Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan

Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan
Bab 58


__ADS_3

Lalu Eric mengambil ponsel miliknya. Sedangkan ke 8 pencuri itu bergidik ketakutan melihat keberutalan Eric tadi menghajar boss mereka hingga tak sadarkan diri.


Eric memandang mereka semua, rayt wajah ketakutan dari ke delapan pencuri itu bisa dilihat Eric.


"Siapa tadi yang mencuri ponsel milikku?" Tanya Eric dengan nada mengancam.


Si pencuri pertama buru-buru maju mengaku," Saya tuan! Maafkan atan kelancangan saya! "


Eric sangat marah saat ini, bagaimanapun para pencuri ini telah membuang waktunya dan membawanya berpisah dengan kimoshi dan varani.


Eric maju dan menarik lengan pencuri itu lalu memutarnya hingga patah.


"Krekkk!!"


Raungan kesakitan dari pencuri tadi yang lengannya dipatahkan Eric dengan sengaja. Para pencuri lainnya bergidik ketakutan melihat kekejaman Eric.


Eric memandangi mereka semua yang dipenuhi dengan ketakutan, Eric menarik lengan pencuri yang satunya dan mematahkannya lagi.!


"Krekkk" Raungan kesakitan tak terdengar lagi! Melihat kedua lengannya dipatahkan, pencuri itu langsung pingsan dan tak sadarkan diri.


Sekarang pemikiran Eric sudah berubah sejak mengalami beberapa kejadian sebelumnya. Sekarang Eric benar-benar tidak mau diprovokasi oleh siapapun.


Para pencuri tadi tak berani melawan, bagaimanapun skill mereka hanya mencuri tapi tidak bisa berkelahi atau seni beladiri. Mereka hanya mencuri barang wisatawan Asing yang sedang berkunjung! Mereka tidak akan mencuri apapun dari para penduduk asli di sana.


Setelah puas! Eric berjalan keluar dari gedung itu dengan acuh tak acuh seolah-olah tak terjadi apapun.


Setelah di luar ia mencari tempat yang sepi lalu mengeluarkan ponsel miliknya. Tangannya gemeteran ketika memegangi ponsel itu, yang dia nantikan adalah menghubungi Lyra secepatnya.


Ketika membuka ponselnya, pesan di WeChat full dengan spam pesan dari Lyra dan nanako. Karena Eric selama tiga hari terakhir berlayar full ditengah lautan.


Tentu saja ketidak adanya kabar Eric selama tiga hari membuat resah dan khawatir orang disekitarnya, termasuk nanako yang sedang berbunga-bunga nya menyukai Eric.


Pertama Eric langsung memutar Nomor kontak Lyra! Tanpa perlu menunggu panggilan Eric langsung terhubung ke Lyra.


Suara Lyra dari ujung telepon terisak sedih dan khawatir. "Eric! Dimana kamu sekarang? Apa yang terjadi dengan kamu? Kemana kamu akhir-akhir ini? Aku khawatir kamu tidak pernah mengabari ku!"

__ADS_1


Pertanyaan memborbardir dari Lyra ke Eric!. Eric bingung mana yang haru dijawab duluan. Tapi Eric tidak akan menjawab semua pertanyaan itu, yang dia utamakan adalah memberi tahu Lyra kepergian nya saat ini.


Eric buru-buru berkata, "Lyra! Sepertinya kita tidak akan bisa bertemu lagi untuk waktu yang lama! 11


Lyra mendengar ini menyerngit dengan ketidak percayaan, ia takut apa yang Eric katakan ini benar.


Jadi dia buru-buru mencairkan suasana, " Apa yang kamu katakan? Oiya! Nenek ingin sekali mengundang mu untuk makan bersama di rumah, apa kamu ada waktu?"


Eric berkata dengan nada serius, "Lyra! Aku benar-benar serius dengan perkataan ku. Kita tidak bisa bertemu lagi dalam waktu dekat."


Lyra buru-buru berkata dengan nada resah,"


Eric! Jangan menakut nakuti seperti itu. Aku benar-benar khawatir tau!"


"Aku serius Lyra! Aku benar-benar tidak menakut nakuti mu atau sedang bercanda kali ini! " Ucap Eric dengan keseriusan.


"Benarkah? Sebenarnya ada apa denganmu?" Nada suara Lyra sudah berubah seperti sedang terisak nangis.


Eric buru-buru berkata, " Ini masalah pribadiku. Aku akan memberitahu mu ketika saatnya tiba!


