Posesif love

Posesif love
Elena davidson


__ADS_3

Zeline sudah sampai di aiport Roma bersama dengan ke dua anak kembar nya juga lisa , lalu mereka bertemu dengan antonio yang sedari tadi sudah menunggu nya .


" Hai zeline , kamu tidak banyak berubah , masih tetap cantik walau pun sudah anak tiga " ucap antonio sambil memeluk zeline .


" terimakasih , kamu bisa saja , kamu juga semakin tampan dari sebelum nya" jawab zeline sambil membalas pelukan antonio .


" huhh paman apa kau melupakan kami?" ucap Natalia sambil mendongak , sedangkan alvin baru saja terbangun dari tidur nya .


" Bagaiamana mungkin aku melupakan kalian sayang , ternayta kamu cantik juga" ucap antonio sambil menggendong Natalia


" Terimakasih paman" balas natalia .


" Si tampan ini baru bangun , ayo aku ajak kalian ke rumah , hari ini kalian istirahat dulu " ucap antonio sambil mencubit pipi alvin .


Mereka pun berjalan menuju mobil , sedangkan antonio sedang membantu lisa memasuk kan koper ke dalam bagasi mobil milik nya .


" Antonio , tidak usah ke rumah mu , kita ke apartement ku saja" ucap zeline ketika mereka semua sudah masuk ke dalam mobil .


" Tidak bisa zeline , ku dengar kevin dan alvian selalu ke sana" ucap antonio sambil memegang staring mobil .


" Benar kah ?" tanya zeline .


" Ku dengar setiap pagi iya selalu menyuruh pelayan membersih kan nya , iya menjaga nya dengan sangat baik , kata nya hanya itu yang bisa iya kenang dari mu" jelas antonio .


" Ternyata selama ini kau sudah beralih jadi tukang gosip" ledek Zeline .


" hahahah , aku hanya tidak sengaja mendengar nya , kevin sangat terkenal di kalangan perempuan , iya selalu menjadi pembicaraan seluruh persatuan wanita di kota ini" ucap antonio tertawa .


" tapi tetap saja antonio , aku tak bisa tinggal di rumah mu , kau sudah banyak menolong ku , walau pun kau ikhlas melakukan nya , namun aku tak mau banyak berhutang budi pada mu" jelas zeline


" Kau tidak ada pilihan zeline , sangat sulit mencari rumah sekarang , dan kau tak bisa tinggal di area Piazza Navona , Kevin selalu ke sana bersama alvian" tegas antonio .


" Bagaimana kalau aku membeli rumah mu saja?" tawar zeline .


" tolong laah , aku merasa tidak nyaman kalau kau tak membiarkan ku membeli nya" lanjut zeline .


" hufttt baik lah , aku akan menjual nya pada mu , nanti sekertaris ku akan mengurus surat perpindahan nama pemilik" ucap antonio , rumah itu baru saja di beli nya satu bulan yang lalu , namun iya terpaksa menjual nya pada zeline , lagi pun iya jarang pulang ke rumah baru nya , iya lebih senang tinggal di apartement , dan juga tak sulit bagi nya untuk mendapat kan rumah baru lagi .


" Terimakasih , kau baik sekali" ucap zeline tersenyum .


Natalia dan alvin tertidur di sepanjang perjalanan .


" Tapi sebagai ganti nya , aku juga ingin ikut tinggal di rumah mu" ucap antonio .


" Baik lah , kau juga bisa menjaga Natalia dan alvin" ucap zeline .


" Apa aku terlihat seperti penajaga kanak - kanak ?" ucap Antonio.


" Aku hanya bercanda" ucap zeline tersenyum .


" oh iya , apa kau berencana akan tinggal lama di sini?" tanya antonio .


" iya , mungkin aku akan tinggal sangat lama atau mungkin tak akan kembali ke indonesia" ucap Zeline .


" baik lah kalau begitu , aku akan menyuruh sekertaris ku , mencari kan natalia dan alvin sekolah terbaik di kota ini" ucap antonio kegirangan , iya terlihat seperti seorang ayah yang sedang mencarikan sekolah untuk anak nya .


" Terimakasih antonio , oh iya bagaimana hubungan mu dengan Alice? , setau ku kalian sangat dekat dulu" Tanya Zeline .


Antonio menghela nafas .


