Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan

Perjalanan Seorang Pemuda Miskin Menuju Kesuksesan
Bab 50


__ADS_3

Eric gemetar ketika dicium oleh nanako.


"Maaf Eric," Gumam nanako.


Eric tidak merespon dikarenakan dia benar-benar dibuat malu dan tidak berdaya oleh nanako. Bagaimanapun nanako adalah gadis yang cantik dan anggun. Memiliki kulit putih sebening susu, mempunyai wajah anggun Jepang yang bisa membuat laki-laki tak berdaya melihatnya.


"Eric! Itu adalah ciuman pertamaku untuk laki-laki!" Ucap nanako dengan wajah memerah.


Eric segera berkata, "Mengapa kamu melakukan itu kepadaku?" Tanya Eric bisik-bisik.


Nanako menjawab dan berkata, "Maaf Eric! Tapi aku seolah-olah ingin melakukannya tadi! Maaf!"


Melihat wajah nanako yang memerah akibat malu, Eric tidak bisa menahan diri untuk memandang nanako. Dia memalingkan wajahnya dari pandangan nanako.


"Lupakan!" Gumam Eric.


Eric terus berjalan menggendong tubuh nanako yang lemas. Tiba-tiba datang mobil BMW berwarna hitam dan berhenti didepan mereka.


Keluar seorang wanita dari mobil itu yang tak lain adalah jiso.


"Jiso! " Gumam nanako yang masih dalam gendongan Eric.


Jiso segera menuju nanako dan berkata, "Oh nanako! Siapa ada apa dengan kamu? Aku dengar kamu dalam keadaan pingsan bersama eric."


Nanako dan Eric yang mendengar ini mau tak mau menjadi bingung. 'bagaimana jiso tahu kalo aku dan nanako sedang pingsan?' tanya Eric dalam hati.


Nanako segera berkata, " Siapa yang memberitahumu kalo aku dan Eric sedang pingsan? Tanya nanako.


Jiso segera berkata, " Bukankah kamu yang mengirim pesan di WeChat kepadaku sebelumnya?" Tanya jiso.


Nanako benar-benar bingung apa yang dikatakan jiso. Tetapi Eric sudah tau siapa yang melakukan itu. Tebakannya sudah positif kalo naruto lah yang melakukan itu semua..


Eric sama sekali tidak ingin memberitahu insiden ini kepada nanako. Bagaimanapun nanako dan naruto dulunya adalah teman sekelas, jadi bagaimana jika nanako mengetahui naruto yang melakukan semua ini. Bukankah pertemanan mereka akan rusak?


"Lupakan! Sekarang nanako sudah aman! Ucap Eric memecah kesunyian.


Jiso baru menyadari kalo ada seorang pemuda tampan yang menggendong nanako. " Siapa pemuda yang menggendong mu itu nanako? Mengapa dia berani menyentuh mu?" Seru jiso dengan heran.

__ADS_1


Selama jiso mengenal nanako, nanako tidak pernah memberikan pria manapun untuk menyentuh tubuhnya. Tapi sekarang bukan hanya menyentuhnya tetapi menggendong nya.


Nanako dengan bersemangat berkata, " Eric! Apakah kamu tidak mengenali dia?" Seru nanako dengan gembira.


Nanako sangat bersemangat kali ini memperkenalkan Eric lagi kepada jiso.


Jiso yang mendengar kalo nanako mengatakan itu adalah Eric mau tak mau bingung. 'Eric? Bagaimana mungkin dia Eric? Bukankah laki-laki di depanku terlalu sempurna? ' jiso bertanya-tanya dalam hatinya.


"Eric? Nanako. Apakah ini alasan kamu menerima Eric sebagai teman? Apakah kamu menyembunyikan penampilan Eric dariku?" Seru jiso bertanya.


Nanako segara berkata, "Oh jiso!! Kamu terlalu mengkhawatirkan masalah orang lain. Aku tidak pernah menyembunyikan sesuatu darimu. Aku juga pertama kalinya hari ini melihat Eric seperti ini. "


Jiso terkejut mendengar perkataan nanako," Benarkah?"


Nanako hanya mengangguk sebagai jawaban.


Nanako saat ini benar-benar tidak senang dengan kehadiran jíso. Nanako merasa jiso telah merusak suasana kesenangannya bersama Eric.


Kali ini pandangan jiso terhadap Eric berubah sebilan puluh persen. Dia tidak menganggap Eric sebagai orang rendahan atau semacamnya saat melihatnya sekarang.


Sekarang dia menyadari alasan nanako mau dekat dengan Eric.


