
Setelah menunggu beberapa jam, akhirnya vidio grafernya dan editor visual datang. Tanpa lama-lama mereka melangsungkan rencana itu tanpa menunda waktu sedikit pun.
Eric dijadikan peran utama dalam vidio itu, sebab Eric lah yang terbunuh dalam tokoh utama vidio itu.
Tak lama waktu pembuatan hingga mereka bisa menyelesaikan vido vissul pembunuhan palsu Eric..
Vidio ini benar-benar terlihat nyata, didalam vidio Eric ditembak membabi buta. Mengeluarkan banyak darah di kepalanya. hingga sepertinya kepala Eric terpenggal dalam vidio itu.
Semua orang yang akan melihat vidio itu pasti akan benar-benar mempercayainya. Sebab tak ada sedikit pun bekas editing effect visual dalam vidio itu.
Hasil vidio ini pembunuhan Eric yang dibuat sangat memuaskan. Dalam vidio Eric terbunuh dengan tragis, ditembak dan kepala Eric dipotong. Setiap orang yang melihat vidio ini pasti akan merasa sangat ngeri.
"Kapan saatnya vidio ini disebarkan didalam situs?" Tanya Eric.
Varani buru-buru berkata, "Secepatnya! Supaya kita dengan cepat menghindari bahaya. Setelah masalah ini selesai, kita akan tenang sampai tujuan!"
Eric hanya menganggukkan kepalanya.
Eric buru-buru bertanya, "Paman! Apakah aku boleh memberi tahu seseorang nanti kalo aku belum mati dan itu hanyalah kematian palsu. Apakah boleh?"
Varani buru-buru melambaikan tangannya," Tidak boleh. Tidak boleh sama sekali, bahkan kakek mu pun tidak boleh mengetahui kematian palsu mu ini nanti." Varani menggelengkan kepalanya lalu melanjutkan," Jika seseorang mengetahui kamu masih hidup dan jika sampai ke telinga paman mu, maka dia akan semakin gila ingin membunuhmu. Untuk saat ini jangan memberitahu siapa pun tentang hal ini, termasuk teman mu."
Mendengar ini Eric benar-benar khawatir jika Lyra melihat vidio ini dan berfikir kalo ia sudah meninggal. Dan Eric takut jika Lyra menganggapnya meninggal dan meninggalkannya untuk laki-laki lain. Ini yang benar-benar Eric takuti saat ini. Tapi mendengar penjelasan varani tadi, Eric tidak bisa berbuat apa-apa selain menurut. Bagaimanapun ini demi keselamatan hidupnya.
"Kismoshi! Silahkan upload video nya di situs itu. Dan suruh mereke mentransfer semua uang imbalannya." Ucap varani.
Kismoshi mengangguk sebagai tanggapan, membuka laptop dan langsung mengupload vidio itu di situs pembunuh sebagai penebus hadiah uang 300 juta dolar.
__ADS_1
Vidio sudah terkonfirmasi terkirim, tinggal menunggu peninjauan untuk mengklaim hadiah 300 juta usd dolar itu.
Berita tentang pembunuhan telah berhasil, menghebohkan situs itu. Bagaimanapun mereka semua sangat antusias mengerjakan misi itu, tetapi misi itu telah berhasil diselesaikan oleh seseorang. Ini membuat mereka patah semangat dan kecewa.
"Tuan! Pembunuhan Eric sudah terkonfirmasi berhasil! tuan bisa lihat videonya." Ucap seorang bodyguard pribadi cole brown.
Cole memutar vidio itu berkali kali untuk memastikan kebenarannya dan keasliannya. Setelah menonton nya cole tertawa dengan penuh kemenangan. 'Akhirnya aku sudah berkuasa penuh atas keluarga ini. Sudah lama aku mencari kabarmu nak, tak lain hanya untuk menyingkirkan mu, ' ucap cole bahagia dalam hatinya.
Tiba-tiba datang kakek yuzly yang tak lain adalah kakek Eric masuk menerobos keruangan cole. Yuzly juga telah menyaksikan vidio pembunuhan tragis Eric tersebut.
Yuzly masuk dengan mata memerah, tubuhnya yang tua penuh amarah dan bergetar.
Yuzly buru-buru masuk dan berkata dengan nada marah, "Cole! Aku tidak pernah menyangka kamu begitu tega dengan keponakan mu sendiri. Apa sebenarnya tujuanmu Membunuhnya."
