Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan

Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan
Bab 59


__ADS_3

Eric bingung bagaimana harus merespon Nanako ini, dia tidak pernah berharap jika nanako benar-benar mencari juga.


"Aku ada urusan mendadak" Jawab Eric dengan santai.


Nanako buru-buru berkata, "Mmm bisakah kita bertemu? Aku ingin mentraktir mu karena telah menyelamatkan tempo hari itu!"


Eric segera berkata, " Maaf nanako! Sepertinya kita tidak akan pernah bisa bertemu lagi dalam waktu dekat."


"Hah? Memangnya ada apa? Apa kamu tidak menyukaiku? Apa kamu menjauhiku karena Lyra itu?


"Tanya nanako kesal.


Jujur saja, jika saya author diposisi eric, saya tidak akan pernah menyia-nyiakan gadis Jepang yang cantik seperti nanako. Saya akan mengambil keduanya bersama Lyra. Tetapi masalahnya itu eric yang sangat setia dalam soal perasaan. Dia tidak mau membagi hatinya lagi untuk orang lain selain Lyra.


Meskipun nanako secantik Lyra, tetapi itu tidak membuka hati eric untuk dia. Karena cinta pertama memang benar-benar susah untuk dilupakan kata pepatah.


Eric bingung bagaimana cara menanggapi gadis ini, sekarang eric baru peka kalo nanako juga menyukainya.


"Tidak! Tidak sama sekali nanako. Ini semua tidak ada hubungannya dengan Lyra. Ini masalah pribadiku, aku harap kamu mengerti." Jelas eric dengan serius.


Nanako segera berkata, "Terus! jika bukan karena Lyra, kenapa kamu akhir-akhir ini menghindar dariku? Apakah kamu tau aku terus mencari mu seharian? "


Eric bingung cara menanggapi nanako," Nanako! Aku tidak menghindar darimu, aku sudah meninggalkan Jepang tiga hari yang lalu."


Nanako merasa Eric berbohong," Aku tidak percaya kata-katamu! Jika kamu pergi lalu bagaimana dengan kuliah mu? Apa kamu juga akan berhenti kuliah di Jepang?"


"Sepertinya" Jawab Eric dengan dingin.


Nanako terkejut, "benarkah? Lalu kemana tepatnya kamu melanjutkan pendidikan kuliahmu lagi?!"


Eric membalas, "untuk saat ini sepertinya aku tidak melanjutkan pendidikan kuliahku dimana pun. Aku harus menyelesaikan sesuatu yang penting."


Nanako terkejut dengan keputusan eric, Sepenting itukah masalahmu sehingga melupakan pendidikan?"


Eric membalas dengan dingin," Jika tidak ada sesuatu yang lagi! Aku akan mematikan panggilannya."

__ADS_1


Nanako panik dan bingung. Kenapa Eric tiba-tiba bersikap dingin. la ingin mengatakan sesuatu tapi dia tidak tau apa yang mau dikatakan.


"Eric! " Panggil nanako.


"Ya!"


Nanako memberanikan diri berkata, " Aku menyukai mu Eric! "


Setelah mengatakan itu nanako menjadi sangat malu dan langsung memutuskan panggilan telepon nya.


Eric terkejut sekaligus bingung dengan perkataan nanako tadi. Ia tidak pernah berfikiran kalo nanako akan menyukainya, tetapi sekarang nanako sendiri yang mengatakannya.


Eric berfikiran, apakah ia seberuntung itu menemukan banyak gadis di sekeliling nya akhir-akhir ini?


Di tengah-tengah linglung nya, tiba-tiba datang kimoshi dan varani menghampiri nya.


"Paman?"


Varani buru-buru berkata, "kenapa kamu meninggalkan kami tadi?"


Varani mengangguk," Eric! Kita benar-benar harus pergi secepat mungkin dari keramaian. Aku takut sesuatu akan terjadi kepadamu."


Eric sedikit bingung dengan kata-kata varani," Bukankah kata paman ninja Jepang tidak akan mengejar kita sampai kesini?" Tanya Eric.


Kismoshi buru-buru menjelaskan," Memang ninja Jepang tidak akan mengejar mu sampai disini. Tetapi pembunuh bayaran yang menginginkan nyawamu ada di mana-mana." Dengus kimoshi dengan dingin.


Eric terkejut dan seakan-akan tak percaya perkataan kimoshi. Bagaimana bisa pembunuh bayaran diseluruh dunia dapat dipekerjakan oleh pamannya.


"Maksud paman? Aku benar-benar tidak memahami situasi saat ini!" Ucap Eric.


Varani angkat bicara, " Eric! Kami baru saja melihat situs web resmi pembunuh bayaran dunia. Jadi ada seseorang menaruh $300 juta dolar untuk nyawamu. Aku yakin itu pasti ulah paman mu, siapa lagi kalo bukan dia. Jadi untuk saat ini semua mata sedang mencari keberadaan mu, jika mereka berhasil membunuhmu maka mereka akan mendapatkan 300 juta dolar tersebut."


Eric mendengar ini menjadi ketakutan dan sedih, dia tidak pernah menduga pamannya sendiri akan berusaha membunuhnya demi harta warisan. Apalagi sampai menyewa pembunuh bayaran tingkat dunia. Yang Eric rasakan adalah kesedihan dan ketakutan.


