Psychopath Girlfriend

Psychopath Girlfriend
bab 48 'Trauma'


__ADS_3

Happy readingg💙


     Typo bertebaran!!!


••••


Syok? Yah, Alina sangat syok. Untung saja, keluarganya datang tepat waktu. Bagaimana kalau tidak? Dirinya akan, kehilangan mahkota berharganya.


Dirinya sangat berterimakasih, kepada Tuhan. Karenanya, dia bisa selamat dari laki-laki bastrad itu.


Alina sedang tiduran, tiba-tiba pintu mobil terbuka. Datanglah Fino, ia menghampiri Alina. Namun, Alina terus-terusan meracau.


"Alin,"panggil Fino


"Pergi, jangan sakitin gue! Jangan, jangan ambil apa yg bukan milik lo! Gue minta pergi,"Racau Alina. Teriakan Alina mengundang, beberapa orang lalu mereka mendatangi mobil Alina. Mereka hanya sekedar mengecek, apakah orang itu balik lagi atau tidak.


Hati Fino sangat tersayat, melihat pacar nya seperti ini.


"Hey, kamu kenapa sayang?"tnya ferisha lembut,


"A-alin takut mom, orang itu datang lagi!"jawab Alina


"Itu Fino sayang, itu bukan dia! Kamu gamau ketemu Fino hmm?"ujar Ferisha


"Enggak mom, itu bukan Fino! Dia itu laki-laki bastrad, dia mau perkosa Alina mom!"kata Alina semakin mengada-ada,


"Sayang, hey sayang! Tenangin dulu, dia Fino! Dia bukan laki-laki itu, kamu percaya sama dad!"timpal Wisnu,


"Tap--,"ujar Alina terpotong. Lalu Wisnu menyambungnya, "itu Fino sayang, itu Fino pacar kamu! Dia dari kemarin, khawatirin keadaan kamu! Kamu gk sayang lagi sama dia? Dia udh rela loh, bolos sekolah buat cari kamu!"


"Fi-no?"panggil Alina dengan mulut bergetar,


"Knpa by? Aku disini kok,"jawab Fino


"A-aku takut Fin, aku takut! Mereka jahat Fin, mereka siksa aku! Mereka yg buat aku begini, dan laki-laki itu. Dia mau ngambil mahkota berharga punya aku, aku gamau! Aku gamau Fino,"kata Alina lalu memeluk Fino, dia terus-terusan meracau. Dia mengeluarkan semua keluh kesahnya, dia mengeluarkan semua emosi yg dari kemaren dia tahan. Tak sadar, Fino pun ikut meneteskan air mata.


Dia pun membalas pelukan dari Alina, dia terus-terusan mengusap punggung Alina. Dan mencoba menenangkan Alina,


"Kamu gausah takut, ada aku disini. Aku gk akan biarin orang itu, mengambil hak yg bukan miliknya. Kamu cuma punya aku, kamu yang tenang ya sayang! Aku disini, aku gak bakalan pergi,"ujar Fino menenangkan.


Semua yg melihat kejadian itu, dibuat terbawa perasaan. Mereka merasakan apa yg dirasakan oleh Alina, dan sebaliknya.


"Kamu tidur ya,"ujar Fino lembut


"Tapi,"kata Alina ragu-ragu

__ADS_1


"Gausah takut, Disini ada mommy, diluar juga ada Reva, nada sama Elina! Dia nanti kesini kok, kita yg cowok mau keluar dulu!"ujar Fino lagi, lalu Alina pun mengangguk.


"Mommy sini aja ya, temenin Alina!"perintah Wisnu,


"Iya,"


Lalu mereka pun meninggalkan Alina dan Ferisha di mobil. Sebenarnya, Ferisha ingin bertanya kepada alina, siapa dalang penculikan ini. Namun karena, kondisi alina yg tak memungkinkan akhirnya dia memilih diam. Dia tau bahwa putrinya, sedang trauma berat.


"Mommy, Alina takut mom! Mereka jahat mom, mereka Jambak Alina! Mereka robek baju Alina, mereka gak kasih makan Alina mom! Mereka gk punya hati, mereka pantes kan buat mati?"


Ferisha yg mendengarkan penuturan Alina pun ikut geram, dia tidak akan memaafkan orang yang telah menculik anaknya.


