Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan

Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan
Bab 82


__ADS_3

Eric penasaran dengan pernyataan Elena, jadi dia Buru-buru berkata, "Trauma? Trauma semacam apa yang nona Elena alami dengan mereka?"


Elena terlihat sangat tegang dan menggelengkan kepala, " Lupakan! Itu masalah pribadiku, tidak baik jika orang lain tau."


Eric sangat penasaran, namun dia tidak berani bertanya masalah ini, "Ya sudah! Tidak apa-apa, aku akan melupakan nya." Eric menghela nafas lalu berkata, " Nona Elena, aku merasa sangat lapar. dari sejak turun dari pesawat, aku belum memakan apapun. Tuan burhan ayah anda juga tidak menyambut ku dengan makanan. Jadi bisakah kamu membawaku menikmati kuliner khas cina?"


Elena mengangguk, " Tidak masalah, ayo kita berangkat!"


Elena kemudian masuk kursi penumpang karena dia kira Eric yang akan mengendarai mobilnya.


Tetapi Eric memanggilnya dan menyuruhnya mengemudi," Nona Elena! Kamu yang mengemudi, bagaimana bisa kamu membiarkan tamu untuk mengemudi? Lagi pula tamu sepertiku ini tidak tau dan tidak mengenal kota wuhan!"


Elena mengigit bibirnya dengan sedikit kesal, " Baiklah! Tapi kenapa anda memaksa untuk mengemudi sebelumnya?"


Eric tersenyum," Mmm aku sengaja, tidakkah nona Elena melihat beberapa teman baru tadi, aku mengemudi untuk mengajak mereka datang kesini! Jadi setelah ini aku malas mengemudi lagi, aku akan menyerahkan anda untuk mengemudi!"


Elena hanya menghela nafas dan mengambil kunci mobil untuk mengemudi. "Ayok kita pergi ke restoran siput dan lobster, tapi tempat ini agak sepi pengunjung nya, jadi tidak ada yang mengganggu makan kita."


Eric mengangguk, " Tidak masalah! Aku menerima semua pengaturan mu nona Elena!"


Setelah itu, Eric dan Elena mulai mengemudikan mobil dan keluar dari hutan itu untuk menuju restoran yang dimaksud.


disepanjang perjalanan, Elena masih tidak habis pikir tentang kejadian sebelumnya. Dia juga masih ingin mengetahui bagaimana sifat asli Eric.


Ini sangat membingungkan Elena, awalnya Eric bersifat dingin, terus dia seperti culun seperti terlalu ceroboh didepan musuh dan akhirnya dia bersikap sombong dan dingin dengan musuh. Ini sungguh membingungkan Elena dengan sifat asli Eric.

__ADS_1


Elena sepanjang perjalanan tidak bisa bertanya, "Tadi aku sangat takut dan gugup ketika Anda mengemudikan mobil dan membawaku masuk kedalam hutan!"


Eric melirik kearah elen dan berkata, " Anda takut dan gugup? Apa yang membuat nona Elena takut?"


Elena tersenyum dan berkata, " Aku mengira sebelumnya anda akan melakukan sesuatu kepadaku! Tapi aku salah menilai anda. "


Eric tersenyum lalu menggoda," Lalu, jika aku benar-benar melakukan seperti yang ada pikiran, apa tanggapan anda terhadapku?"


"Mesum" Elena menggelengkan kepala nya," Aku benar-benar akan membunuh anda jika berani melakukan itu kepadaku!"


Perut Eric seperti terasa anda yang menggelitik mendengar pernyataan Elena. Eric Buru-buru berkata, " Nona Elena! Bagaimana penampilan ku tadi? Apakah aku terlihat cukup jantan sekarang?"


Elena mengacukan jempol," Luar biasa! Tapi anda seperti iblis menyiksa orang. Aku benar-benar tidak menyangka kalo pemuda tampan seperti anda akan begitu kejam."


Eric ketawa kecil mendengar ini, lalu dia berkata, " Aku melakukan itu karena melindungi dan membuat nona Elena tetap aman. Bukankah itu permintaan anda kepada saya sebelumnya? Kalo saya tidak melakukan itu tadi, bagaimana saya bisa membuat nona Elena terkesan dan membuka hati anda kepada tunangan anda ini!" Goda Eric sambil tertawa kecil.