"Cerita nya sangat panjang , aku akan menceritak kan nya nanti" ucap antonio dengan mata sedikit sayu .


" Eh bukan nya ini alun-alun Piazza navona?" tanya zeline ketika mobil berenti di restaurant area Piazza Navona .


" iya , kita singgah makan sebentar di sini , kau masih ingat restaurant ini?" jawab antonio ,


" Iya aku masih ingat , ini restautant tempat kita selalu bertemu dulu" balas zeline .


Kemudian Zeline membangun kan ke dua anak nya dan lisa .


Setelah semua nya terbangun , mereka pun keluar dari mobil menuju restaurant .


Zeline memegang tangan Natalia dan alvin , dengan di ikuti antonio dan lisa dari belakang .


sambil berjalan Zeline merasa seperti ada orang yang memerhati kan nya dari kejauhan , saat iya mau meihat ke arah orang yang memerhati kan nya , iya hanya sempat melihat kaki dari orang yang memerhati nya , ternyata hanya seorang anak kecil .

__ADS_1


" Namun mengapa dia memerhati kan ku?" ucap zeline dalam hati , iye merasa penasaran , kemudian menghentikan langkah nya agar dapat melihat anak itu dengan jelas , namun pandangan nya tertupi oleh rombongan turis yang lewat di hadapan nya .


" Mama , alvin haus" ucap alvin sambil menggoyangkan tangan mama nya .


Zeline pun tersedar , kemudian mereka semua masuk ke dalam restaurant .


Setelah selesai makan mereka pun menuju jalan pulang ke rumah .


" Waah interior dan design rumah ini cantik , terlihat elegant , selera mu bagus juga" Ucap zeline sambil memerhatikan sisi demi sisi rumah yang baru saja menjadi hak milik nya .


Antonio hanya diam melihat tingkah zeline , perempuan terkadang menjadi menyebalkan saat shoping dan mengunjungi rumah baru .


" Masalah pembayaran dn hak milik nanti , sekertaris mu boleh menghubungi Lisa" ucap zeline pada antonio , selama empat tahun belakangan ini , iya banyak mengajar lisa tentang ilmu akuntan dan hartanah .


" hmm , maid ini semua milik mu , anggap saja sebagai hadiah rumah baru" ucap antonio , iya mengenalka semua maid pada zeline , jumla maid nya ada tujuh orang , jumlah yang pas untuk rumah sebesar milik nya .


Kemudian Zeline memilih kan kamar untuk natalia dan alvin , agar bisa cepat beristirahat meleka terlihat kelelahan .


**Seminggu kemudian **.


Sore hari zeline sedang duduk meminum teh , di balkon lantai atas rumah nya sambil menikmati pemandangan kota roma , lokasi rumah nya sangat strategis , iya merasa beruntung bisa memiliki rumah di tempat secantik ini .


Sedang kan Natalia dan alvin sedang berkeliling di temani Lisa .


" Zeline , aku mendapat undangan untuk menghadiri pesta peresmian kerja sama dengan kantor baru , Kevin akan hadir disana , begitu juga alvian , apa kau mau ikut? ucap antonio yang baru sana mengambil duduk di samping zeline .


" Tentu , aku ingin melihat anak ku , kau tau kan tujuan sebenar nya aku kemari" ucap zeline dengan pandangan ke depan .


" kalau begitu kau harus mengikuti rencana ku" ucap antonio .


Zeline memandang antonio tanpa sepatah kata , iya merasa penasaran .


" Kau harus mengganti nama , dan datang sebagai tunangan ku" ucap antonio .


Zeline mengerenyit kan sebelah mata .


" Kau yakin?" tanya zeline .


" Tentu , itu salah satu nya cara , agar tidak ada yang tau mengenai mu , Nama mu sekarang Adalah **Elena Davidson **, kau tunangan ku yang baru kembali dari London" terang Antnio


" Kau juga harus mengubah cara berpakaian dan rambut mu , agar tak ada yang mengenali mu" lanjut antonio .


" Baik lah , aku setuju , tapi tidak lebih dari itu , aku tidak mau nanti kalau kau tiba - tiba menyuruh ku untuk operasi" ucap zeline dengan wajah polos nya .


Antonio tertawa mendengar ucapan zeline .


" Hahha kau lucu sekali , lagi pula wajah mu sudah sangat cantik alami , sangat sayang jika harus di operasi , kamu hanya perlu menggunakan make up , agar terlihat sedikit berbeda" jelas antonio .


