Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan

Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan
Bab 55


__ADS_3

"Baiklah paman kimoshi dan paman varani, aku merasa lebih baik memanggil paman dengan Duo pedang saja." Ucap Eric.


Eric merasa benar-benar alay dan konyol, apakah harus memberikan diri julukan? Bukankah itu terlalu berlebihan? Tetapi melihat keahlian duo pedang ini tidak apa-apa jika mereka mendapatkan julukan itu. Karena mereka pantas mendapatkan nya.


"Ayok cepat! Besok kamu haru meninggalkan Jepang sebelum matahari terbit." Ucap Duo pedang dengan ekspresi serius.


Eric bingung dan berkata, " Meninggalkan Jepang? Memangnya ada masalah apa aku harus meninggalkan Jepang? Aku sudah nyaman disini dan lagi pula aku kuliah di Jepang."


Varani segera mengambil alih pembahasan," Eric! Kamu benar-benar harus meninggalkan Jepang malam ini. Jika tidak kamu dalam bahaya besar." Ucap varani dengan muka berekspresi serius.


Eric semakin bingung dengan pernyataan ini. ' Memangnya masalah apa yang paman ini bicarakan? Aku bisa kan menghadapi masalahku sendiri,' Gumam Eric dalam hatinya.


"Paman aku tidak bisa meninggalkan Jepang untuk saat ini. Menangnya masalah apa yang paman maksud?" Tanya Eric dengan kebingungan.


"Bahaya ini menyangkut hidup dan mati mu. Jika kamu lebih lama di Jepang, maka kami berdua juga tidak akan mempu menjagamu dari bahaya itu." Ucap varani dengan serius lagi.


Eric semakin bingung lagi.


Eric segera berkata, "Katakan saja dengan jujur paman! Bahaya apa yang paman maksud. Jika paman tidak memberi ku jawaban yang logis, aku tidak akan pernah meninggalkan Jepang apapun keadaannya."


Mereka berdua saling memandang dan ragu-ragu untuk menjelaskan.


"Kamu lihat ninja Jepang barusan yang melawan gangster itu kan?"


"yaa aku liat" Eric menjawab.

__ADS_1


"Para ninja itu juga akan menculik mu dan menginginkan nyawamu." Ucap varani dengan raut muka serius.


"Hah?! Menginginkan nyawaku? Bagaimana mungkin? Jelas-jelas mereka mencoba menyelamatkan ku. " Ucap Eric membantah.


Kimoshi segera angkat bicara, " Ya benar! Mereka tadi mencoba menyelamatkan mu supaya mereka bisa membawamu pergi menghadap tuan mereka dan lalu membunuhmu."


Eric semakin merasa bingung dan terkejut dengan pernyataan penolong nya. Jika orang lain yang mengatakan ini, mungkin Eric tidak akan pernah percaya, tetapi yang mengatakan ini adalah paman yang sering menyelamatkan hidup nya dari bahaya.


"Aku benar-benar bingung, para ninja ini siapa dan siapa yang menyuruh para ninja ini untuk menangkap ku? Tanya Eric dengan bingung.


Varani segera angkat bicara," Mereka adalah keluarga nina Jepang yang bekerja menerima perintah untuk mendapatkan uang, dan orang yang menyuruh mereka menangkap mu adalah paman mu." Ucap varani dengan wajah marah.


"Hah!? Pamanku?"


Eric segera bertanya dengan bingung," bagaiman mungkin itu pamanku! Aku sudah tidak memiliki keluarga lagi! "


"Kamu salah! keluarga kamu masih banyak, dan mereka semua hanya duduk dan makan enak hidup mewah, sementara kamu dibiarkan terlantar seperti itu." Ucap varani sambil menggenggam tangannya dengan kesal.


"Hah? Mereka duduk dan makan enak? Aku tidak mengerti maksud paman" Ucap Eric bingung.


Kimoshi dan varani saling memandang dan menyakinkan diri mereka untuk menjelaskan semuanya.


Varani dengan muka muram menjelaskan, " Sebenarnya! Kamu dari keluarga tersembunyi paling kaya di Jepang. Keluarga mu adalah keluarga brown.


Eric terkejut mendengar ini, sebenarnya dia juga berfikir dia mungkin memiliki keluarga. Sebab nama belakang nya dan ayahnya adalah brown dan ibunya sering dipanggil nyonya brown dulu. Tapi dia tidak pernah menyangka keluarga brown itu benar-benar ada.

