
Waktu tempo 1 hari lagi untuk Gibran menemukan perempuan yang ingin Gibran temukan sebagai calon istrinya . Irfan sahabat Gibran selalu memberikan dukungan supaya Gibran cepat mendapatkan wanita yang ia inginkan .
shopia mencoba menghubungi Irfan sahabat Gibran, Shopia ingin bertemu dengan Gibran lewat Irfan, karena Shopia sendiri tidak mengetahui Gibran berkerja dimana dan tempat tinggalnya pun Shopia tidak mengetahui . selama Meraka berhubungan memang Gibran tidak pernah membawa Shopia kerumahnya, ataupun kekantor .
Namun orang tua Gibran mengetahui hubungan Gibran dan Shopia sebelumnya seperti apa , sebab Gibran sering mengundang Shopia untuk makan malam diluar bersama keluarga besar Gibran .
"Hey fan apa kabar Lo ?" dibalik ponsel Shopia .
"Hey Lo shop kirain siapa yang nelpon gua siang-siang gini Alhamdulillah gua baik gimana kabar Lo ? ".
"Gua baik juga kok, oh ya fan cuma ngasih kabar bahwa gua udah di Indonesia , aku udah kembali " .
"Ha Lo udah di Indonesia kapan ?"
" Kemarin fan , oh ya kita makan siang bareng ya , sekalian kamu Bawak Gibran gua mau mintak maaf sama dia soal beberapa tahun kemarin. Kita udah lama ngak ketemu please mau ya makan siang dan aku mohon kamu bisa Bawak Gibran ".
" insyaAllah ya Pia gua Bawak Gibran, takutnya dia sibuk dengan pekerjaannya " .
" Nanti ketemu dimana ?"
" di cafe tempat biasa".
Irfan segera menghubungi sahabatnya Gibran
" Assalamualaikum, bro Ikut gau makan siang donk, sekalian gua mau kasih kamu kejutan"
"Waalaikumsalam" kejutan apa fan kok tumben kamu mau ngasih gua kejutan" Gibran tertawa mendengar sahabatnya akan memberikan ia sebuah kejutan . " makan dimana ?"
" Di cafe tempat kita biasa nongkrong "
" Iya bentar lagi Gue ke sana ".
Irfan, Shopia, dan Gibran menuju cafe dimana cafe itu juga pertama ia bertemu dengan Nadia . Gibran selama menyetir mobil ia memikirkan kejutan apa yang Irfan berikan kepadanya !
" apa ya yang Irfan rencanakan ?"
" udah ah liat aja nanti, gua ngak sabar ni kejutan apa yang ia berikan ke gue "
Shopia lebih awal datang ke cafe dari pada Irfan dan Gibran . Irfan pun menyusul kedatangannya tak lama dari Shopia .
__ADS_1
" Hey fan gua disini " Shopia duduk dipojok sebelah kanan cafe tempat favorit mereka ketika mereka sedang ngobrol atau tempat Gibran dan Shopia menghabiskan waktu bersama sebagai seorang kekasih.
" Hey Shopia, tambah cantik aja kamu ". Irfan menghampiri Shopia merek saling berjabat tangan shopia pun mempersilahkan Irfan duduk di hadapannya.
" Duduk fan, oh ya mana Gibran ngak barengan apa ?"
"ngak bentar lagi dia sampai kok "
" Iya kita pesan makan dulu ya , sambil nunggu Gibran datang, gua udah lapar ni " ucap Gibran sambil memegang perutnya.
" iya deh gua juga udah lapar " .
akhirnya Meraka memesan makanan dan minuman, mereka saling menanyakan kabar dan Shopia tak henti-hentinya menanyakan tentang Gibran kepada Irfan . Irfan menyampaikan bahwa Gibran lagi mencari perempuan untuk menjadi calon pasangan hidupnya .
" Oh ya Tau ngak Gibran sekarang lagi mencari pasangan yang cocok untuk jadi istrinya kalau ngak betemu terpaksa ia dijodohkan dengan guru privat Rafa adiknya "
"What , apa kamu ucapakan tadi ngak salah benar fan ?" shopia memberikan ekspresi wajah Kagetnya kepada Irfan .
" Jadi selama ini dia ngak pernah mencari wanita lain, setah kami memutuskan hubungan 4 tahun yang lalu ?"
"Iya , gue udah sering kenalin teman wanita gue sama dia tapi dianya ngak pernah mau lirik tu ".
" Kok Gibran belum datang sih? keburu abis ni makanan dia belum datang" .
Nadia Dan Mbak Ratna pulang lebih awal karna jam mengajar sudah habis dan pada saat itu juga Nadia tidak kerja mengajar ngaji dirumah Rafa. Jadi Nadia sedikit meluangkan waktunya untuk ngobrol dengan mbak Ratna , karna mbak Ratna sudah Nadia dan Rati anggap sebagai kakak perempuan bagi Meraka .