" oh iya , kau belum memberitau ku soal kedekatan mu dan alice" tanya zeline , iya teringat dengan pembicaraan mereka di dalam mobil minggu lalu .


Antonio menarik nafas panjang .


" iya menolak ku" ucap antonio dengan tatapan sayu .


" hahahhaa , seorang antonio jacob di tolak perempuan" ucap zeline tertawa setalah mendengar perkataan antonio .


" Apa kau sudah lupa? , dulu juga kau menolak ku , sebenar nya Alice tidak menolak ku, tapi aku berasumsi kalau aku di tolak , sangat rumit untuk di jelaskan" ucap antonio .


Zeline mengagkat alis nya , iya heran dengan penjelasan antonio .


"Maksut mu? , ayolah beri tau aku , mungkin saja bisa membantu mu memperjelas nya" ucap zeline sambil menepuk bahu antonio .


" kamu yakin?" tanya antonio , membuat zeline keherenan .


" tentu" jawab zeline .


Kemudian antonio menarik nafas panjang


" Lima bulan setelah kepergian mu , aku mulai semakin dekat dengan alice , bahkan sering nonton dan jalan bersama , dia sangat perhatian ,tidak terasa kami ber kencan sudah satu tahun , kemudian aku melamar nya untuk menjadi tunangan ku , namun siapa sangka , dia menolak nya" ucap antonio .


" Kenapa bisa dia menolak mu? bukan nya kalian sudah saling kenal satu sama lain? satu tahun bukan lah waktu yang singkat untuk memahami hati seseorang , lalu alasan nya apa?" tanya zeline keheranan , bagai mana bisa seorang dengan status lajang menolak teman pria yang sudah di kencani nya selama satu tahun .


Antonio menghela nafas .


" Alasan nya , dia bilang , dia juga mencintai ku , namun , dia ingin aku betul - betul melupakan mu sepenuh nya , karna selama kami berkencan tidak lain aku selalu menyebut tentang diri mu" ucap antonio dengan tatapan kosong .

__ADS_1


" aku keheranan dengan alasan yang dia berikan ,lalu Iya menyuruh ku bertanya pada diri sendiri , apa aku masih mencintai mu apa tidak , saat itu aku terdiam , bagi ku itu pertanyaan yang sulit , namun jika aku berada dalam pilihan antara dirimu (Zeline) dan alice , hati ku pasti memilih mu (zeline)" ucap antonio menghentikan perkataan nya .


Kemudian menarik nafas panjang .


" aku tidak tau , kenapa hati ku masih memilih mu (zeline) , lalu alice berkata pada ku , bahwa iya sadar dan tau selama ini diri nya adalah , pengisi waktu kosong dan kecewa ku karna di tolak oleh mu , dia menganggap diri nya sebagai pelampiasan ku , namun dia hanya tersenyum waktu itu , dan berkata iya akan memberi ku waktu untuk benar - benar melupakan mu , semenjak saat itu dia pergi dari sini , dan kudengar sekarang iya berada di china sedang membuat research" Jelas antonio .


Zeline yang sedari tadi mendengar cerita Antonio merasa bersalah , kemudian iya memeluk antonio sambil menangis .


" Maaf kan aku antonio , pasti sangat sulit bagimu" ucap zeline terisak .


" Sudah lah , lagipun itu sudah berlalu tiga tahun yang lalu , sekarang aku sudah betul - betul melupakan mu , Alice benar waktu itu aku hanya membuat nya sebagai pelampiasan , maka nya aku membiar kan nya pergi , namun sekarang aku sudah memutus kan untuk menunggu nya saja" ucap antonio membalas pelukan zeline .


" Kau tidak usah khawatir , aku sudah Move on seratus persen dari mu" ucap antonio tersenyum .


" Lalu apa alice tau? kalau kau sedang menunggu nya?" tanya zeline sambil meleraikan pelukan.


" tentu , waktu itu aku mengunjungi nya ke china , dan mengatakan semua nya , iya bersedia menerima ku , namun iya harus menyelesai kan research nya , kira-kira paling lama dua tahun lagi , setelah itu kita akan menikah" ucap antonio tersenyum .


" Waaah , aku turut bahagia mendengar nya , semoga kalian cepat menikah" ucap Zeline .


