
Eric sangat prihatin dengan masa lalu Elena saat berpisah dengan ibunya. Eric sangat dendam dengan perbuatan keji organisasi ini, tetapi dia semakin marah mendengar ibu Elena juga korban dari organisasi ini karena perbuatan burhan. Pantas saja walikota burhan meminta bantuan kepada Jeremiah sebelumnya, karena dia sendiri tidak mampu menuntas organisasi ini.
Elena tak henti-henti mengeluarkan air mata karena sedih mengingat hal itu. Lalu Eric berusaha membujuknya supaya dia ceria lagi.
Eric mengambil tisu dan menyerahkannya kepada Elena," Pakai ini dulu untuk menyeka dan membersihkan air mata mu! Aku sangat merasakan bagaimana perasaanmu saat ini!"
"Terima kasih," Elena mengambil tisu itu dan membersihkan air matanya.
Eric terus berusaha mengobrol untuk membuat Elena ceria lagi seperti sebelumnya. Jika diperhatikan, Elena bukan tipe gadis yang lemah, dia gadis yang terlihat sangat ceria dan bahagia. Tetapi itu semua diluar saja, didalam hatinya, Elena masih benar-benar belum menerima kematian ibunya.
Eric berusaha membuat suasana baik lagi untuk melihat Elena ceria lagi, dia melakukan berbagai cara hingga Elena tertawa dan ceria lagi.
Ditengah-tengah perbincangan Elena dan Eric yang terus-terusan terlihat bahagia, Tiba-tiba datang orang menghampiri mereka.
"Elena!"
Elena berbalik mendengar namanya dipanggil dan melihat seorang wanita paruh baya," Bibi! Apa yang bibi lakukan disini?" Tanya Elena.
Wanita paruh baya itu melihat kearah Eric dan Elena," Oh Elena, kamu akhirnya berkencan dengan seorang pria, bibi sangat menantikan kamu menemukan seorang pacar!"
"Tidak," Elena cepat-cepat menggelengkan kepalanya, "Dia hanya seorang teman, "
Wanita paruh baya itu memandang Eric dengan penuh makna dan berkata, " hanya seorang teman?. Bibi sudah berusia sekitar 50 tahun, tetapi baru pertama kali bibi melihatmu berduaan bersama seorang laki-laki," Wanita itu memandang Eric dan berkata, "Kamu adalah laki-laki pertama yang berhasil membuat Elena jalan-jalan berduaan denganmu,kamu pasti pacar Elena kan?"
Elena sedikit panik dan berkata, "Bibil dia benar-benar temanku, jadi bibi jangan berspekulasi sangat tinggi dulu,"
Wanita itu berkata dengan wajah ceria, " Elena, kamu dan pacarmu terlihat seperti pasangan yang sempurna!"
__ADS_1
Elena berkata tanpa daya," Aku sudah memberitahu bibi kalo dia hanya sekedar teman.."
Wanita itu tertawa dan melambaikan tangan, "Baiklah Elena, bibi tidak akan mengganggu kalian berdua lagi, kamu dan pacarmu bisa bermesraan ketika bibi pergi! Dadaaa! " Setelah mengatakan itu wanita itu pergi.
Elena benar-benar tidak habis pikir ketika bertemu orang-orang saat dia bersama Eric, dan orang-orang itu juga berpendapat sama kalo Eric adalah pacarnya. Ini membuat Elena frustasi dengan hal ini.
"Aku benar-benar tidak menyangka, seharian bersamamu akan mendatangkan masalah yang begitu banyak bagiku, terutama orang-orang yang mengenaliku selalu menganggap mu pacarku! Aku pikir mereka semua gila!" Ucap Elena tanpa daya.
Eric tersenyum dan buru-buru berkata," Mungkin karena aku terlalu tampan!"
"huekkk!! " Elena tertawa, " Tampan dari mana? Aku bahkan melihatmu seperti lelaki paling jelek yang pernah aku temui,"
"Munafik, kamu sendiri tadi mengatakan kepada ku kalo aku tampan! " Ucap Eric memandangi Elena.
Elena tertawa dan berkata, "Sudah! Aku hanya bercanda, anda adalah orang yang paling tampan dan paling kejam yang pernah aku temui! Anda sekarang puas kan?"