***


Sedangkan mereka, mereka akhirnya bisa kabur. Kabur dari ancaman polisi, kabur dari ancaman kelurga Pramana. Mereka yakin, keluarga Pramana tidak akan menyerah mencari keberadaan mereka.


"Akhirnya, bisa kabur dari mereka!"ujar Alika bernafas lega,


"Kok lo tau sih, kalo mereka mau datang?"tnya Kezia


"Jadi gini ya, tadi tuh gue abis jalan sama veno! Setelah pulang jalan sama dia, gue niatnya mau kesini! Tapi pas diperjalanan, gue gk sengaja liat mobil keluarga Pramana sama mobil punya Fino! Gue kira sih cuma kebetulan, nah ternyata gue baru sadar kalo dibelakang mobil mereka ada mobil polisi! Yaudh gue hubungin alika, tapi dia gak aktif! Pas gue mau coba hubungin lo, sama aja! Nah gue liat si caca online, yaudh gue call Caca!"jawab Nadin


"Untung Caca online, haduh coba bayangin kalo enggak?!"timpal sisil bergidik ngeri,


"Apalagi gue? Yang ada Mike kecewa Ama gue, apalagi Fino! Pasti marah besar,"ujar Alika


"Terus gimana dong? Gue takut, klo mereka berhasil nemuin jejak kita!"kata Caca was-was,


"Udah tenang aja, kita aman kok!"ucap Nadin


"Kok lo begitu yakin?"tnya Kezia menelisik,


"Karena gue punya ide lagi,"jawabnya penuh kemenangan


"Apa tuh?"kata mereka


Lalu Nadin membisikan sesuatu kepada mereka, selepas itu mereka tersenyum smirk. Dan melanjutkan perjalanan pulang, ke Jakarta.


***


Sementara itu, mereka bertiga berusaha menemukan jejak pelaku yg menculik alina, ia yakin mereka tidak hanya satu orang. Mereka bisa lebih dari satu orang, saat sedang menelusuri tempat ini. Tiba-tiba Vero memangil mereka,


"Woy trio curut,"panggil Vero


Mereka pun berhenti, dan segera berbalik badan. Tatapan mereka hanya datar,

__ADS_1


"Apa?"ujar Reva


"Ngapain lo disitu? Nyari tikus?"tnya Vero


"Enggak, kita lagi cari anak ****!"jawab nada ngasal,


"Emang ada anak ****? Lo gk nemuin Alina?"ujar Vero


"Alina udah sadar?"tnya balik elina


"Idih malah tnya balik, sana temuin! Alina keknya trauma berat deh,"jawab Vero


"Kok lo bisa ngomong gitu?"kata Reva


"Iyalah, orang tadi pas Fino manggil nama dia! Malah ngomong, pergi jangan sakitin gue! Mereka jahat mom, mereka siksa Alina!" Katanya menirukan gaya Alina,


"Najis amat haha,"timpal nada


"Lagian ngapain sih disitu? Lo gk balik apa? Kita aja mau balik,"ujar Vero


"Lah? Tugas kita belum selesai,"sahut Elina


"Tugas apaan?! Kalian gk kasihan sama alina, seharusnya pas Alina begini tuh! Kalian disana, bukan disini! Alina butuh kalian, Alina butuh dukungan kalian!"sambung Vero bijak,


"Widih, Vero teguh wkwk!"timpal nada


Ada benarnya juga perkataan vero, akhirnya mereka memutuskan untuk mengakhiri ini. Dan menuju ke tempat Alina,


"Kita jalan dulu bye,"kata Reva lalu meninggalkan Vero seorang diri


"Dasar trio curut,"umpat Vero


Mereka pun menghampiri, mobil milik keluarga Pramana. Dimana Alina sedang beristirahat, kebetulan Ferisha melihat mereka. Dan menitipkan kepada Alina kepada mereka,


"Mommy titip Alina dulu ya, klo ada apa-apa kalian bisa teriak manggil mommy! Mommy mau keluar dulu,"kata Ferisha


"Iya mom,"jawab mereka


Alina perlahan membuka matanya, dan melihat ketiga sahabatnya. Lalu Alina memeluk mereka, dan ia tersenyum dan berkata,


"Gimana? Bagus gak drama gue?"tnya Alina


Ketiga sahabatnya pun mendelik,


•••My Girlfriend Is A Queen Psychopath•••

__ADS_1


__ADS_2