
Terdengar suara retakan tulang dari kaki naruto karena mendapatkan pukulan dari tongkat bisbol.
Naruto berteriak kesakitan, dia tidak pernah menyangka jika Eric akan sekejam ini.
Raungan naruto kesakitan membuat ke-lima gangster itu bergidik ketakutan. bagaimanapun dua diantara mereka sudah mengalami patah tulang ditangan mereka akibat melawan Eric.
Eric tanpa mengatakan apapun, dia gila-gilaan memukul kedua kaki naruto hingga keduanya mengalami patah tulang yang serius.
Walaupun masalah ini akan sampai ke pihak kepolisian, Eric tidak akan pernah disalahkan bagaimanapun alasannya. Karena dibalik semua insiden ini adalah ide naruto.
Naruto sendiri tidak pernah membayangkan jika kejadian ini akan berputar balik. Naruto meraung kesakitan, Eric berhenti memukulinya lalu membuang tongkat bisbol itu.
Jiwa dan pikiran Eric saat ini berbeda dengan sebelumnya, dia saat seolah-olah dikendalikan setan. Aura membunuh dalam dirinya terus membara ketika mengingat kata-kata naruto sebelumnya ingin memperkosa nanako.
Melihat naruto masih sadarkan diri, lalu Eric meninju dua kali muka Naruto hingga mukanya berdarah. Naruto tak tahan merasakan kesakitan lalu dia kemudian pingsan tak sadarkan diri.
Setelah melihat naruto tak sadarkan diri, Eric merasa puas. Lalu dia bangun dan berjalan untuk menyelamatkan nanako.
Kelima gangster itu masih bergidik ketakutan.
Eric yang melihat ke lima gangster itu ketakutan kemudian dia berkata, " Kalian cepat bawa naruto ke rumah sakit. "
Mendengar Eric mengatakan itu, mereka berlima menghela nafas. Mereka semua takut akan Bernasib seperti naruto.
Lalu salah satu dari mereka segera berkata, " Terima kasih tuan!! Kami akan segera membawa dia ke rumah sakit."
Eric melambaikan tangan dengan dingin dan berkata, "Cepat menyingkir dari pandangan ku! "
Mereka semua dengan cepat mengangkat tubuh naruto untuk dibawa ke rumah sakit.
Mereka semua tak berani berlama-lama, mereka takut jika Eric berubah pikiran dan akhirnya mereka akan bernasib seperti naruto.
Tak lama kemudian mereka semua sudah pergi dari tempat kejadian dan hanya menyisakan Eric dan nanako yang masih tak sadarkan diri.
Eric yang melihat tubuh gadis lemas yang tak sadarkan diri mau tak mau perihatin. Bagaimanapun juga ini adalah masalahnya dan menyeret nanako masuk kedalam masalah ini.
Eric terus menerus mencoba membangunkan nanako, tapi nanako masih tidak mau bangun juga. Dan Eric menyadari kalo nanako kehabisan oksigen ketika dia didalam bagasi mobil itu.
__ADS_1
Eric ragu-ragu mencoba memberi nya nafas buatan. Tapi melihat keadaan nanako yang masih pingsan, akhirnya Eric memberanikan diri memberi nanako nafas buatan.
Eric mencium bibir nanako dan menghembuskan nafas untuk nanako. Eric sangat gemeteran karena dia melakukan hal ini tanpa seizin dari nanako.
Di tengah-tengah ia memberikan nafas buatan itu, tiba-tiba nanako terbangun dan membuka matanya.
Mata mereka berdua saling bertatapan dan dalam posisi berciuman. Nanako mendorong Eric dan berteriak!
"Siapa kamu!! Apa yang mau kamu lakukan kepadaku?" Tanya nanako ketakutan. Eric juga terkejut melihat nanako yang tiba-tiba terbangun. Dia bingung bagaimana cara menjelaskan masalah ini kepada nanako.
Eric mengangkat tangan dan berkata," Tenang-tenang dulu nanako! Aku tidak melakukan apapun kepadamu."
Nanako terkejut nama dia disebut oleh orang yang berada didepannya," Siapa kamu sebenarnya? Apa yang ingin kamu lakukan tadi terhadapku."
Eric menghela nafas perlahan dan mencoba menjelaskan situasinya." Nanako aku Eric! Kamu tadi diculik dan kebetulan penculiknya itu memiliki konflik terhadapku. Mereka semua mengancam keselamatan mu, dan aku datang untuk menyelamatkan mu."