Jiso berfikir kalo Eric adalah akan dari keluarga kaya yang akan rela berpura-pura miskin untuk mendekati seorang gadis. Ini hanya sering terjadi didalam film dan novel.


Nanako juga memandang wajah Eric untuk menunggu jawaban.


Eric dengan dingin berkata, " Kalian terlalu sering membaca novel. Bagaimana bisa aku melakukan itu. Sudah lupakan hal konyol seperti itu.


"Ya! lupakan saja jiso! Kamu terlalu banyak bicara. Aku kan sudah mengatakan jangan terlalu banyak bicara ketika bersama eric." Ucap nanako dengan nada kesal.


Bagaimanapun jiso sudah mengganggunya bersama eric.


Eric berkata untuk memecah kesunyian," Ayo cepat bawa nanako ke rumah sakit."


Kata-kata segera memecah kesunyian. Jiso segera membuka pintu kau Eric memasukkan nanako di kursi belakang."


"Eric apakah kamu tidak ikut bersama kami?" Tanya nanako.

__ADS_1


Eric segera berkata, " Seperti tidak! Aku akan pulang naik taksi saja."


Tiba-tiba masuk sebuah pesan WeChat dari Lyra. ; [ Eric! Naruto habis dipukuli oleh seseorang, bisakah kamu menemaniku di rumah sakit untuk mengunjunginya? Tapi aku sudah berada di rumah sakit sekarang. Aku dirumah sakit yang tak jauh dari Universitas mu]. Diakhir dengan emot love-love.


Eric membalas; [oke! Aku akan segera kesana dalam beberapa menit].


Setelah membaca pesan singkat tersebut, mau tak mau dia harus menerima ajakan nanako pergi ke rumah sakit.


"Eric! Bagaimana jika sesuatu kepada kami? Apakah sulit bagimu menemani kami ke rumah sakit?" Seru nanako dengan cemberut.


Eric menghela nafas dan berkata, " Ya baiklah! Aku akan menemani mu untuk pergi ke rumah sakit."


Mendengar ini nanako sangat gembira, bagaimanapun dia masih ingin bersama Eric. ' lebih bagus lagi jika Eric membawaku ke rumah sakit dengan cara menggendong ku sepanjang jalan. Tapi jiso ini merusak itu' ucap nanako dalam hati dengan kesal.


 


Lyra dan neneknya berlarian untuk melihat keadaan Naruto.


Naruto terkapar di bangsal rumah sakit karena kejadian yang ia rencanakan sendiri tadi.


Lyra dan nenek hanya melihat pemuda berusia sekitar 20 tahun terkapar diatas bangsal yang tak sadarkan diri yang tak lain adalah naruto.


Kedua kaki naruto sudah diperban karena mengalami cedera yang serius. Beberapa luka juga masih terlihat jelas diwajahnya, beberapa bagian wajah nya masih bengkak akibat kejadian sebelumnya.


Lyra dan nenek terkejut melihat keadaan naruto. Sebenarnya nenek dia tau kalo naruto masuk kedalam anak gangster. Tapi selama naruto masuk, dia tidak pernah cedera atau luka seperti ini, oleh karena itu neneknya tidak menentang kemauan naruto.


Setelah beberapa saat, naruto bangun dari sadar setelah mendengar tangisan neneknya.


Melihat naruto yang membuka dan tersadar neneknya segera memeluk dan menanyakan keadaannya.


Bagaimana pun naruto telah tinggal lama bersama neneknya. Orang tua Naruto tinggal di Amerika untuk mengoperasikan perusahaan keluarga mereka, dan naruto tinggal di Jepang bersama nenek.


Melihat keadaan naruto yang separah ini mau tak mau neneknya khawatir luar biasa.


Dalam perjalanan ke rumah sakit Eric menerima pesan WeChat dari Lyra [ aku di ruang inap 36.Naruto cedera parah kata dokter. Cepat kesini ya] diakhiri dengan emot love.


Melihat Eric yang sibuk dengan ponselnya dan tersenyum sendiri membuat nanako merasa cemburu. Nanako sangat ingin bertanya tentang Lyra kepada Eric, tetapi ia enggan melakukan itu. Dia sama sekali tidak mempunyai keberanian seperti menanyakan masalah pribadi orang.

__ADS_1


Meskipun Eric telah menolong dan terjadi beberapa kejadian Nanako, dia masih menganggapnya sebagai temannya. Dia adalah pria yang lugu terhadap perasaan wanita, Eric sama sekali tidak menganggap serius adegan berciuman sebelumnya. Yang dia tau jika itu bersama Lyra maka akan lebih sempurna.


__ADS_2