"Aku tidak menyangka pamanku akan menginginkan nyawa ku. Lalu bagaimana dengan kakekku? Apakah dia mengetahui rencana pamanku, dan kenapa dia tidak membela ku sedikit pun. Ucap Eric dengan air mata berlinang dengan ketidak percayaan keadaan.

__ADS_1


Kimoshi dan varani saling memandang," Eric! Sebenarnya kakek tau apa yang pamanku rencanakan. Tapi kekuasaan keluarga sekarang dipegang oleh pamanku. Jadi bagaimanapun kakek mu melarang paman mu, itu akan sulit."jelas varani menghela nafas lalu melanjutkan, "Sebenarnya kekuasaan keluarga ada di kendali kakekmu dulu. Tetapi sejak keluarga meninggal, kakekmu bersih keras mencari keberadaan mu lalu menyerahkan posisi patriak kepala keluarga ke pamanmu."


Setelah mendengar semua ini, Eric merasa keadaan sekarang menjadi kacau. Ia merasa kesempatan nya untuk hidup sangat minim. Bagaimana tidak! Sepasang mata akan terus mengawasi nya dan sewaktu-waktu akan mengambil nyawanya demi uang 300 juta dolar.


"Lalu bagaimana sekarang paman? Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan." Ucap Eric pasrah.


Varani buru-buru berkata, "Kami akan membawa mu ketempat aman, Tenang saja! Kami akan menitipkan mu ke teman lama ayahmu dan guru kami juga."


Eric mendengar ini meneteskan airmata dan sangat terharu terhadap perhatian varani dan kismoshi ats keselamatannya.


Eric buru-buru duduk bersujud berterima kasih, "Paman! Terima kasih. Aku akan membalas kebaikan paman bagaimanapun cara! " Ucap Eric sambil terus menunduk.


Varani segera membangunkan Eric" Eric! Kamilah yang berterima kasih! Kami hanya ingin membalas budi kepada ayahmu." Varani berkata sambil meneteskan air mata juga, lalu melanjutkan " Ayahmu dulu menyelamatkan nyawa kami ketika keluarga kecilku dibantai habis-habisan oleh gang yakuza Jepang. Lalu ayahmu membawa kami ke sini untuk belajar seni beladiri supaya bisa membalas dendam kematian orang tua kami. "


Lalu kimoshi buru-buru melanjutkan." Kami belajar seni beladiri disini sekita 11 tahun, lalu diumur 18 tahun kami pulang ke jepang untuk membalas dendam. Aku dan varani berhasil membantai habis geng yakuza pada saat itu. Dan nama julukan kami duo pedang menyebar di mana mulai saat itu. Aku tidak berbohong, para ninja Jepang juga tidak bisa menghadapi kami pada saat itu, dan mulai saat itu kami mengabdikan diri kepada ayahmu untuk membalas jasanya."


Eric mendengar ini terus menerus meneteskan air mata nya. Dia tidak pernah menyangka jika masalah serumit ini. Dia benar-benar menyadari pengaruh dan kebaikan ayahnya dulu. Dan sekarang Eric tahu bagaimana hubungan dekat kedua paman didepannya dengan ayahnya.


Eric bertanya "Paman! Apakah paman tidak tinggal dengan anak dan istri paman?" Tanya Eric.


Kimoshi dan varani saling memandang." Kami belum menikah sampai saat ini!" Jawab varani.


Eric terkejut, "kenapa paman belum menikah? Umur paman sudah tua bukan?"


Kismoshi menjawab, " Aku dulunya ingin menikah, tapi tunangan ku dibunuh oleh musuh, musuh kami ada di mana-mana. Jika kami menikah, maka kami akan membahayakan nyawa anak dan istri kami. Mungkin Ini adalah takdir bagi kami.inilah alasan utama kami tidak menikah sampai sekarang" Jelas kimoshi.


Mendengar ini Eric benar-benar sangat perihatin. Bagaimanapun kimoshi dan varani hidup nya benar-benar tersiksa karena ia tidak dapat memiliki keturunan dengan tenang.


"Tenang paman! Aku sudah menganggap paman sebagai keluarga ku. Jika ada sesuatu dimasa depan maka aku yang akan pertama kali melayani paman!" Ucap Eric.


Kimoshi dan varani mengangguk ringan sebagai tanggapan.


"Untuk saat ini! Kamu harus berhenti menggunakan ponselmu, itu dapat membahayakan keselamatan mu. Kamu harus mematikannya mulai saat ini." Ucap varani dan melanjutkan "Kita harus mulai bergerak malam ini, aku takut jika besok sudah banyak orang menyadari keberadaan mu Switzerland maka itu sangat membayangkan nyawa mu."


Mereka bertiga dengan samar-samar masuk dan berlari kedalam hutan untuk menghindari mata memandang. Bagaimanapun, sekarang mata-mata ada di mana-mana, jadi sulit bagi mereka melewati jalan raya.

__ADS_1


Jalur yang aman satu satunya adalah masuk hutan untuk sampai ke tujuan.


__ADS_2