Elena mendengar ini terkejut,' apa yang dia mau lakukan mengajakku ke klub malam? Bukankah dia mau... Tidak.. Tidak. Eric tidak mungkin, 'Elena terus berkaca-kaca dalam hati mengenai Eric.
Elena segera menjawab, " aku bisa menemani mu ke klub malam, tetapi kenapa harus memilih klub Roskiee? Klub itu adalah klub malam dan kasino terbesar yang dimiliki oleh black kobra! Untuk apa kita kesana? " Elena berkata sambil panik, "Aku takut kita akan mengalami sesuatu jika disana. Apalagi kamu baru saja memukuli orang-orang black kobra dan luke Elliot, aku yakin mereka dari black kobra tidak akan tinggal diam. Aku takut mereka akan melakukan sesuatu kepada kita jika kita ke klub itu,"
Elena benar-benar sudah tidak berdaya berhadapan dengan Eric.
Meskipun Elena tadi melihat Eric sangat kuat, tetapi Elena masih tidak begitu yakin apakah Eric akan mampu mengalahkan black kobra dan keluarga Elliot.
jika Elena benar-benar akan ke klub Roskiee bersama Eric, maka Elena juga sudah memikirkan rencananya. Jika dia dan Eric disana akan mengalami masalah dan tidak dapat menanganinya, maka Elena akan memohon kepada ayahnya untuk menanganinya.
Jika ayahnya benar-benar tidak bisa menyelesaikan ini, Elena akan melapor ke polisi.
__ADS_1
Bagaimanapun, luke lah yang memulai perselisihan terlebih dahulu. Dia berusaha membunuh Eric dan Eric melawan mereka hingga kondisi yang mengenaskan. Tetapi bisa dikatakan Eric hanya melakukan pembelaan terhadap dirinya.
Eric berkata menjawab Elena, "Tenang saja nona Elena! Jika aku dan kamu kenapa-napa disana! Kita masih bisa meminta ayahmu menyelesaikan masalah ini."
Elena mendengar ini langsung berkata tanpa ragu-ragu," Eric! Jangan libatkan ayahku dengan black kobra. Dia itu penakut, sampai sekarang tidak berani mendengar nama black kobra. Apalagi dia bisa membantu kita nanti. Sebaiknya kita jangan pergi ke sana, masih banyak klub malam yang lebih bagus,"
Eric melambaikan tangannya dan berkata, Tidak.. Tidak... Tidak.. Aku hanya ingin pergi ke klub itu bersamamu. Jika kamu tidak mau ikut tidak masalah, aku bisa pergi sendirian."
Sebenarnya Eric sudah membuat rencana akan mengunjungi klub itu dan mencari orang-orang penting black kobra lalu membunuh mereka. Dia sudah tidak sabar ingin berhadapan dengan orang-orang pendosa seperti mereka.
Elena berkata dengan pasrah, " Baiklah.. Baiklah.. Aku akan ikut denganmu dengan syarat, kamu harus menjagaku disana?"
Eric mengangguk, "Tidak masalah!"
Elena benar-benar sudah tidak berdaya berhadapan dengan Eric.
---
Saat ini dikediaman keluarga Elliot tiba-tiba datang panggilan masuk di ponsel xzuang Elliot ayah dari luke Elliot. Xzuang segera mengangkat panggilan yang masuk itu, sebab panggilan itu dari luke.
Saat dia menekan tombol jawab, langsung suara panik muncul dari ujung telepon. Itu adalah suara Arga petarung kebanggaan black kobra.
"Tuan! Kami semua mengalami kejadian besar! Kami benar-benar akan mati," Ucap Arga dari seberang telepon.
Xzuang terkejut mendengar ini," Coba jelaskan dengan baik-baik. Dimana luke? Kenapa telepon nya kamu yang memakainya? "
"Ceritanya panjang tuan! Tuan muda luke membuat konflik dengan seorang pemuda dari Leonard. Tuan muda berencana membunuh orang ini karena dia merebut Elena dari tuan muda. Tetapi, siapa sangka anak muda itu begitu kuat. Bahkan kami dari sepuluh orang black kobra bukan tandingannya, dan tuan luke dihajar hampir mati oleh anak itu," Jelas Arga dari ujung telepon.
__ADS_1