
Tujuan Naruto membawa Lyra hadir adalah untuk pamer ke teman nya, kalo dia bisa membawa cewek cantik keluar bersamanya juga.
Naruto duduk di samping Lyra, tapi dia tidak berani terlalu dekat dengan Lyra.
Di samping itu Lyra hanya memainkan ponsel miliknya, dia sekarang sangat menyesali keputusannya untuk pindah kuliah ke Jepang.
---
Eric dan Nanako sedang dalam perjalanan ke acara reuni kelas juga. Nanako dan Naruto adalah teman sekelas ketika berada di bangku SMA.
Nanako ketika bersama Eric sangat bahagia, entah mengapa dia merasakan hal yang aneh ketika dekat dengan Eric. Sebenarnya tidak semua perempuan akan tunduk dengan harta, contohnya nanako.
Dia merasakan kenyamanan ketika bersama dengan Eric, bagi dia Eric adalah orang yang jujur dan tidak pernah menyakiti wanita.
Rasa nyaman seperti ini tidak pernah ia dapatkan ketika bersama temannya atau didekat laki-laki lain.
"Eric apakah kamu senang ketika bersamaku? " Tanya Nanako dengan bercanda.
Tiba-tiba sopir taksi yang membalas. "Sudah sampai ditempat tujuan Nona. "
Nanako menyadari kalo dia sudah tiba ditempat tujuan lalu dia dengan cepat keluar taksi dengan Eric.
"Apakah kamu perlu aku menjawab pertanyaan tadi?" Tanya Eric.
Nanako dengan panik berkata, " Tidak perlu... Tidak perlu.. Ayok kita cepat masuk ikuti aku!."
Sebenarnya nanako ingin mendengar jawaban dari Eric. Tapi karena suasana sudah berubah dia malu dan mengurungkan niat itu.
Nanako langsung mengajak Eric memasuki restoran tersebut.
Nanako adalah gadis tercantik dikelas mereka, mereka semua tak berdaya apapun yang mereka usahakan untuk mendapatkan nanako.
Nanako masuk dan tiba di tempat temannya berkumpul.
Saat mereka semua melihat nanako datang sebagian besar dari laki-laki kelompok itu bersemangat senang, tetapi semangat mereka tiba-tiba hilang ketika melihat laki-laki bersama nanako.
"Nanako apakah pemuda ini pacarmu? Aku tidak pernah berfikir kamu akan berinisiatif berpacaran dengan nya. Dia terlihat seperti orang yang tidak asik." Ucap salah satu teman cowok nanako, dia berkata seperti itu karena cemburu melihat nanako bersama seseorang pria.
Nanako segera membalas dan berkata, " Apa urusannya dengan mu. Apakah dia temanku apakah dia pacarku itu urusan ku." Nanako berkata dengan dingin.
"Tidak usah mendengarkan kata-kata mereka. Temanku semua adalah orang-orang sombong dan suka berkata tanpa memikirkan nya. Jadi mohon dimaklumi Eric!." Bisik Nanako kepada Eric.
__ADS_1
Eric segera berkata, "Tidak apa-apa, aku tidak keberatan dengan itu."
Nanako mengajak Eric duduk didekatnya. Semua orang belum menyadari kehadiran nanako tapi ketika seseorang menyadarinya dia berteriak." Nanako datang dengan seorang pria," Ucap gadis didepan nanako.
Semua teman kelasnya segera berkumpul di meja nanako. Mereka semua mengintrogasi nanako dengan kehadiran Eric.
Nanako kebingungan membalas karena terlalu banyak lontaran pertanyaan. nanako hanya menggelengkan kepalanya dan menjawab " Dia adalah temanku."
Tentunya mereka semua tidak percaya dengan jawaban nanako. Sebab mereka semua tau kalo nanako tidak pernah berinisiatif untuk mengajak pria jalan-jalan apalagi sampai mengajaknya menghadiri acara reuni kelas.
Melihat meja di samping mereka ada kerumunan. Naruto tertarik untuk melihat nya. Tetapi Lyra tidak memperdulikan nya sama sekali.
Naruto maju dan berjalan, dia melihat sosok Nanako. Melihat kehadiran Naruto datang, teman sekelasnya memberi jalan.
"Hai nanako! Apa kabar denganmu." Ucap Naruto.
Nanako berbalik dan melihat sosok Naruto lalu berkata, " Oh! Aku baik-baik saja Naruto." Nanako menjawab dan hanya tersenyum.
Mendengar nanako menyebut nama Naruto, Eric tertegun sejenak dan tersadar. ' bukankah Naruto juga nama teman sekelas ku?' Tanya Eric dalam hati.
Eric segera berbalik melihat nya untuk memastikan kebenaran pernyataan hatinya.
"Naruto?" Tanya Eric.
"Kalian saling kenal?" Tanya nanako.
