
Luke ketakutan tidak bisa berkata-kata kepada Eric untuk beberapa saat, dan dia tidak berani berbicara.
Dia tahu bahwa begitu keluarga Elliot dan black kobra tidak dapat menekan Eric, dia tidak akan memiliki cara untuk menghadapi Eric.
Karena itu Luke tidak berani melanjutkan untuk melawan Eric.
Eric sama sekali tidak akan pernah melepaskan Luke karena sikapnya tadi yang sangat arogan dan melecehkan Elena.
Lalu Eric mengangkat tangannya dan menampar wajah Luke lagi," Bicaralah, apa kamu bodoh?"
Mulut Luke sangat bengkak pada saat ini, jadi dia hanya bisa menahan rasa sakit dan merintih," Aku... Aku salah. Tolong biarkan aku pergi, tuan, tolong lepaskan aku."
Eric menampar nya lagi dan berkata dengan dingin," Aku bertanya kepadamu, apakah kamu Orang yang baru saja mengucapkan kata-kata itu? Aku akan merobek mulutmu jika kamu mengatakan satu omong kosong lagi!"
Luke menangis dan melolong sedih," Itu aku... Itu aku.."
Eric mengangguk menampar nya lagi dan berkata dengan dingin, " Kamu benar-benar hebat karena telah mengancam dan akan melakukan semua itu kepada nona Elena. "
Darah merembes keluar dari mulut Luke sambil berkata, "Ini semua karena aku membual! Tolong bermurah hati dan ampuni aku, tuan!"
Eric menampar nya lagi dan tersenyum sambil berkata, "Coba ulangi kata-kata mu tadi.'
Luke merasa seolah-olah semuanya sudah berakhir, jadi dia buru-buru memohon sambil menangis, " Aku.. Aku hanya membual sebelumnya... Tolong lepaskan aku kali ini.. Aku tidak akan pernah.. Aku tidak akan pernah berani untuk..."
Eric mencibir dan menampar nya lagi, " Kamu tidak mempunyai kesempatan untuk memohon maaf lagi. "
Ketika Elena melihat bahwa luka akan mati jika terus-terusan ditampar oleh Eric, " Eric, Jangan pukul dia lagi. Kalo tidak mungkin sesuatu selanjutnya akan terjadi kepadanya."
__ADS_1
Eric menatap Elena dan bertanya dengan rasa ingi tahu, "Apa yang akan terjadi?"
Elena berseru, "Dia mungkin akan mati jika anda terus memukulinya."
Eric tersenyum dan berkata, " Aku tahu batasan ku. Ini mungkin sangat menyakitkan, tetapi tidak akan membuatnya mati. Lihat saja jika kamu tidak percaya padaku."
Setelah eric berbicara, dia mengangkat tangannya lagi untuk menampar luke.
Luke tanpa sadar menutup wajahnya dan menangis, " Tuan, aku salah, tolong berhenti lah memukul ku.. Tuan"
Eric tersenyum sedikit dan berkata dengan dingin, "Bagaimana dengan kekuatan dan kesombongan yang baru saja kamu miliki? Bukankah kamu akan membunuhku?Mengapa kamu tiba-tiba memohon belas kasihan?"
Eric mencibir, "Sudah terlambat bagimu untuk memohon belas kasihan sekarang,"
Eric menatap Elena tersenyum dan berkata, " Lihat. Sudah ku bilang dia tidak akan mati kan?"
Elena terkejut sekaligus frustasi mendengarkan kata-kata Eric," Eric, aku mohon dengarkan aku dulu, keluarga nya pasti tidak akan membiarkan anda pergi dari wuhan karena telah memukulinya sampai seperti ini. Ayahku sendiri tidak akan bisa membantu Anda kalo begitu."
"Ayahmu?" Eric tersenyum dan berkata," Aku sangat senang kalo dia bisa melindungi dirinya sendiri."
Setelah mengatakan itu, Eric menatap Elena dan berkata," Nona Elena, kamu bisa pergi duluan ke mobil. Aku ada sesuatu sebentar dengan para pria ini!"
Elena menjadi semakin cemas jika benar-benar Eric akan membunuh mereka, " Eric! Aku mohon jangan membunuh mereka. Aku takut kamu akan diburu oleh black kobra jika kamu membunuh salah satu dari mereka."