Eric menjawab, " Aku tidak tau kapan waktu itu tiba! Tapi kamu dapat yakin kalo kita pasti akan bertemu lagi. Jangan terlalu mengkhawatirkan ku, aku baik-baik saja disini. Kamu bisa percaya kata-kataku."


Suara tangisan Lyra dari ujung telepon terdengar jelas, "Eric apakah yang kamu katakan ini serius?"


Eric buru-buru berkata, "Lyra! Aku benar-benar serius ! Tapi kamu tidak perlu mengkhawatirkan ku, kita akan bertemu ketika saatnya tiba. Salam ku ke nenek! Aku mencintaimu Lyra."


Setelah mengatakan itu Eric langsung memutuskan panggilan telepon. Dia sebenarnya masih ingin mengobrol banyak dengan Lyra, tetapi dia tidak tahan melihat Lyra nanti akan terlalu mengkhawatirkan keadaannya.


Jadi dia buru-buru memutuskan panggilan telepon itu supaya Lyra tidak terlalu mengkhawatirkan dan mengingatnya. Dia berharap Lyra akan melupakannya untuk saat ini, Eric benar-benar tidak tega melihat Lyra terus terusan nanti mengkhawatirkan nya.


Setelah melakukan panggilan tadi Eric akan memasukkan ponselnya dan pergi mencari kimoshi dan varani. Tetapi dia teringat dengan investasinya di Leonard city. dia buru-buru mengeluarkan ponsel miliknya dan memutar nomor kontak Frank.


"Halo tuan! Ada keperluan atau perintah?" Ucap Frank dari ujung telepon.


"Tidak aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu!"

__ADS_1


Frank buru-buru bertanya, "Apa itu tuan? Mungkin saya bisa membantu pertanyaan tuan!"


Eric berkata, " Sebelumnya kan aku memberi nama induk perusahaan atas nama keluarga brown!


Frank buru-buru merespon, "lya benar, ada apa memangnya tuan? Ada yang salah?"


"Tidak ada! Aku ingin kamu menghilangkan nama induk perusahaan itu dan mengganti namanya ." Ucap Eric.


Frank bingung dengan keputusan Eric,"Kenapa di ganti tuan? Apakah ada yang salah tuan?.


Eric berkata, "Tidak ada! Aku hanya ingin kamu mengganti namanya."


"Baiklah tuan! Saya akan melaksanakan instruksi tuan! Apa namanya yang cocok untuk nama baru perusahaan ini tuan?" Tanya Frank.


Eric buru-buru berkata, "Bagaimana dengan Farmasi Group? Apakah cocok dengan nama ini?"


Frank segera membalas "Nama yang bagus tuan! Nama ini sangat cocok dengan perusahaan komercial."


"Bagaimana perkembangannya sekarang disana?" Tanya Eric.


Frank buru-buru berkata, " Sangat lancar tuan! Sebagian besar hotel-hotel, dan komersial sudah diakusisi oleh perusahaan."


Eric senang mendengar ini," Kerja bagus, lanjutkan sampai semua kota Leonard benar-benar dikendalikan oleh perusahaan ini. Sepertinya untuk beberapa waktu yang dekat, aku tidak akan menghubungi mu lagi. Lakukan saja pekerjaanmu dengan baik!"


Frank buru-buru membalas," Tentu saja tuan! Tentu saja. Aku akan melaksanakan semua instruksi tuan."


"Bagus!"


Setelah mengatakan itu Eric langsung memutuskan panggilan telepon nya. Eric sebelumnya memberi nama perusahaan atas nama keluarga brown tujuannya untuk menyambung keluarga kecilnya. Tapi siapa sangka kalo keluarga brown benar-benar ada, dan keluarga brown adalah keluarga besar dan Eric juga termasuk dalam keluarga itu. Itulah alasan Eric mengganti nama perusahaannya, dia tidak mau lagi ada hubungan dengan keluarga brown.


Eric merasa lega karena sudah menyelesaikan semua keluh kesahnya akhir-akhir ini. Tiba-tiba datang panggilan masuk, Eric buru-buru melihat ID panggilan.


Namun dia terkejut melihat Id panggilan adalah nanako. Dia buru-buru Menjawab dan menghubungkan panggilan.


Suara indah nanako keluar dari ujung telepon " Eric! Kemana saja kau akhir-akhir ini? Kau sengaja menjauhiku kan? Aku mencari mu dimana-mana, tetapi sia-sia dan tidak menemukan mu. Kemana sebenarnya kamu? Aku merindukan ingin melihatmu lagi."

__ADS_1


__ADS_2