Sudah lah , ayo aku akan membawa mu ke hair style , kau perlu mengganti gaya rambut mu .


" Apa tidak bisa besok saja?" ucap Zeline .


" Tidak bisa , besok tidak akan sempat karna acara nya jam 12: 25 tengah hari , dan juga besok make up artis akan datang ke sini , untuk mendandani mu" ucap antonio sambil menarik tangan zeline .


" hufftt baik lah , Sekarang kau terlihat seperti Asisten manager ku" ucap Zeline menghela nafas sambil memutar bola mata nya .


Kemudian mereka pergi menuju hair styles terkenal di kota nya .


Sesampai nya di tempat hair style .


" Hai antonio , lama tidak berjumpa" ucap salah seorang pria dengan nada lembut .


" Hai goerge , kenal kan teman ku Zeline davira" balas antonio sambil menunjuk zeline .


" Hai beauty , saya goerge , saya adalah teman antonio dari kecil" ucap goerge sambil menjabat tangan zeline , lalu cupika - cupiki


" Hai " balas zeline tersenyum sambil meraih tangan goerge .


" Aku ingin kau merubah gaya rambut nya , agar terlihat sedikit berbeda" ucap antonio pada goerge .


" urmmm baiklah , serah kan semua nya pada ku , ayo sweetie ikut aku" ucap goerge sambil berjalan ? ala - ala model .


Setelah begitu lama menunggu , antonio terbeliak melihat zeline .


Iya terlihat sesuai dengan Rambut warna hitam pendek sebahu dengan poni yang membuat nya terlihat cute dan sangat cantik , seakan terlihat seperti remaja berumur dua puluh tahun .


"Bagaimana Antonio? aku hebat bukan?" ucap goerge dengan gaya manja nya .


" Yaah , dia terlihat sangat cantik" ucap antonio pada goerge .


" Terimakasih goerge , aku pergi dulu , nanti sekertaris ku akan datang kemari" lanjut antonio sambil memegang tangan zeline .


" Baiklah Sweetie , hati-hati di jalan" jawab goerge , iya sudah faham maksut Antonio , sebentar lagi sekertaris nya akan kesini untuk membayar semua nya , dari dulu iya selalu seperti ini , iya meyerah kan semua urusan bayar membayar dengan sekertaris nya .


" Apa aku terlihat cocok dengan rambut baru ini?" tanya zeline seketika mereka masuk le dalam mobil .


" Tentu , kau terlihat sangat cantik dan lebih fresh , orang yang melihat mu pasti akan mengira kau baru berumur dua puluh tahun , bahkan kau tak terlihat seperti memiliki tiga anak , aku pun terkesima saat melihat mu , rasa seperti akan jatuh cinta lagi" ucap antonio menggoda kevin .


" Hahah kau bisa saja , oh iya sekarang pasti natalia dan alvin sudah pulang , aku heran apa mereka masih bisa mengenali ku?" ucap Zeline .


" Mungkin saja , rupa mu agak sedikit berbeda , tapi seorang anak pasti akan mengenali ibu nya" jelas antonio , memang ada benar nya, insting seorang anak pada ibu nya sangat kuat .


Sesampai nya mereka di rumah , Zeline dan antonio di sambut oleh pelukan hangat dari Natalia dan kevin .


" Hei paman , kau kemana saja membawa ibu ku" ucap Natalia yang sedang berada di gendongan Antonio , mereka sangat dekat jika di bandingan kan dengan Alvin .


Antonio hanya tersenyum .


" Ingat paman , jangan menggoda ibu ku , kau sudah berjanji akan menikahi ku kalau besar nanti" ucap natalia kesal , iya sangat menyukai antonio .


" Haha anak kecil yang lucu , bagai mana jika kita menikah hari ini saja , karna jika menunggu mu hingga dewasa , aku akan tua lebih dulu" ucap antonio sambil mencubit manja pipi natalia .


" mama terlihat sangat cantik hari ini" Ucap alvin di dalam gendongan zeline sambil melihat ke arah zeline lalu mencium pipi nya

__ADS_1


" Terimakasih sayang , kau manis sekali" ucap zeline tersenyum , terkadang tingkah alvin mengingat kan nya pada kevin yang selalu memuji setelah itu mencium nya .


Kemudian Zeline menidurkan alvin dan natalia , malam ini mereka ingin tidur di temani oleh zeline .


__ADS_2