Eric tersenyum dan berkata, " Elena! Siapa yang akan membunuh mereka? Aku hanya ingin memperingati mereka dan memberikan mereka sedikit pelajaran, jadi kamu tidak perlu khawatir tentang itu, aku sangat tau batasan ku."
Elena tidak bisa berkata-kata lagi untuk membalas Eric. Dia benar-benar tidak pernah membayangkan kalo peristiwa akan berbalik mengancam musuh. Pada awalnya dia bingung dengan sikap Eric yang begitu sombong walaupun dalam keadaan bahaya. Tetapi sekarang kesombongan Eric patut diacukan jempol karena sesuai dengan kemampuan.
__ADS_1
Elena benar-benar tidak menyangka kalo Eric benar-benar akan mampu menghabisi dan menghajar semua pria berotot kekar itu.
Jadi kekaguman dan ke misteriusan Eric perlahan tumbuh di hatinya. Dia tidak sabar hal baru apalagi yang Eric akan tunjukkan kepadanya.
Elena Buru-buru berkata dengan pasrah," Baiklah kalo begitu! Aku akan duluan kembali ke mobil, "
Setelah mengatakan itu, Elena pergi keluar dan kembali masuk mobil seperti apa yang si instruksi kan Eric kepadanya.
Dia sangat percaya semua kata-kata Eric untuk saat ini. Dia perlahan mengetahui sosok misterius seperti Eric, mengingat hal ini, Elena senyum-senyum sendiri.
Sedangkan Eric masih didalam hutan untuk melayani dan memberikan sedikit pelajaran kepada musuh. Jika musuh ini tidak berasal atau terkait dengan black Kobra, maka Eric mungkin tidak akan menyiksanya terlalu berlebihan.
Tetapi, karena black Kobra adalah salah satu organisasi paling kejam, membunuh orang tanpa mengedipkan mata, dan sering memperbudak gadis-gadis yang tidak bersalah untuk memuaskan hasrat mereka, ini yang membuat Eric sangat membenci black Kobra dan orang yang terkait didalamnya.
Eric berjalan menuju pemimpin kelompok pertama kali yang menyerangnya." Kamu benar-benar hebat bisa menjadi kebanggaan black Kobra. Tapi kekuatan mu masih seperti anak kecil."
Arga ketakutan dan menggigil ketika Eric menghampiri nya, "Tuan! Maaf kan saya karena tidak mengenali anda sebelumnya. Jika anda mau bergabung dengan black kobra, aku orang pertama yang akan merekomendasikan anda. Disana anda pasti senang dan anda bisa menikmati tubuh gadis-gadis cantik sesuka hati anda... Aku jamin pasti anda akan puas jika anda masuk organisasi kami."
Eric tersenyum dan tertawa, " Jika aku masuk organisasi anda, apa jabatan yang akan aku dapatkan?" Tanya Eric main-main.
Arga Buru-buru menjawab, " Berdasarkan kemampuan tuan barusan! Aku yakin tuan pasti akan mendapatkan kehormatan tertinggi, tapi jika tuan benar-benar bisa mengalahkan seseorang yang paling hebat diblack kobra itu. Tapi tuan tidak perlu khawatir, aku akan menyiapkan gadis-gadis cantik untuk tuan nikmati kapan saja tuan mau, asal mengampuniku kali ini." Arga membujuk mengunakan ini karena sudah tidak ada cara lain untuk membalas pertanyaan Eric.
Eric tersenyum dan berkata, "Gadis seperti apa kira-kira yang akan kamu persiapkan untukku jika aku mau?" Tanya Eric main-main sambil tersenyum sinis.
Arga Buru-buru berkata, raut wajahnya bahagia karena mendengar ketertarikan Eric" Tuan tidak perlu khawatir dengan jenis gadisnya. Aku akan menyiapkan setiap waktu gadis tercantik dan masih perawan, aku yakin tuan akan puas dengan pengaturan ku selama tuan bisa melepaskan ku kali ini."
Eric tersenyum dan tertawa," Tapi maaf! Aku sama sekali tidak tertarik dengan tawaranmu itu! "
__ADS_1