Cole mendengar ini sudah tau apa yang ayahnya katakan, awalnya dia terus berpura-pura tidak menyakiti Eric supaya yuzly tidak memberi tahu Eric tentang ini. Tujuan dia yang tak lain adalah menyingkirkan Eric.
Cole buru-buru berkata dengan penuh kemenangan, "Memangnya kenapa jika aku membunuhnya, dia sudah terlanjur mati jadi apa yang perlu disesali lagi." Ucap Cole dengan penuh kemenangan.
Dia sudah sangat senang saat ini, karena semua aset keluarga brown akan ia kuasai. Dia tidak perlu khawatir tentang pembunuhan Eric pasti aman dari polisi. Bagaimanapun data pribadi yang menawarkan uang untuk membunuh seseorang sangat di rahasiakan oleh pihak perusahaan tersebut.
Yuzly mendengar pengakuan Cole dengan jujur sambil bahagia membuat dirinya marah tak bisa tertahankan. Namun dia tidak punya kuasa lagi di keluarga ini.
Yuzly menunjuk kearah Cole, "Kau!. ;!! " Dia tidak sempat mengatakan apapun dan akhirnya pingsan tak sadarkan diri.
Hati kakek yuzly benar-benar merasa tercabik-cabik setelah menonton vidio pembunuh brutal Eric tadi. Bagaimanapun, dia menghabiskan waktu belasan tahun untuk. Mencari keberadaan Eric. Dan setelah keberadaan Eric ditemukan, tak lama dari itu Eric benar-benar sudah terbunuh. Apalagi pelaku pembunuhan nya adalah pamannya sendiri. Ini membuat hati yuzly benar-benar hancur.
Melihat ayahnya pingsan tak sadarkan diri, Cole benar-benar tidak terpengaruh dengan kebahagiaan nya. Dia benar-benar sudah dibutakan dengan kekayaan dan kekuasaan.
__ADS_1
Dia buru-buru memanggil bodyguard untuk mengurusi ayahnya, " Albert, panggil dokter, bawa dia keruang isolasi kesehatan. Biarkan dia menenangkan hatinya atas kematian cucunya. "Cole tertawa lalu melanjutkan," Malam ini kita akan mengadakan pesta besar atas kematian keponakanku yang tercinta." Cole mengelus janggutnya dan tersenyum bahagia.
---
Lyra dan nanako saat ini sedang berbincang dan sesekali membicarakan tentang Eric. Nanako belum pulang karena dia ingin lebih dekat berteman dengan Lyra. Jadi dia diam di sana untuk mengobrol dan menyesuaikan diri dengan Lyra.
Di tengah saat-saat mereka asik berbicara, tiba-tiba Naruto berteriak menyebut nama Eric lagi.
Ini memancing perhatian Lyra dan nanako, mereka langsung menuju ruang tamu untuk melihat keadaan mengapa Naruto tiba-tiba berteriak nama Eric lagi.
"Apa yang terjadi dengan Eric lagi?" Tanya Lyra.
Nanako juga buru-buru berkata, "Ya ayo cepat katakan, apa yang terjadi, "
Naruto tak mengatakan apapun, dia langsung menyerahkan ponsel miliknya dengan tangan terus menerus gemetar.
Melihat ekspresi Naruto yang ketakutan membuat Lyra dan A nanako semakin penasaran dengan permasalahannya saat ini.
Mereka berdua mengambil ponsel itu. Membuka layar ponsel dan melihat vidio.
Lyra dan nanako memutar vidio itu dan menontonnya dengan cermat. Tangan Lyra gemetar menonton vidio itu, dia melihat eric yang ditembak dan kepala eric dipenggal membuat Lyra dan nanako seperti tersambar petir ketakutan.
Lyra langsung melemparkan ponsel Naruto ke lantai dengan keras.
"Tidak.. Tidak... Ini semua hanyalah editan itu bukan eric, itu bukan dia." Lyra menangis tidak percaya dengan yang dilihatnya.
Dia serasa ingin gila melihat eric yang mati terbunuh dengan tragis dalam vidio itu. Lyra benar-benar tidak bisa mengendalikan dirinya hingga membuat nya pingsan tak sadarkan diri.
__ADS_1