Posesif love

Posesif love
Makan siang yang gagal


__ADS_3

Setelah puas membicarakan kota Verona dengan Antonio, Zeline meminta diri untuk pergi ke toilet.


Selang beberapa menit kemudian iya keluar dari toilet dan menuju Kevin. Hari sudah malam, acara juga sudah hampir selesai dan mereka berdua pulang menuju hotel, keduanya terlihat kelelahan apalagi Zeline. Setelah mandi dan berganti pakaian


Keduanya pun merebahkan diri di kasur, kemudian tertidur.


.......


Keesokan harinya Zeline dan Kevin sedang bersiap-siap menuju Casa di guilleta, atau sering di sebut rumah Romeo dan Juliet.


"Wah rumahnya cantik sekali!" Ucap Zeline berdecak kagum, iya sangat suka dengan bangunan clasic tempo dulu. Kemudian Zeline melihat surat-surat di dinding tembok yang di tinggalkan para Turis, kemudian Zeline berjalan menuju patung Juliet.


"Katanya siapa yang memegang payudara sebelah kanan dari patung Juliet ini akan bertemu cinta sejatinya!" Ucap Zeline pada Kevin, matanya fomus memandang patung tersebut.


"Kau ingin mencobanya?" Tanya Kevin.


Zeline tersenyum "Tidak usah, Aku sudah memiliki cinta sejatiku yaitu kamu!" Ucap Zeline.


Kevin tersenyum kemudian mukanya memerah, iya merasa tersanjung mendengar ucapan Zeline si pemilik hati.


Puas melihat-lihat sekeliling dan bergambar, Kevin pun mengambil gembok berwarna biru di sakunya, yang sudah bertuliskan namanya dan Zeline. Kemudian Kevin menggemboknya, kononnya siapa pun yang mengunci gembok dan menaruh nama pasangan mereka di situ, cinta mereka akan terkunci selamanya.


"Ternyata kamu sangat manis juga sayang, Aku kira kamu tidak tau tentang hal begini!" Ucap Zeline tersenyum ketika melihat Kevin sedang mengunci gembok, ternyata dari awal dia sudah menyiapkannya, karena Zeline tidak tau sama sekali tentang gembok yang di bawa Kevin.


........

__ADS_1


Setelah begitu lama berkeliling dan berfoto di rumah Juliet, kemudian mereka pergi ke Osteria, atau sering dikenal dengan rumah Romeo, jarak dari rumah Juliet sekitar 200 meter, rumah mereka terpisah oleh Piazza delle erbe dan Piazza dei signore, bisa dibilang dalam film itu Romeo dan Juliet adalah tetangga. Setelah puas berjalan2 keduanya pun balik ke hotel untuk beristirahat.


...


Keesokkan harinya, mereka berdua sudah sampai rumah mereka terpaksa pulang lebih awal karena ada urusan mendadak yang membutuhkan kehadiran Kevin di perusahaan.


.....


Sore hari Zeline duduk sambil meminum teh di taman belakang rumahnya, sedangkan Kevin sudah jalan ke kantor pagi tadi.


"Hufft!" Zeline menghela nafas, iya merasa bosan keseorangan.


Taklama kemudian dia menelfon Kevin dan pergi menghantarkan makanan ke kantornya, setelah tiba di kantor, Zeline langsung pergi ke ruangan Kevin tanpa memberitau lebih dulu kalau iya sudah sampai.


"Hai Kevv ....." Ucap Zeline, kata-katanya terhenti ketika melihat Kevin yang sedang memangku seorang perempuan. Seketika itu, makanan yang dibawa Zeline pun terjatuh, hingga membuat Kevin sadar kalau ada orang di depannya.


"Zeline tunggu!" Ucap Kevin lalu bangun dari posisinya.


Namun Zeline tak mendengar Kevin yang sedang menghentikannya, iya terus berjalan keluar. Matanya meihat jelas Kevin sedang bercumbu dengan seorang wanita yang kalau tidak salah wanita itu bekerja di perusahan ini sebagai asisten Kevin.


tiba-tiba Zeline teringat dengan perempuan itu, namanya adalah Jesica, iya sudah lama berkerja disini, Zeline tidak menyangka, Jesica yang berpenampilan polos dan biasa-biasa itu, bisa-bisanya menggoda suaminya.