__ADS_1


Eric bertanya lagi dengan bingung"Hah? Aku benar-benar masih bingung dengan penjelasan paman. Bagaimana bisa keluarga brown kan di Jepang, dan keluarga ku di jauh dari Jepang di kota Leonard. Jadi?"


Kimoshi dan varani saling memandang, Dengarkan penjelasanku dengan baik-baik!"


"Oke! Aku akan melakukannya"


Eric bersiap mendengarkan penjelasan, sebab semua pernyataan kimoshi dan varani masih membingungkan dikepala Eric.


Varani menghela nafas panjang dan mulai berbicara, "Sebenarnya ayahmu adalah anak tertua dari keluarga brown! Dia adalah orang yang paling cerdas, dia juga orang yang berhasil membawa keluarga brown mencapai kekayaannya puncaknya. Ayahmu adalah orang yang rendah hati. Mengenai kenapa kamu sampai dikota Leonard itu adalah ide ayahmu." Varani menghela nafas lalu melanjutkan." Ayahmu dulu tinggal di Jepang menangani semua bisnis keluarga sehingga membuat semua bisnis itu menjadi sukses. Dan setelah itu ayahmu menikah, dan ketika kamu dalam kandungan ibumu. Ayahmu membawa ibumu pergi dan tinggal di kota kecil Leonard. Sebenarnya, kakekmu Melarang ayahmu. Tetapi keputusan ayahmu tidak bisa di patahkan oleh siapapun." Eric sangat serius mendengarkan, "lalu paman?


"Ayahmu masih keras kepala untuk tinggal di kota kecil mengajak ibu saat kamu masih dalam kandungan. Tujuan ayahmu tinggal di kota kecil adalah untuk melihatmu tumbuh hidup miskin bersama mereka. Ayahmu ingin mengajarkan kamu hidup sederhana sehingga dia mau tinggal di kota Leonard. Tetapi siapa sangka keluarga mu mengalami kecelakaan waktu itu. Dan kamulah salah satu orang yang selamat itu." Ucap varani dengan berlinang air mata.


Eric ketika mendengar ini mau tak mau terus meneteskan air mata nya. la ingat persib kejadian yang menimpa keluarga kecilnya waktu itu.


"Aku berfirasat kalo kecelakaan keluarga mu itu dibuat oleh seseorang yang ingin menghabisi keluarga kecilmu. Tetapi untung saja kamu selamat." Varani berhenti sejenak lalu melanjutkan lagi. "Aku dan kimoshi dulu adalah pengawal setia ayahmu di keluarga brown. Tetapi setelah ayahmu meninggal kami tidak ingin kembali ke keluarga brown walaupun mereka terus membujuk kami. Kami hanya setiap kepada ayahmu untuk membalas jasanya."


"Menurut pendapat ku! Ada orang yang sengaja menghabisi keluarga kecilmu. Kamu terus terusan dicari banyak orang ketika kamu satu satunya orang yang selama dari insiden itu. Tetapi aku dan kimoshi berhasil membawamu pergi jauh dan membawamu ke panti asuhan. Kami berusaha mengganti dan menyembunyikan identitas mu di panti asuhan itu. Karena pada saat itu masih banyak orang yang mencari mu, entah mereka mau nyawamu atau menyelamatkan mu."


Air mata Eric tak henti mengalir seperti hujan. Kejadian kecelakaan itu merenggut kebahagian keluarga kecilnya. Meskipun keluarganya dulu miskin tetapi keluarga Eric pada saat ia kecil benar-benar bahagia. Namun kebahagiaan itu tak bertahan lama ketika keluarga nya mengalami kecelakaan.


Apalagi setelah mendengar bahwa kematian keluarga adalah pembunuhan yang disengaja, ini membuat sangat marah dan air matanya tak henti turun sambil menahan amarah. "Lalu siapa orang yang mengutus paman untuk mulai melindungi ku? Sebelumnya ketika aku di panti asuhan paman tidak pernah muncul." Eric bertanya.


Varani berkata, "Memang kami sudah jauh dari kehidupan mu. Tetapi kakek mu mengabari kami dan menyuruh kami menjagamu."


Eric terkejut ketika dia menyebut nama kakek," Kakek? Jadi kakekku masih hidup? Bagaimana dia tau aku masih hidup? Katanya hanya paman berdua yang tau?"

__ADS_1


__ADS_2