
Nanako buru-buru tersenyum dan menggelengkan kepalanya, "Lupakan! Tidak ada yang terjadi, tidak ada." Ucap nanako sambil menghela nafas lalu berkata, " Ayo buk! Kita kembali, aku sudah lapar."
Melihat tingkah putri nya yang tidak biasa, ayah dan ibuk nanako saling memandang kebingungan. Tetapi mereka tidak memaksakan jawaban, karena melihat putrinya bahagia mereka merasakan kebahagiaan juga.
"Ya sudah! Ayo".
---
Saat ini Eric sudah pulang dan sampai dirumah gubuk itu.
"Eric! Apakah kamu tidak berfikir kembali ke kehidupan mu sebelumnya?" Tanya Jeremiah.
Eric menggelengkan kepalanya, "Tidak guru! Aku sudah nyaman tinggal disini. Jadi aku ingin tinggal disini saja bersama guru." Ucap Eric.
Jeremiah menepuk bahu dah Eric lalu berkata, " Eric! Kamu sudah tinggal dan belajar disini lebih dari dua tahun. Dan yang perlu kamu ingat, kamu kesini karena ada tujuan kan? Dan aku mau, kamu menyelesaikan tujuan utamamu itu."
Eric menggelengkan kepalanya dengan sedih," Tidak guru! Aku sudah melupakan dendam ku, dan aku sudah nyaman tinggal disini."
Jeremiah berkata dengan serius," Eric! Aku tahu kamu sekarang memiliki uang yang banyak, tapi satu yang perlu kamu ketahui. Jangan biarkan orang-orang menginjak-injak harga dirimu. Lihatlah pamanmu." Ucap Jeremiah sambil menghela nafas lalu berkata, " Ini bukan soal warisan harta lagi, tetapi ini adalah hak resmi dari orang tuamu. Dan pamanmu sendiri menginjak-injak martabat orang tuamu dengan tidak menghormati mu. Apakah kamu akan membiarkan dia bertindak seperti itu? Bagaimana orang tuamu dialam sana bisa tenang? Dia pasti sangat menangis melihat kelakuan pamanmu itu."
Eric merenung sejenak setelah mendengarkan kata-kata Jeremiah," Lalu apa yang harus aku lakukan guru?
"Yang harus kamu lakukan adalah, mengambil hak warisan milik orang tuamu dan mengadili tindakan pamanmu selama ini." Ucap Jeremiah, kemudian menambahkan dengan raut wajah serius, "Satu lagi yang perlu kamu Selidiki. Kematian orang tuamu, aku benar-benar tidak yakin kalo itu kecelakaan biasa, kecelakaan itu pasti disengaja dan direncanakan oleh seseorang." Ucap Jeremiah dengan serius.
"Jadi kamu harus melakukan semua yang aku minta padamu tadi" Jelas Jeremiah.
Eric menunduk sambil mengepalkan tinjunya, " Aku akan melaksanakan semua yang guru instruksi kan tadi. "
Jeremiah benar-benar merasa lega. Bagaimana pun dia telah berjuang keras melatih Eric untuk melihat Eric suatu saat bisa mengembalikan kehormatan orang tuanya. Jadi perjuangan ini yang Jeremiah pikiran untuk berbalas budi kepada ayah Eric.
"Ada satu hal yang terakhir yang mungkin aku bisa meminta bantuan mu untuk menyelesaikannya ." Ucap Jeremiah
__ADS_1
Eric buru-buru bertanya, "Apa itu guru! Cepat katakan, aku pasti akan menyelesaikan nya selagi guru memberi perintah."
"Aku ingin kamu membubarkan sebuah
organisasi bernama Black Kobra. Organisasi ini sangat kejam, dia menculik semua gadis cantik untuk memuaskan hasrat para orang kaya. Dan sampai sekarang organisasi ini masih berjalan, aku ingin kamu membubarkan dan menghancurkan orang-orang penting dalam organisasi itu. "Ucap Jeremiah menjelaskan alasan dan permintaan terakhirnya.
Eric sedikit bingung, kenapa organisasi seperti itu tidak dihancurkan pemerintah," Guru! Kenapa polisi setempat atau pemerintah di sana tidak memaksa tutup organisasi itu?"
Jeremiah tersenyum lalu berkata, "sangat sulit! Siapapun yang mencampuri urusan mereka seperti pemerintah atau polisi, maka keluarga pemerintah atau polisi itu akan dihabisi satu persatu. Dan juga organisasi ini didukung kuat oleh orang-orang kaya. Karena orang-orang kaya akan menikmati gadis-gadis cantik dari hasil kerja organisasi ini. Ini yang membuat organisasi ini berdiri kokoh sampai saat ini." Jelas Jeremiah.
Eric bisa memahami situasi dengan cepat, pasti organisasi ini sangat berdosa, bukan hanya pemerkosaan yang terjadi di sana, tetapi pembunuhan juga pasti akan lebih mudah terjadi di sana. Jadi ini membuat Eric benar-benar bertekad untuk menghancurkan organisasi itu seperti yang diminta oleh Jeremiah.
