Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan

Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan
Bab 88


__ADS_3

Semua orang begitu terkejut melihat Eric yang begitu ngeri. Bagaimanapun, bodyguard fedrin sangat mahir dalam bertarung, mustahil dia akan kalah bertarung dengan siapapun.


sekarang bukan hanya dia kalah, tetapi dia juga langsung mati terbunuh tanpa perlawanan.


"Ahhh bagaimana bisa?" Fedrin sangat terkejut melihat kejadian ini.


Semua orang disana terkejut dan tidak pernah berfikir kalo situasinya akan berubah seperti ini.


Adapun Burhan yang beranggapan Eric sangat ceroboh dalam menilai situasi kini rasa itu berubah menjadi kagum,


"Kalian semua, tangkap anak ini, bunuh saja kalo bisa," Perintah fedrin. Dia awalnya tidak menganggap Eric serius, tetapi sekarang dia tidak hanya serius, dia juga takut Eric akan membalikkan keadaan.


Semua gangster dalam ruangan itu membawa senjata dan langsung menyerang Eric.


Eric seperti tadi mengumpulkan sebagian besar reiki dan tenaga dalam lalu mengumpulkannya di tangan kanannya.


Siapapun yang menerima pukulan dari tangannya ini akan mengalami cedera yang serius. Eric kali ini menggunakan tenaga dalam untuk bertarung melawan sebagian besar gangster ini bukan kecepatan.


Tangan nya seperti listrik, jika tersentuh tubuh, mereka akan merasakan sengatan listrik berkekuatan tegangan tinggi, itu karena efek dari reiki tubuh Eric.


Eric tidak berniat membunuh semua gangster ini, karena bagaimanapun mereka bertindak atas perintah.


Menurut Eric, gengster ini juga pasti sering melecehkan perempuan, jadi Eric berfikir lebih baik memberikan mereka semua hukuman yang sama seperti sebelum menghancurkan pusaka berharga milik mereka.


Eric didepan hanya berdiam diri, beberapa orang mulai bergegas kearahnya. Namun tak ada dari mereka yang berhasil menyentuh Eric, ketika mereka sudah didepan Eric, tubuh mereka terpental ke belang karena tinju dari tangan Eric.


Sesaat kemudian, ruangan itu dipenuhi dengan suara raungan tangisan dari semua gangster itu. Bagaimanapun pusaka milik mereka benar-benar dihancurkan oleh Eric.


Menurut Eric. mereka hanya pantas diberikan dua hukuman, yang pertama menghancurkan pusaka mereka dan yang kedua adalah membunuh mereka. Eric akan kesusahan nanti keluar dari Cina jika membunuh mereka semua.


Jadi Eric hanya menghukum mereka dengan cara ini.


Fedrin yang melihat keadaan menjadi berbalik membuatnya begitu panik. Bagaimanapun, prestasi Eric tadi mengalahkan bodyguard nya dengan Satun pukulan, dan mengalahkan semua gangster bersenjata sendiri. Prestasi seperti itu mustahil fedrin raih dengan kekuatan nya saat ini.


Dia panik, lalu fedrin mengeluarkan senjata api pistol dan menodongkan nya kearah Eric.

__ADS_1


Dia tahu, Sehebat-hebatnya ahli seni beladiri mereka semua tidak akan ada gunanya ketika berhadapan dengan senjata api.


"Jangan bergerak atau ku tarik pelatuk senjata ini," Dengus fedrin dengan dingin sambil ketakutan.


Semua orang sekarang panik melihat fedrin mengeluarkan senjata api, tetapi Eric hanya tersenyum kecut.


Burhan dan Elena takut jika Eric tertembak," Tuan fedrin, jangan bermain senjata api. Itu sangat berbahaya," Jelas Burhan.


Fedrin tidak merespon, melainkan dia langsung menarik platuk senjata itu,


"Duarrrr..!"


Burhan dan Elena ketakutan dan menutup mata mereka.


Fedrin senang dan tertawa melihat dia telah berhasil mendarat satu tembakan di kepala Eric.


Melihat fedrin tertawa Eric mendengus dingin, " Oh! Apakah kamu tidak mempunya senjata lain yang lebih canggih? Contohnya sottgan?"


Semua orang terkejut mendengar perkataan Eric yang seperti masih terlihat bercanda.


Dia menembak tubuh Eric sampai peluru senjatanya habis.


Tetapi Eric masih berdiri dingin tanpa terluka, hanya baju Eric yang sudah hancur.


