
Tetapi dia terhenti oleh kehadiran Elena. Elena dengan berani maju didepan Eric untuk mencegah bodyguard itu menyerang.
"Tunggu! Tuan, kita bisa membicarakan masalah ini dengan baik-baik," Ucap Elena.
Setelah Elena mengatakan itu, tiba-tiba pintu kamar pribadi itu terbuka, datang seorang lelaki paruh baya masuk yang tak alain adalah ayah Elena.
Melihat ayahnya datang, Elena sangat terkejut, sebab Elena tidak pernah memberitahu keberadaan nya bersama Eric kepada ayahnya.
Ketika Burhan baru tiba, dia langsung ingin bersujud didepan fedrin "Tuan! Tuan... Mari kita bicarakan baik-baik. Jangan melakukan apapun terhadap putriku"
Fedrin ingin menjawab Burhan, tetapi xzuang kakaknya mencegahnya," Biar aku yang berurusan dengan burhan, dia bagianku, kamu bisa bermain dengan pemuda itu."
Fedrin mengangguk.
Xzuang buru-buru bertanya, "Tuan burhan, ku rasa kita sangat memiliki hubungan baik sebelumnya. Tetapi putri anda membuat masalah, dia dan pemuda itu memukuli anakku, jadi bagaimana caraku menyelesaikan masalah ini?"
Burhan buru-buru memohon, "Tuan Elliot, mohon maafkan aku karena tidak bisa menjaga putriku. Aku akan mengawasi dia lebih ketat lagi nanti. Jadi bermurah hatilah untuk membebaskan putriku,"
Xzuang memandang Burhan dan berkata, " Oke! Berhubung anda masih menjadi walikota dan anda juga telah menjadi teman baikku selama akhir-akhir ini, aku akan melepaskan putri anda. Bagaimanapun, Elena akan menjadi menantuku juga nanti."
Mendengar ini, burhan menjadi sangat lega dan senang," Terima kasih kemurahan hatimu tuan Elliot, aku akan mengingat kebaikan anda!"
Elliot mengangguk sebagai jawaban.
"Tuan! Bisakah saya juga membawa pemuda ini pulang?" Tanya burhan.
Elliot buru-buru berkata, "Maaf burhan, aku sudah memberimu keringanan dengan menyelamatkan nyawa putrimu, dan kamu memaksa menyelamatkan nyawa pemuda ini. Jika kamu mau, kamu bisa menukar keselamatan putrimu dengan pemuda ini,"
Mendengar ini burhan sangat tegang, dihadapkan dengan dua pilihan yang sulit. Walaupun dia sangat marah kepada Eric yang sangat bodoh dan ceroboh dalam menangani masalah dan menyeret putrinya juga, tetapi bagaimanapun Eric masih tetep utusan Jeremiah. Dia sangat menghormati sosok Jeremiah, jadi dia tidak berani meninggalkan Eric disini.
"Tuan! Kamu bisa menyebutkan jumlah uang, untuk aku menebus pemuda ini. Aku pasti akan memenuhi permintaanmu itu selama aku mampu!" Ucap burhan memohon.
__ADS_1
Fedrin mengerutkan alisnya mendengar pernyataan burhan, fedrin menjawab dingin, "Ini bukan tentang uang lagi. Dia menyakiti keponakan ku, dan dia juga berani mengatai ku binatang. Bagaimana aku bisa dianggap sebagai pemimpin black kobra jika aku melepaskan dia. Dimana harga diriku jika melepaskan pemuda ini? " Fedrin menghela nafas lalu melanjutkan," Cepat bawa putrimu pergi sebelum aku berubah pikiran! "
Burhan sekarang menyadari fedrin pasti tidak akan setuju melepaskan Eric dilihat dari permasalahan nya. Dan Burhan juga takut dengan kata-kata fedrin tadi mengancam keselamatan putrinya jika dia berlama-lama.
Ketika Elena mendengar ini, dia tahu ayahnya pasti sudah menyerah kepada fedrin untuk membebaskan Eric, lalu Elena berkata tanpa ragu-ragu, "ayah bisa pergi sendiri jika ayah ingin pergi. Aku disini akan menemani Eric."
Burhan tercengang ketika mendengar kata-kata Elena.
Dia dengan cemberut bertanya, "apakah kamu gila?Apakah kamu tidak tahu kalo kamu akan mati jika tetap disini?"