Eric buru-buru berkata, "Baik guru! Aku dengan senang hati akan berusaha keras menghancurkan organisasi itu. Tapi apakah aku bisa melakukannya?" Jeremiah tersenyum, " Bukan hanya bisa, tapi kamu juga bisa meratakan mereka dengan tanah jika kamu mau. Kekuatan mu sekarang tidak tertandingi oleh organisasi itu. Jadi kamu tidak perlu khawatir."
"Aku mempunyai seorang kenalan walikota di sana. Dia yang meminta bantuan dariku sejak dulu, tetapi aku sudah berjanji tidak akan turun gunung selamanya. Jadi aku menyiapkan kandidat terbaik seperti mu untuk membantu walikota itu dan menghancurkan organisasi black Kobra."
Wali kota di sana sudah meminta bantuan kepada Jeremiah dari dulu. Tetapi Jeremiah tidak bisa mengingkari janjinya untuk tidak turun gunung apapun yang terjadi diluar sana.
Jeremiah benar-benar yakin dengan kemampuan Eric yang sekarang sehingga dia berani mengutus nya menyelesaikan masalah ini.
"Aku tidak akan pernah mau menerimamu digunung titlis ini jika kedua misi yang aku berikan tidak dapat kamu kerjakan dengan baik. Bagaimana? Ucap Jeremiah mengancam Eric.
Eric ragu-ragu menjawab, " Baiklah guru, aku akan melakukan apa yang guru katakan. "Eric menghela nafas lalu berkata, "Setelah aku menumpas black Kobra lalu kemana tujuanku guru?
Jeremiah meremas janggutnya, "Terserah! Yang penting aku Terima berita kamu mengambil alih keluarga brown dan menemukan pelaku pembunuhan orang tuamu supaya aku bisa mati dengan tenang." Ucap Jeremiah.
Eric mengangguk sebagai jawaban.
Jeremiah bangkit berdiri," Ayo ikut denganku! Aku mau memberikanmu sesuatu."
Eric sangat bahagia dengan apa yang dikatakan Jeremiah, bagaimanapun barang yang diberikan Jeremiah akan sangat berharga bagi Eric.
__ADS_1
Jeremiah membuka ruang rahasia bawah tanah, ruangan didalamnya sangat bagus dan bersih, lalu Jeremiah membuka sebuah peti besar.
Eric sangat penasaran dengan isi dalam peti tersebut, Jeremiah membuka nya dan hanya ada tiga buah ember yang lumayan besar tapi ember itu tertutup rapat.
Eric masih penasaran dengan isi ketiga ember itu.
"Ini adalah hadiah yang paling berharga yang aku berikan kepadamu." Ucap Jeremiah.
Eric bingung dan bertanya, "apa yang ada didalamnya guru?" Tanya Eric.
"Buka lah,!" Ucap Jeremiah.
Eric berusaha membuka satu persatu tutup ember dengan susah payah, ember pertama dia menemukan darah, ember kedua dia menemukan darah dan ember yang ketiga dia menemukan darah lagi.
Eric sangat kebingungan, kenapa hadiah yang paling berharga yang diberikan oleh Jeremiah adalah darah?
"Darah! Untuk apa semua darah ini guru?" Tanay Eric.
"Untukmu" Jawab Jeremiah dingin.
Eric semaki bingung dengan pernyataan Jeremiah, "Untukku? Apa yang aku lakukan untuk darah ini? Lalu apa fungsi nya darah ini? "Tanya Eric.
Jeremiah tersenyum, " Ember yang pertama adalah darah gajah putih yang berusia ratusan tahun cuma ada satu didunia. Ember yang kedua adalah darah rubah biru berusia ratusan tahun yang cuma ada satu didunia. Dan ember yang ketiga adalah darah elang peliharaan raja mesir kuno."
"Ketiga darah ini jika disatukan makan akan memiliki efek magis. Siapapun yang meminum dan Berendam dalam darah ini selama semalam, maka dia akan mengalami kekebalan luar dalam, termasuk senjata tajam, senjata api ataupun semacam ilmu hitam. Ketiga darah ini telah diwarisi oleh guru untuk, tetapi aku merasa tidak cocok memakainya." Jeremiah tersenyum dan berkata, " aku mau kamu yang memakai ketiga darah suci ini."
"Benarkah apa yang guru katakan? " Tanya Eric dengan keterkejutan dengan pernyataan gurunya.
Jeremiah mengangguk, "benar, ketiga darah ini harus dicampurkan jadi satu sebelum digunakan. Kamu perlu meminum segelas semua darah ini. Walaupun menjijikkan, tetapi ini adalah barang paling berharga di dunia."
Siapa sih yang tidak mau kebal ? Pastinya semua orang ingin memilikinya termasuk Eric.
__ADS_1