Perjodohan Yang Tak Disangka

Perjodohan Yang Tak Disangka
Tips Menggoda Suami


__ADS_3

Setelah kejadian Kemarin Nadia selalu memilih diam ketika berhadapan dengan Gibran walaupun dalam keadaan melayani kebiasaan Gibran Nadia hanya melakukannya namun mulutnya membisu.


Gibran melihat tingkah laku Nadia iapun merasa bersalah dan ia mencoba mintak maaf dengan Nadia.


Selama disekolah tidak banyak Nadia berinteraksi dengan guru-guru lain dan bahkan Nadia mencoba menghindari pertemuan dirinya dengan fajar .


Nadia melihat-lihat sosial media miliknya dan tanpa sengaja melihat postingan orang yang berada sekitaran lingkungan rumahnya yang akan melakukan kajian rutinitas setiap 1 kali seminggu dan pada hari ini adalah jadwalnya.


Akhirnya Nadia mengirim pesan dengan Gibran agar Nadia diizinkan untuk mengikuti kajian setelah pulang sekolah.


Awalnya Gibran ingin mengajak Nadia makan malam diluar untuk meminta maaf atas kesalahannya kemarin namun melihat jadwal Nadia padat hari ini akhirnya ia mengurungkan niatnya dan mengizinkan Nadia untuk ikut kajian di masjid yang tidak jauh dari rumahnya.


Dalam sebuah kajian seorang ustadzah yang sangat bijak dan juga pintar dalam menyampaikan materi Ia adalah ustadzah Khadijah . Ustadzah Khadijah menyampaikan kajian mengenai cara menyenangkan suami dan cara menggoda suami agar mendapat berkah pahala yang berlimpah.


Dalam kajian itu Nadia mencatat poin-poin penting yang harus Nadia terapkan dalam rumah tangganya .


Dalam poin-poin tersebut ustadzah Khadijah menyarankan untuk para istri harus bisa menyenangkan suaminya baik dalam hal berhubungan suami istri dan dalam hal yang lain . Istri adalah ladang untuk suami bercocok tanam agar bisa memiliki keturunan yang akan meneruskan wasit atau warisan harta atau ilmu dari kedua orang tuannya.


Istri adalah tempat dimana suami mengadu keluh kesahnya , dan istri yang membuat suaminya nyaman dan penuh kemesraan dalam berumah tangga itu pahala bagi mereka .


Nadia mendengar semua dari ustadzah Khadijah membuat ia termenung dan merasa ia gagal menjadi istri yang baik untuk suaminya dan merasa bersalah telah mendiamkan suaminya semalam sampai pagi .


Dan dalam tips Menggoda Suami ustadzah Khadijah menjelaskan juga agar suami bisa senang dengan diri kita


1 . sebagai istri bisa berdandan mengunakan wewangian ketika berada dekat suami



istri bisa mengunakan pakaian yang bisa meningkatkan hasrat suaminya .

__ADS_1


bisa menyenangkan perutnya


bisa melayani dengan baik dan penuh sentuhan lembut.


Dan dalam sholat jangan pernah meninggalkan untuk mendoakan suami .



dalam tips itu Nadia akan mencobanya setah pulang dari kajian ini meski Nadia ragu dalam menjalankannya takut Gibran tidak akan pernah meliriknya dan tidak akan pernah menyentuhnya meski kapan pun.


Sepulang dari kajian Nadia mulai membersihkan rumah dan pada saat itu Nadia memberanikan diri untuk membuka hijabnya karna ia sudah sah baik secara agama atau negar ia sudah menjadi istri dari Gibran . Wajib bagi suaminya melihat semuanya.


Nadia memasak ikan asam pedas, sambel terasi dan sayur capcay setelah memasak Nadia beralih kedalam kamar merapikan kamar dan mengambil beberapa pakaian kotor miliknya dan suaminya yang memang belum sempat untuk di cuci .


setelah menyelesaikan kamar ia membersihkan kamar mandi dan tanpa ia dengar bel rumah berbunyi ternyata suaminya sudah datang tapi beberapa kali Gibran menekan bel dan mengetuk pintu namun tidak ada jawaban dari Nadia akhirnya Gibran masuk rumah dan melepaskan sepatu dan kaos kaki sendiri tanpa Nadia bantu .


