Eric ingin hubungi saat ini adalah Lyra. Bagaimanapun caranya Lyra harus tahu kepergian nya supaya Lyra tidak terus terusan mencarinya.
Varani menepuk pundak Eric "Eric! Kamu boleh menghubungi siapapun nanti ketika saatnya aman! Untuk saat ini kita hanya fokus keluar dari bahaya. "
Mereka bertiga terus berlari hingga sampai ke tepi pantai. Sudah ada perahu kecil yang disiapkan sebelumnya untuk melakukan pelarian dari kejaran Ninja-ninja jepang.
Sesekali mereka berpindah kapal, mereka bertiga juga menyelinap di kapal barang. Menghindari para petugas supaya mereka aman.
---
Saat ini dikediaman keluarga brown duduk seorang pria parubaya berusia sekitar 60 tahun.
Dia adalah cole brown, paman dari Eric yang merencanakan semua pengaturan untuk menyingkirkan Eric.
Keluarga brown sendiri sekarang meredup dan tersembunyi. Meskipun kekayaan mereka tidak berkurang, tetapi sejak yule brown ayah dari Eric pergi meninggalkan keluarga brown. dari tahun ke tahun keluarga brown perlahan bersembunyi dan menghilang dari dari dunia maya. Sebagian besar kekayaan keluarga brown dikembangkan oleh yule brown. Jadi pembagian harta warisan terbesar akan di berikan kepada Yule, tetapi yule sudah meninggal.
Mendengar anak yule masih hidup. Cole paman Eric menjadi panik, dia takut Eric akan kembali dan mengambil hak warisan orang tuanya.
Oleh sebab itu berbagai cara dia lakukan untuk menyingkirkan Eric.
'Seperti nya Target sudah berhasil melarikan diri dari jepang bos! " Ucap seseorang dari seberang telepon.
"Maaf bos! Bukan itu masalahnya. Masalahnya kami mungkin tidak sulit menangkapnya jika hanya berempat. Bagaimanapun duo pedang yang legendaris menjadi pengawal bocah itu. Bagaimana bisa kami menghadapinya." Ucap pasrah ninja diujung telepon.
Mendengarkan nama duo pedang Cole menjadi panik, "Hah! Duo pedang katamu? Apakah varani dan kimoshi maksud kamu?" Tanya Cole.
"Nah! Betul sekali bos! Mereka orangnya. Aku tidak menyangka duo pedang masih hidup. Terakhirku melihat mereka waktu itu masih berusia 2 0 tahun. Masih sangat muda ketika menjadi bodyguard pribadi yule brown."
Cole menjadi bingung dan agak sedikit takut, Aku tidak pernah menyangka mereka akan setia kepada yule walaupun dia sudah meninggal. Jika duo pedang itu kembali ke Jepang, beritahu aku. Aku akan menyuruh semua ninja jepang untuk menangkap nya."
"Baik bos!".
---
Tiga hari tiga malam mereka ditengah lautan di kapal barang hingga akhirnya mereka tiba di pelabuhan Switzerland.
Mereka tiba di pelabuhan pada malam hari sehingga tidak susah bagi mereka bertiga keluar tanpa pemeriksaan.
Eric sudah tidak sabara untuk memberikan kabar kepada Lyra.
__ADS_1
"Eric tunggu paman disini! Kami berdua akan mencari makanan dan mengecek keadaan sekita!" Ucap varani.
"Oke!" Sambil Eric mengangguk.
Varani dan kimoshi pergi dan hanya menyisakan Eric ditepi pelabuhan.
Eric langsung mengeluarkan ponselnya dan akan menghubungi Lyra. Tetapi tiba-tiba, ketika ia baru saja mengeluarkan dari saku celananya, ponsel miliknya langsung di jambret.
Eric tentunya tidak diam! Dia dengan cepat mengejar para pencuri itu. Memasuki gang sempit, dan sesekali ponsel miliknya di oper-oper ke pencuri lainnya.
Ini membuat Eric kewalahan. Hanya ponsel itu satu-satunya harapan dia untuk menghubungi Lyra. Dia tidak mengetahui kontak Lyra selain di ponsel itu.
Eric terus mengejar pencuri itu kemanapun dia lari! Sampai akhirnya pencuri itu memasuki bangunan rumah besar.
Eric goreng oleh pencuri itu memasuki markas mereka. Tetapi Eric tak takut akan hal itu, dia masuk tanpa berfikir panjang. Sebab ponsel itu saat ini sangat penting baginya.
"Tolong bos! Dia mengejar ku sampai ke markas." Ucap seorang pencuri yang mengambil ponsel Eric tadi.
Dia melemparkan ponsel Eric ke bosnya.
Eric berlari terengah-engah hingga ia menemukan ruangan semacam aula yang di isi oleh banyak orang seperti preman.
Bos mereka dengan santai memandangi Eric yang baru saja tiba "Nak! Beraninya kamu memasuki daerahku. Apakah kamu sudah bosan hidup. "
Eric masih lelah berlarian sehingga ketika dia berbicara, nada bicaranya masih terengah-engah," Berikan ponsel itu! Anak buah mu yang mencurinya. Ponsel itu sangat penting bagiku!"
Lalu bos itu membalas dengan tertawa penuh kemenangan, " Pendatang baru ya? Sudah berani melangkahkan kaki memasuki wilayah. Serahkan semua barang berharga milikmu. Jika tidak maka nyawamu ada di tanganku."
Eric tidak takut dengan ancaman itu, bagaimanapun orang dalam ruangan itu hanya 8 orang. Eric tidak takut jika mereka semua bersamaan menyerangnya.
Eric dipenuhi dengan amarah karena terus diancam, dia langsung berlari menyerang bos mereka.
Mereka semua masih menertawakan nasib malang Eric tanpa mereka sadari Eric sudah bergegas melayang kearah bos mereka.
"Busssss!!
Suara gedebuk karena tubuh bos mereka tersungkur ke tembok akibat terjangan dari Eric. Lalu Eric membabi buta memukuli wajah bos mereka tanpa ampun. Darah bercucuran dari wajah bos mereka, bos mereka tak bisa melakukan perlawan terhadap Eric sampai ia pingsan.
Semua orang sekarang terdiam dan terkejut dengan perubahan peristiwa.
"Bbb bagaimana bisa? Ahhh" Suara ketakutan dari para pencuri itu.
__ADS_1
'Bos sudah dikalahkan dengan mudah oleh anak muda ini! Bagaimana dengan kami yang tidak bisa seni beladiri?' pencuri itu berkata dengan ketakutan dalam hatinya