"Aku tidak peduli" Elena berkata dengan tegas, "Aku ingin tetap bersama Eric terlepas apapun yang terjadi,"
Burhan menjadi cemas dan berkata, "Elena! Ini bukan saat kamu untuk setia, selama satu orang bisa pergi dengan selamat, itu akan lebih baik jika kalian mati berdua,"
Mata Elena tegas dan berkata tanpa ragu-ragu "ayah tidak perlu membujuk ku. Ayah bisa pergi sendiri, "
Burhan menggerakkan giginya dan berkata dengan marah, "Apakah kamu tidak waras? Kamu akan mati sia-sia jika terus tetap tinggal disini."
Elena berkata dengan dingin," Aku sudah mengatakan bahwa aku tidak peduli! Aku hanya ingin tinggal bersama Eric! "
"Aku tidak mau pergi," Elena menjadi cemas, dia tanpa sadar meraih tangan Eric sebagai pondasi supaya ayahnya tidak bisa menariknya pergi, dua garis air mata mengalir dipipi Elena.
Eric tidak tahan melihat Elena seperti ini, jadi Eric buru-buru berkata, "Elena, kamu tidak perlu menghawatirkan ku, pulanglah dengan ayahmu. Ini hanya masalah kecil dan aku mungkin bisa menangani masalah ini. "
Elena beranggapan kalo Eric membujuknya juga untuk pergi, jadi Elena tiba-tiba terisak menangis dan berkata, " Aku tidak mau pergi... Aku ingin bersamamu,"
Bagi Elena, dia tidak bisa meninggalkan Eric, Elena tidak tahu alasannya, apakah itu karena cinta atau karena alasan lain. Lagi pula, Eric ikut terlibat kedalam masalah ini karena dia. Jadi bagaimana bisa Elena meninggalkan Eric dalam keadaan seperti ini?
Elena tanpa sadar telah mengembangkan jenis emosi yang berbeda untuk Eric, emosi seperti ini belum pernah ia rasakan Sebelumnya.
Elena tidak menyadari adanya emosi ini. Pada saat ini, dia hanya ingin tinggal disisi Eric dan itu saja.
__ADS_1
Eric sangat tersentuh dengan sikap Elena yang menolak untuk pergi dan diam bersamanya disini.
Burhan tidak sabar lagi, dia berteriak keras," Sialan! Apakah kalian bermain drama di depanku?"
Fedrin buru-buru masuk ikut berbicara, "Oh Burhan! Sepertinya Elena akan bernasib sama seperti ibunya, dia akan merasakan keganasan pusaka ku haaaaa," Fedrin tertawa dengan penuh kemenangan.
Burhan yang mendengar ini menjadi pucat karena ketakutan, dia takut peristiwa istrinya akan terulang kembali dengan putrinya.
Mendengar fedrin berbicara berlebihan hingga membuat Elena menangis, Eric tak mau tinggal diam, Jaga mulutmu binatang saat berbicara dengan seorang perempuan, apakah Ibumu tidak pernah mengajarimu sopan santun?"
"B4jingan," Fedrin memberi isyarat kepada bodyguard nya yang jago dalam beda diri, "bunuh anak itu untuk ku, bawakan aku lidah busuknya itu,"
Bodyguard berbadan besar itu maju ke depan Eric.
Eric menarik tubuh Elena kebelakang," Elena tetap di belakang ku, dan tutup mata mu!"
Elena hanya menganggu sebagai jawaban.
Bodyguard itu memandang Eric dan berkata dengan dingin, "Nak, aku mendengar dari Arga kalo kamu memiliki kemampuan untuk bertarung. Kemarilah dan biarkan aku belajar darimu."
Eric berkata dengan dingin, "Maaf! Aku tidak menerima murid g•bl•k seperti mu."
"Sialan" Bodyguard itu meraung keras dan berlari dengan cepat berusaha memukul Eric.
Eric langsung merespon nya. Dia ingin menakuti semua orang yang ada disini dengan kekuatan, dia akan menakuti mereka lewat pertarungannya dengan bodyguard ini.
Eric menggunakan seluruh reiki dalam tubuhnya, mengumpulkan sebagian besar tenaga dalam ditangannya dan siap memukul bodyguard itu.
Eric melesat seperti angin. Sebelum bodyguard itu sampai ke depan Eric, Eric lebih dulu sampai didepannya, lalu dengan reiki dan tenaga yang dia kumpulkan tadi, Eric langsung meninju bagian leher bodyguard itu.
Kejadian selanjutnya adalah, bodyguard itu langsung terlempar dan terhuyung-huyung kebelakang dan menabrak beberapa orang.
__ADS_1
Semua orang terkejut melihat perubahan peristiwa. Adapun bodyguard itu setelah menerima satu pukulan dari Eric, dia langsung mati.
Tidak ada tanda-tanda kehidupan lagi di dalam diri bodyguard itu.