Zeline masuk kedalam mobil kepalanya sedang mencerna apa yang baru saja di lihatnya. "Dia bahkan tak mengejarku, apa dia sudah bosan dengan ku? Tapi kenapa tiba-tiba seperti ini? Kemarin kami masih baik-baik saja!" Fikir Zeline, Iya sangat pusing memikirkan semuanya, dalam kepalanya penuh tanda tanya. "Ya tuhan, apalagi ini!" Lanjut Zeline menitikkan airmata, Iya sudah tak mengerti lagi, Kevin yang kemarin berkata sangat mencintai dan tak akan meninggalkannya, sekrang tiba-tiba bercumbu dengan wanita lain, apakah perasan seseorang bisa berubah secepat itu?


Sesampainya dirumah Zeline langsung ke kamar iya bahkan belum makan karna tadinya Iya akan makan bersamaan dengan Kevin, namun setelah apa yang dilihatnya tadi, tiba-tiba saja iya hilang selera.

__ADS_1


Zeline melihat telfonnya, ternyata ada 25 missed calls dari Kevin, Zeline memicit kepalanya kemudian duduk di balkon kamarnya. Tak lama kemudian, Kevin mengetuk pintu namun Zeline enggan membukanya, iya membiarkan Kevin sehingga Kevin mendobrak pintu kamar sampai terbuka dan membuat Zeline terkejut.


Kevin berlari kecil ke arah Zeline. "Zeline dengarkan dulu penjelasanku, itu tak seperti yang kamu lihat!" Ucap Kevin memeluk erat istrinya.


Zeline hanya terdiam, Iya tak mampu berkata apa-apa, Iya masih shock, hati dan fikirannya tak sejalan.


"Lepaskan Aku Kevin, kamu membuatku sesak!" Ucap Zeline mencoba melepaskan pelukan Kevin.


"Zeline tadi Ak~"


"Sudahlah Aku belum mau mendengar apa-apa darimu, Aku sangat pusing!" Potong Zeline lalu pergi dari hadapan Kevin.


"Zeline tunggu dulu, tolong dengarkan penjelasanku!" ucap Kevin mencegah Zeline pergi.


"Tadi Aku merasa pusing, lalu Jesica masuk keruanganmu membawa beberapa file, Iya tau kalau Aku sedang sakit kepala, kemudian Iya menawarkan diri untuk memijat kepalaku, setelah selesai Aku menuju sofa, kemudian Jesica tiba-tiba jatuh ke pangkuanku!" Jelas Kevin memegang tangan Zeline.


"Memijat kepalamu? Bagaimana jika orang di kantormu melihat kalian berdua? Apa kamu tidak pernah memikirnya Kevin? Kau bahkan memberi kesempatan seorang perempuan untuk dekat denganmu padahal Kau tau Aku akan datang!" Ketus Zeline, emosinya makin naik setelah mendengar Kevin, bisa-bisanya Iya berkata tak masuk akal.


"Kumohon percayalah, maafkan Aku, tadi Aku merasa sangat pusing!" Ucap Kevin dengan raut wajah bersalahnya.


"Keluarlah, Aku ingin sendri!" Ucap Zeline. Namun Kevin tetap diam di tempat, Iya tak ingin menuruti Zeline, Iya tau Zeline sangat marah padanya.


"Kevin Kau mau Kau yang keluar atau Aku?" Tegas Zeline, matanya menayap tajam pada Kevin, iya betul-betul merasa stres atas kejadian hari ini.


Lalu Kevin terpaksa keluar, daripada harus melihat Zeline pergi. "Tenangkan dirimu, Aku akan berada di ruang kerjaku!" Ucap Kevin sebelum meninggalkan Zeline.

__ADS_1


Kevin pergi ke ruang kerja, sebenarnya Iya akan ada rapat jam 3 siang ini, namun iya takmau meninggalkan Zeline dengan keadan seperti itu kemudian iya menghadiri rapat melalui Screan Video call di ruang kerjanya.


__ADS_2