
Happy reading👌
 Â
Typo bertebaran!
••••
Veno pun melepaskan pelukannya, dia menatap Elina. Elina tau, jika Veno memang masih dalam keadaan syok, bingung, kecewa, marah menjadi satu di dalam diri Veno. Veno menatap Elina dengan tatapan, yang amat sendu.
"Maafin gue,"kata Veno
Kata itu terucap dari mulut Veno langsung dan di depan Elina, Elina pun tersenyum simpul.
"Jauh sebelum, lo minta maaf ke gue! Gue udah maafin lo!"ujar Elina.
"Makasih,"kata Veno
"Gak perlu makasih, udah jadi hak manusia untuk saling memaafkan apapun itu kesalahan nya,"ujar Elina
"Emang lo gak benci gue Lin? Gue udh buat lo sakit hati,"tanya Veno
"Enggak, gue gak benci siapapun! Karena gue tau, semua perbuatan pasti akan ada balasannya. Entah itu perbuatan baik maupun sebaliknya,"jawab Elina
"Pasti Alina benci banget ya sama gue Lin? Gue emang *****, segitu percayanya sama ****** itu!"ujar Veno Dengan tatapan kosong,
"Alina gak pernah benci sama orang, dia cuma inget! Kebahagiaan dia pernah rusak sama orang itu, dan dia gak nyalahin lo! Karena alina tau, kalo Nadin emang licik!"jelas Elina
"Lin? Lo masih suka sama gue?"celetuk Veno,
Pernyataan apa ini? Elina tentu sangat terkejut, bagaimana bisa Veno mengatakan hal seperti ini. Elina masih diam, di bilang masih suka? Dia memang masih suka dengan veno,namun dia masih trauma dengan kejadian yang lalu.
"Jawab lin,"ujar Veno
"Ha? Apa?"kata Elina cengo,
"Lo masih suka sama gue?"ulang Veno,
"Gatau,"jawab Elina.
"Kenapa? Klo emang iya lo masih suka sama gue, kasih gue 1 kesempatan buat perbaikin semuanya!"tutur veno,
"Gue gatau Ven, gue masih trauma sama yang kemarin! Beri gue waktu, buat gue jawab!"sahut Elina.
"oke, gue paham kok! Pulangnya gue Anter ya?"ajak Veno,
"Gausah, gue bareng sama nada terus Reva!"tolak Elina.
"Sayangnya, gue gak terima penolakan! Pilih gue Anter? Atau gue cium?"goda Veno,
"Apaan sih, yaudh lo Anter gue!"kata Elina tersipu malu,
"Pipinya kondisiin mbak, jangan merah gitu!"goda Veno lagi,
"Apasih Veno! Ayo pulang,"kesal Elina
"Katanya tadi mau bareng Reva sama nada, kok sekarang ngajakin pulang!"ujar Veno terkekeh kecil,
"Tau ah,"kata Elina
"Cie ngambek, yaudh kita pulang!"toel Veno ke pipi Elina,
***** lah, jantung gue - Elina
__ADS_1
Mereka pun berjalan menuju ke parkiran, dan setelah itu mereka pergi untuk pulang.
***
Hari ini weekend, seperti biasanya Nadin mengunjungi rumah keluarga Winata. Untuk mengajak jalan Veno, sesampainya di sana. Pemandangan tak mengenakan mata terjadi, dimana disitu ada Reva, Elina dan Nada.
Kenapa mereka ada disitu? Semuanya pun berkumpul, ada Vero, Veno dan Ryan, Ferisha dan Wisnu.
Nadin mencoba menahan emosinya, Nadin pun memberanikan diri untuk menghampiri mereka.
"Hay mom,"sapa Nadin
"Hay, sini kumpul bareng!"ajak Ferisha
Dengan senang hati, Nadin menghampiri Ferisha.
"Mom masak apa?"tanya Nadin manja,
"Mom gak masak, yang masak tadi elina!"jawab Ferisha
Nadin pun tambah kesal,
"Pasti gak enak ya mom?"celetuk Nadin,
"Mata lo, gak enak!"sentak Reva
"Buset neng, langsung ngegas!"timpal Ryan,
"Apaan sih? Emang bener masukan dia ga enak! Enakan masakan gue,"kata Nadin membela diri
"Masakan Elina enak kok, sama kayak yang mom buat! Emang kamu pinter masak din, bukannya kamu seringnya beli diluar?"ujar Ferisha,
Perkataan menohok Ferisha membuat, Nadin terdiam.