"Tapi anda tadi seperti iblis! Anda membuatku begitu takut" Ucap Elena dengan menurunkan nada bicaranya.


Setelah beberapa saat perjalanan, Eric dan Elena tiba direstoran yang dituju. Restoran itu tidak terlalu besar dan pengunjung di restoran itu juga sedikit sepi.


Eric bertanya dengan rasa penasaran tentang restoran ini," Kenapa nona Elena membawa saya ke restoran sepi pengunjungnya? Apakah nona Elena sengaja supaya kita berduaan?" Goda Eric bercanda.


Elena segera memelototi Eric, " Bermimpilah! Anda bilang tadi akan menerima semua pengaturan ku? Kenapa anda protes ketika saya membawa anda ke restoran sepi? Aku sudah mengatakan sebelumnya dan anda setuju juga kan? dan anda mengatakan saya sengaja supaya bisa berduaan dengan anda? Sungguh orang tidak tau Terima kasih!" Ucap Elena dengan cemberut.


Eric tersenyum kecil melihat Elena ngambek," Baiklah nona Elena! Aku tadi bercanda." Eric menghela nafas lalu bertanya lagi, " Anda adalah nona Elena muda dari keluarga kaya, aku yakin orang kaya enggan mau datang ketempat ini, tetapi saya benar-benar ingin mengetahui alasan nona Elena mengajak saya ketempat ini? Apa spesial nya tempat ini bagi anda?"

__ADS_1


Elena sedikit tertegun mendengar pertanyaan Eric," Ayok duduk dulu, aku akan menceritakan nya sedikit." Elena berkata dengan ekspresi serius.


Eric juga terkejut melihat Elena tiba-tiba bersikap serius dari raut wajahnya. "Aku akan siap mendengar kan cerita anda tentang tempat ini."


"Tempat ini adalah daerah rawan yang dikuasai black kobra!" Ucap Elena.


Eric terkejut dan bertanya, " Bukannya kamu takut dan trauma dengan black kobra seperti katamu sebelumnya, ?"


Elena menghela nafas, melirik ke kiri dan ke kanan untuk memastikan orang sepi didekatnya," Masih adalagi " Elena berkata lagi, "Tempat ini adalah tempat yang tidak pernah aku bisa lupakan seumur hidupku!"


Eric Buru-buru bertanya, " Hal penting apa yang membuatmu tidak bisa melupakan tempat ini?"


"Tempat ini adalah tempat terakhir kali aku bersama dengan ibuku sebelum dia meninggal," Ucap Elena dengan berlinang air mata.


Eric terkejut dan semakin ingin tahu dengan kata-kata Elena "Bagaimana bisa hal itu terjadi?"


Elena menghela nafas lalu melanjutkan, " Dulu ketika aku kecil berusia sekitar 6 tahun. ayahku membuat konflik dengan black kobra. Ayahku berusaha menghancurkan organisasi ini. Tetapi mereka melawan dan ibuku yang menjadi korban." Elena menghela nafas lalu melanjutkan, " ketika aku makan disini bersama ibuku, kami dihampiri oleh ketua black kobra. Dia melecehkan ibuku di depanku, dia membawa ibuku pergi bersamanya. mereka mungkin telah menyiksa dan melecehkan ibuku. hanya mayat ibuku yang dipulangkan seminggu setelah dia dibawa oleh ketua black kobra itu."


"Aku benar-benar trauma sejak saat itu dengan organisasi ini. mulai saat itu juga, aku sangat membenci ayahku karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan ibuku.


Bagaimanapun dialah yang memulai konflik dengan black kobra tetapi ibuku yang menanggung akibatnya." Elena menghela nafas lalu melanjutkan," Oleh karena itu, tempat ini sangat sepi sejak kejadian itu. Hanya orang-orang dari black kobra yang sering mengisi tempat ini!"


Elena mengatakan itu dengan berlinang air mata dan terisak sedih, bagaimanapun kejadian yang menimpanya waktu itu benar-benar membuat Elena trauma.


Setelah mendengar kan cerita Elena tentang tempat ini yang terkait dengan ibunya membuat Eric menjadi benar-benar marah dan mengepalkan tinjunya.

__ADS_1


Eric tidak pernah menyangka kalo kisah tempat ini akan begitu menyakitkan untuk didengar, apalagi itu ibu Elena.


__ADS_2