Nanako terkejut mendengar ini," Eric? Betulkah itu kamu?"
Eric hanya mengangguk sebagai jawaban.
Eric menghela nafas dan berkata, "Nanako aku benar-benar Eric. Kamu tidak perlu takut sekarang, aku sudah mengusir semua penculik itu. Kamu aman sekarang. Adapun penampil aku sekarang, cerita nya panjang. Lain kali aku kan menceritakan nya kepadamu."
Melihat pemuda tampan didepannya adalah Eric, jelas-jelas nanako tidak percaya. Namun dia kenal dengan sifat dan suara dari Eric, dan dia menyadari kalo pemuda yang berada didepannya adalah Eric.
"Kamu serius Eric?" Tanya nanako.
Eric hanya mengangguk sebagai jawaban.
nanako bertanya dengan malu-malu." Lalu kenapa kamu tadi mencium ku? Apakah kamu ingin memanfaatkan situasi?" Tanya nanako dengan menggoda.
Eric mendengar ini sangat malu. " Tidak.. Tidak.. Tidak.. Bukan seperti apa yang kamu pikirkan nanako. Aku tidak mencium mu tadi, aku hanya memberimu nafas buatan." Eric menghela nafas lalu melanjutkan," Kamu tadi kehabisan nafas ketika penculik itu memasukkan mu kedalam bagasi mobil.
Mendengar ini muka nanako yang cantik memerah karena malu.
Nanako berkata, " Benarkah apa yang kamu katakan ini? Apakah kata-kata mu bisa dipercaya?"
Eric hanya bisa menghela nafas dan berkata, " Nanako, aku mengatakan yang sebenarnya. Aku tidak pernah berfikir untuk melakukan sesuatu terhadapmu."
__ADS_1
Nanako melihat raut serius wajah Eric membuat dirinya malu. " oke! Aku percaya kepadamu."
Pada saat nanako dipenuhi dengan rasa kekaguman terhadap Eric. Eric menyelamatkan nya dan juga memberi nya nafas buatan. Nanako tidak bisa menahan untuk tidak terfikir kan adegan berciuman sebelumnya.
"Apakah kamu baik-baik saja nanako?" Tanya Eric.
Nanako ingin bangun tapi tenaga ditubuhnya terlalu lemah karena sebelumnya ia kehabisan banyak oksigen.
Nanako berkata, "Tenagaku tidak kuat untuk berdiri! Bisakah kamu membantuku berjalan nanti? Tanya nanako dengan malu-malu.
Eric segera berkata, "Tentu saja! "Setelah mengatakan itu Eric meraih tubuh nanako dan menggendong nya.
Adegan seperti ini sebelumnya sudah dilakukan oleh mereka, ketika nanako terkilir dan Eric membawanya ke rumah sakit.
Dan sekarang adegan ini terulang kembali namun dengan waktu dan kondisi yang berbeda.
Kali ini nanako benar-benar gugup ketika Eric menggendong nya. Nanako sesekali memejamkan matanya karena malu, dia terus memperhatikan wajah tampan Eric.
Eric sama sekali tidak merasakan apapun terhadap nanako selain teman. Namun berbeda dengan nanako, saat ini dia benar-benar dipenuhi rasa kagum terhadap Eric. Bahkan saat ini, ia merasakan perasaan aneh dengan Eric.
Nanako berkata dengan malu-malu," Benarkah ini kamu Eric?" Tanya nanako sambil membelai wajah tampan Eric.
Eric merasakan kegugupan ketika nanako memandangi nya dan membelai wajahnya.
Eric memandang nanako dan berkata, " lya siapa
lagi kalo bukan aku!"
Nanako berkata dengan serius," Kamu menyelamatkan dua kali, bagaimana caraku membalas mu?" Tanya nanako.
Eric menggelengkan kepalanya lalu berkata, Kamu tidak usah terlalu sopan kepadaku, bagaimanapun kita kan seorang teman. Jadi wajar jika kita saling membantu."
Nanako tidak bisa menahan rasa kagumnya terhadap Eric,
"Eric! " Ucap nanako memanggil Eric.
Eric menurunkan wajahnya untuk melihat kearah nanako. tapi tiba-tiba nanako mendaratkan ciuman lembut dibibir Eric.
__ADS_1