"Oh ternya dia mandi pantas di panggil ngak dengar" gumam Gibran.


Tak beberapa lama Nadia keluar dari kamar mandi dengan sedikit pakaian yang agak basah akibat percikan air dari keran pada saat ia membersihkan kamar mandi .


Gibran memperhatikan Nadia yang tidak mengunakan hijab dan pakaian santai yang biasa ia gunakan .


" Lo dikirain mandi terus kenapa ngak ngak pakek hijab, MasyaAllah dia cantik baget " batin Gibran .


Nadia melihat Gibran sudah ada di kamar tanpa ia sadari Gibran sudah datang. Dan Nadia mencoba menyapa Gibran.


Pak Gibran udah datang ? maaf pak saya ngak kedengaran karna saya membersihkan kamar mandi barusan , sambil mencium tangan Gibran dan membantu Gibran melepas jas dan baju kemeja milik Gibran .


" Oh ya pak Gibran langsung mau mandi atau istirahat sambil minum dulu ?" tanya Nadia lembut .

__ADS_1


" Langsung mandi aja karna lumayan gerah hari ini " jawab Gibran .


Gibran mencoba menghindari Nadia, karna aroma rambut Nadia sangat ia sukai. Sedangkan Nadia sendiri turun kebawah untuk mandi di kamar tempat ia mengetik dan beberapa berkas dan pakaiannya di dalam kamar tersebut dan ketika lelah Nadia sering istirahat didalam makar tersebut . Sesudah keduanya mandi Gibran sudah mengunakan pakaian santai dan Nadia sendiri sudah mandi dan akan membuat teh buat Gibran.


Gibran memilih turun kebawah untuk dan melihat Nadia tanpa berhijab dan mengunakan daster tidur yang sedikit minim dan sangat cocok untuk Nadia gunakan .


Akhirnya Gibran mendekati Nadia dan bertanya langsung mengapa ia merubah penampilannya. " Kamu kenapa ngak pakek hijab ?" tanya Gibran .


" Iya di rumah ngak ada siapa kecuali pak Gibran dan saya, pak Gibran sudah menjadi suami saya jadi ngak ada Masalah untuk saya membuka hijab" jawab Nadia.


" oke , tapi jangan salahkan aku jika terjadi sesuatu dengan mu nanti "


" Oh ya malam ini pun ngak Maslah pak karna kita udah Halal " jawab Nadia mendekat ingin memberikan secangkir teh untuk Gibran .


Gibran gelagapan dan salah tingkah atas jawaban Nadia. Dan mencoba menetralkan diri dengan mencoba meminum teh hangat buatan Nadia .


"Nadia boleh kamu ambilkan saya kukis di dalam lemari". Gibran mencoba mengusir Nadia agar terus tidak mendekat dengannya.


" Baik tunggu sebentar ya pak", seru Nadia.


Nadia memberikan kukis dan duduk kembali di samping Gibran dan mengibaskan rambutnya kebelakang mencoba menggoda suaminya " Pak Gibran capek ngak nanti saya pijitin deh kalau pak Gibran mau! terus pak Gibran mau Nadia ngak malam ini Nadia mencoba membisikan di telinga Gibran .


Akhirnya Gibran Bagun dari tempat duduknya dan menjawab dengan lantang " Nadia jangan mencoba menggoda saya kamu ".


Nadia terkejut dengan perilaku suaminya dan bendungan air mata hampir jatuh di pipi namun ia mencoba menahannya .


" Maafin Saya Nadia ucap Gibran, maafin kesalahan saya kemarin dan hari ini . ucapnya kembali dan Nadia hanya tersenyum dan hanya menjawab " Iya pak , Nadia juga mintak maaf atas kesalahan Nadia hari ini .


Akhirnya Nadia memilih masuk ke dalam kamar dan menunggu azan magrib untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah dengan Gibran .

__ADS_1


__ADS_2