"Mbak kita makan di cafe yuk, cafe mana Dek ?"
"Ada deh nanti Bawak mbak ke sana , cafenya itu bagus mbak suasananya bikin kita nyaman hehehe ". Nadia senyum senyum dengan ucapannya sendiri.
"Tapi Nadia ikut mbak ya, karna motor Nadia kasih sama Rati kasihan dia nanti mau ikut temannya jika motor aku yang Bawak ".
"Iya, tapi Gimana kamu pulangnya, emm nanti aku telepon Rati atau ayah untuk jemput Nadia disana atau Nadia naik ojek aja ngak apa-apa ".
" Ya udah, kalau gitu mau mu mbak nurut deh " .
Gibran tiba di cafe dimana Irfan dan shopia telah menunggunya . Gibran mencari keberadaan Irfan di dalam cafe akhirnya iapun menemukan Irfan dengan seseorang yang duduk didepannya. " kok Irfan sama perempuan, kok dia ngak ngasih tau gue kalau dia mau Bawak pacarnya "
Akhirnya Gibran menuju meja makan dimana irfan berada . " Fan "
__ADS_1
" Irfan dan Shopia melihat sumber suara yang Meraka dengar "Gibran " secara bersamaan .
Gibran hanya terdiam melihat siapa yang ada dihadapannya. Ia hanya menyebut nama " Shopia " .
Shopia pun menjawab " iya Gibran ini gua, Shopia , Shopia menghampiri Gibran di mana Gibran masih berdiri di samping Irfan .
" Gibran gue kagen sama kamu " Shopia langsung memeluk Gibran. Gibran hanya mematung tidak bisa menjawab, ia teringat apa yang terjadi 4 tahun yang lalu dimana Shopia mengkhianatinya dan meninggalkannya begitu saja demi laki-laki ia pilihnya dan kerjaanya sebagai model .
Gibran sadar dengan lamunannya akhirnya Gibran mendorong Shopia sehingga Shopia tersandung dengan seseorang akhirnya seseorang itupun ikut terjatuh dengannya .
" Ya Allah mbak Kok bisa jatuh, Hati-hati mbak" ucapnya , siapa seseorang itu ia adalah Nadia Ahmad orang yang akan dijodohkan oleh mama Gibran sebagai istrinya.
"Hey mbak gue jatuh juga bukan karna kecerobohan saya sendiri karna orang lain"
Nadia terbangun dari jatuhnya di bantu oleh mbak Ratna .
" makasih ya mbak udah bantu " ucapnya kepada Ratna. Nadia langsung membalikan posisi badan untuk membersihkan pakaian yang ia gunakan karna sedikit kotor oleh kejadian yang tidak Nadia inginkan.
" iya "
"Ingat Shopia jangan pernah kamu bermimpi untuk ketemu dengan gue lagi dan aku tidak ingin melihat mu "
" tapi kan kamu masih mencintai ku buktinya sampai sekarang kamu belum menemukan pasangan untuk kamu jadikan istri ".
" Lo ngak usah urusin urusan saya Shopia, Karan aku tidak mau ada urusan kamu lagi, gua benci perempuan yang tak tau diri dan perempuan murahan seperti mu " dengan lantangnya Gibran sehingga semua orang di cafe tersebut melihat ke arah sumber suara tersebut .
Nadia dan Ratna pun ikut menoleh dan secara tidak sengaja langsung menyebut nama " Pak Gibran " secara bersamaan .
Gibran melihat siapa yang menyebut namanya " Nadia " ucapnya .
"Aku akan jelasin dengan mu Gibran, aku masih sayang dengan kamu Gibran . aku mau jadi calon istri mu , aku akan perbaiki semua kesalahan yang pernah aku buat dulu . Shopia menangis dan sambil merayu kepada Gibran supaya Gibran akan memaafkan kesalahannya .
"Ingat Shopia aku tidak akan menjadikan mu istri meski bagaimanapun keadaanya , Oh ya Asal kamu tau aku sudah memiliki calon istri yang lebih baik dari kamu lebih pintar dan berakhlak dari kamu ".
" Siapa , guru ngaji Rafa yang kampungan itu, hah yang hanya kerja sebagai guru di sekolah kamu "
Nadia hanya diam mendengar pembicaraan Meraka, Nadia tau siapa yang Shopia sebut itu adalah dirinya .
"udah lah Gibran shopia malu tau diliatin orang-orang disini mending kita cari tempat lain untuk selesai masalah ini ". Sambil menenangkan Gibran dan Irfan sedikit menepuk pundak Gibran agar Gibran sedikit menenangkan emosi Gibran yang telah memuncak .
__ADS_1