Eric tidak terluka sama sekali karena sebelumnya dia sudah melakukan ritual dengan tiga darah suci yang diberikan Jeremiah kepadanya.


Namun Eric sendiri tidak menyangka kalo keajaiban ini benar-benar terjadi.


"Oh! Apakah peluru senjata mu sudah habis," Dengus Eric dengan dingin.


Seisi ruangan terkejut melihat Eric masih berdiri kokoh tanpa mengalami satu cederapun dari senjata tadi.


Burhan sendiri tak henti-henti berterimakasih kepada Jeremiah karena telah mengirim Eric. Dia awalnya beranggapan kalo Eric tidak kompeten dan gegabah dalam menangani masalah. Tetapi dia baru menyadari arti dari kenekatan Eric mendatangi markas black Kobra adalah karena dia memiliki kekuatan diluar imajinasi.


"Siapa sebenarnya kamu?" Tanya fedrin dengan bergidik ketakutan.

__ADS_1


Bagaimanapun, lebih dari dua puluh tembakan ia lakukan ketubuh Eric namun hanya pakaian Eric saja yang hancur. Tetapi Eric masih berdiri kokoh.


Dia mulai melihat Eric seperti iblis yang menyeramkan didepannya.


Eric berkata dengan dingin, "Aku? Aku adalah seseorang yang tidak bisa kamu provokasi.!"


Fedrin Buru-buru berkata, "Maafkan aku sebelumnya tuan! Aku tidak mengenal anda, jadi sebutkan saja bagaimana caraku menebus kesalahanku!" Ucap fedrin dengan nada meminta maaf.


"Bermimpi lah," Eric tersenyum kejam dan berkata, " Aku datang diutus dewa untuk mengakhiri kekejaman black Kobra, "


Eric memakai kacamata hitamnya dan berkata, "Kamu bisa menebus kesalahan hanya dengan satu cara!"


fedrin mendengar ini menjadi sangat lega dan berkata dnegan semangat, " Ayo katakan saja tuan! Aku pasti akan mengabulkannya! Silahkan sebut apa yang tuan minta dari saya! "


"Nyawamu," Eric mendengus dingin dan berkata, " Hanya nyawamu yang bisa menebus kesalahanmu,"


"Apakah ini pemimpin black Kobra yang membuat hukum di wuhan seperti hukum rimba? Apakah mental pemimpin black Kobra seperti ini?" Dengus Eric dnegan dingin.


Fedrin yang mendengar ini menjadi merasa direndahkan dan dihina, " Oke! Karena kamu telah begitu sombong, aku fedrin akan bertarung mati-matian melawan mu. " Fedrin mendengus dingin dan berkata, " Fedrin dalam sejarah belum pernah terkalahkan oleh.... "


Belum sempat menyelesaikan kalimat, leher fedrin terasa ada yang mencekiknya. Kakinya sudah tidak menginjak tanah dan badannya sudah melayang di udara.


Fedrin berusaha melepaskan cekikan itu, tetapi dia merasakan orang yang mencekiknya ini seperti tangan raksasa. Dia tidak bisa melepaskan cekikan itu, semakin dia bergerak, semakin lemas tubuhnya.


Eric tertawa penuh kemenangan, "Oh! Katanya kamu tidak pernah dikalahkan oleh siapapun? coba ulangi kalimat mu tadi, mungkin aku bisa memberimu hidup jika kamu bisa mengatakan nya kembali!!"


Fedrin berusaha ingin berbicara tetapi cekikan Eric begitu kuat sehingga membuat dirinya tidak bisa bersuara.


"Cepat ucapkan sebelum waktunya habis." Dengus Eric dengan dingin.


Fedrin mengutuk dalam hatinya,' dasar b∆jingan, dia mencekikku dengan keras, lalu dia menyuruhku berbicara, bukankah dia sama saja ingin melihatku mati?' dengus fedrin marah dalam hati.


Eric lalu berkata dengan dingin, "Oke! Karena kamu tidak mengatakan sesuatu. Berarti kamu setuju ingin mati."


Setelah mengatakan itu, Eric menurunkan tubuh fedrin dari udara. Setelah tubuh fedrin diturunkan, Eric dengan cepat meninju dan mematahkan seluruh anggota tubuh milik fedrin hingga membuat fedrin seperti manusia karet.

__ADS_1


Fedrin meraung kesakitan, dia sudah tidak bisa menggerakkan seluruh anggota tubuhnya kembali.


__ADS_2