Eric segera menjawab, " Dia adalah teman kelas ku"
Tak jauh dari sana, Lyra yang hanya diam memainkan ponselnya mendengar suara yang agak terdengar familiar.
Dia lalu berdiri dan mencari sumber suara itu. Alangkah terkejutnya Lyra menyadari kalo yang berdiri didepannya adalah Eric.
Tapi dia tidak begitu yakin. Untuk memastikan kebenarannya, dia memanggil nama Eric dengan keras.
"Eric...!!!"
Keheningan tiba-tiba terjadi. Semua orang menyadari kalo Lyra yang berdiam diri selama acara kini bersuara. Mereka semua berbalik dan melihat Lyra berdiri.
Eric juga ikut berbalik setelah mendengar namanya dipanggil. Dia melihat seorang wanita duduk dipojokan sendirian. Tapi dia terkejut menyadari kalo gadis itu adalah Lyra yang ia cari selama ini.
"Lyra..? Benarkah itu kamu?" Tanya Eric.
__ADS_1
Tanpa membalas, Lyra langsung berlari ke arah Eric dan memeluknya didepan semua orang.
Rahang semua orang sepertinya akan jatuh ke lantai melihat adegan itu. Nanako lebih terkejut lagi. apakah Eric mengenali wanita ini? Atau apakah dia pacar Eric?' Tanya nanako dalam hatinya.
Melihat Eric dipeluk oleh seseorang, perasaan nanako sedikit tidak nyaman. Dia merasa kehilangan sesuatu tapi dia tidak tau dia kehilangan apa.
Lyra memeluk Eric dengan sangat gembira seperti anak kecil.
Eric juga saat ini sangat gembira akhirnya dia dipertemukan lagi dengan Lyra.
Rahang semua orang melihat adegan ini seperti akan segera terjatuh ke lantai. " Anjir! Kenapa pemuda lusuh ini begitu sombong memiliki dua wanita cantik, padahal aku terlihat lebih baik dari dia, ". " Ya! Betul padahal dia jelek dan seperti nya terlihat miskin, kenapa nanako bersamanya dan kenapa wanita cantik itu memeluk dia." Ucap kerumunan ribut dalam ketidak percayaan.
Naruto melihat Lyra memeluk Eric mau tak mau mengepalkan tinjunya. "Lyra jangan melakukan ini didepan umum. Apa kata nenek ketika mengetahui ini," Ucap Naruto cemas sambil marah.
Lyra mengabaikan perkataan Naruto, dia terus gembira dan sesekali mencubit gemes pipi eric.
"Lyra!! Apa kamu mendengarkan perkataanku? "Ucap Naruto dengan nada marah.
Raungan Naruto membuat teman sekelasnya bergidik ketakutan. Mereka tidak pernah melihat Naruto Semarah ini.
Lyra segera berbalik dan berkata, "Apa hak mu menceramahi ku? Memangnya kamu siapanya aku? "
Kata-kata Lyra membuat Naruto merasakan tamparan keras mendarat di pipi nya. Dia tidak pernah dipermalukan seumur hidupnya seperti ini.
Semua teman sekelas Naruto memandang nya. Mereka semua memandang Naruto untuk melihat ekspresi nya.
"Eric! Apakah dia pacarmu?" Tanya nanako dengan ketidak percayaan sambil memecah kesunyian.
Eric segera berbalik dan berkata, " Perkenalkan! Ini Lyra Jones, dia adalah temanku."
Nanako mengulurkan tangannya dan berkata "Hai Lyra! Aku nanako teman Eric! "
Lyra dalam suasana hati yang bahagia, " Senang bertemu denganmu Nona nanako, aku Lyra." Lyra saat dipenuhi dengan perasaan bahagia lalu menambahkan," Calon pacarnya Eric. " Lyra sengaja pada kalimat kedua membesarkan suaranya. supaya semua orang di ruangan itu mendengarnya.
Nanako yang mendengar pernyataan Lyra membuat nya merasa cemas dan kehilangan. Entah mengapa dia tiba merasa kehilangan Eric ketika Lyra mengatakan hal seperti itu.
Eric tidak pernah menyangka kalo Lyra berinisiatif mengatakan hal seperti itu didepan umum. Eric hanya tersipu malu.
"Lyra! Ayo cepat pulang. Kamu harus pulang bersamaku supaya nenek tidak menyalahkan ku nanti." Ucap Naruto dengan pasrah.
Sejujurnya pada saat ini Naruto benar-benar ingin menghajar dan membunuh Eric. Tetapi keadaan sekarang masih ada Lyra didekat Eric.
__ADS_1
Lyra segera membalas dan berkata, " Kamu pulang sendiri! Aku bisa pulang bersama Eric. Biar aku yang menjelaskannya ke nenek nanti." Setelah mengatakan itu, Lyra menarik tangan Eric untuk meninggalkan restoran tersebut.