"Kan kalo aku mager masak mom, aku beli diluar!"katanya lagi,
"By, jalan yuk!"ajak Nadin ke Veno,
"Siapa lo?"kata Veno
"Aku? Ya pacar kamu lah,"jawab Nadin.
"Lo masih budeg apa gimana? Semalem gak denger, gue bilang putus?"sentak Veno,
"Kan aku belum bilang iya, kalo putus tuh 2 pihak! Bukan 1 pihak,"sahut Nadin
"Yaudh mulai sekarang putus, dan lo pergi dari rumah gue!"usir Veno,
"Gamau by, aku gamau putus sama kamu!"kata Nadin memohon,
"Emang ya, kalo udah murahan ya tetep aja murahan! Mau gimana pun bentuknya,"cibir Reva
"Lo ngatain gue murahan?"kata Nadin tak terima,
"Lah emang iya? Makanya miror, kalo gak punya kaca! Sini gue beliin, mau minta berapa 10? 20?100? Bakalan gue kasih,"cibir Reva lebih pedas
Emosi Nadin tak tertahan dan
Plak
Nadin menampar Reva, didepan mereka semua.
"Nadin!"panggil Ferisha,
__ADS_1
"Apa mom? Dia ngatain aku murahan, aku gak terima!"bela Nadin
"Lah kenyataan ******,"sahut Nada
"Punya bukti apa kalo gue murahan?"tantang Nadin,
"Lo mau bukti? Kita buktiin sekarang,"ujar Elina
Elina pun mengambil flashdisk, dan mengambil laptop.
Dia memasangkan flashdisk ke dalam laptop, dia pun memutarkan sebuah video.
"Selamat menyaksikan,"kata Reva tersenyum smirk.
Video itu berputar, ternyata di dalamnya berisi tentang Nadin. Yang melakukan kegiatan pasutri semalam, di club' malam.
Nadin sangat terkejut, bagaimana bisa? Mereka mendapatkan semua ini? Nadin hendak kabur, namun tangannya di cekal oleh Veno.
"Sudah terlihat jelas bukan? Siapa yang murahan?"tanya Reva,
Nadin diam,
"Lah itu mah semalem mom udah nonton, kan semalem dikirim sama reva! Gak nyangka sih, tapi mau gimana lagi? Udah dari sananya begitu, ya gimana pun juga! ****** tetap ******,"jelas Ferisha
"***** gile, mantap bat!"timpal Ryan,
"Sini lo gue sewa awokwok:v,"sahutnya lagi,
"Eh *****, sini dong goda gue!"cibir Vero,
"Nih gue kasih uang cas, 100 juta! Tapi lo harus layanin gue 24 jam nonstop!"sambung Vero,
"Gue aduin, Nadila ****** lo!"kata nada
"Ya jangan lah gblg, yang ada tinggal nama doang gue!"ujar Vero
"Sekarang, ketauan! Mana yang lebih pintar, mana yang lebih ***** dan mana yang lebih licik,"sahut Reva
Amarah Nadin semakin memuncak, dia tidak bisa menahannya lagi.
"IYA EMANG GUE ******, LO MAU GUE PUASIN? SINI GUE PUASIN, MAU BERAPA JAM? GUE SIAP LAYANIN, GAUSAH SOK SUCI KALIAN! BILANG AJA KALIAN IRI, GAK PEDULI KALIAN MAU BILANG GUE MURAHAN, EMANG ITU KERJAAN GUE! DENGAN KERJAAN ITU, GUE BISA HIDUP! ASAL KALIAN TAU, GUE IRI SAMA ALINA! DIA BISA DAPETIN APA YANG DIA MAU, GUE MAU BALES DENDAM SAMA DOA! DAN BERHASIL HAHA, GUE UDAH BUAT DIA MENDERITA! GUE UDAH BUAT DIA TERSINGKIRKAN DARI SINI, DAH GUE UDAH PUAS! GUE PACARAN SAMA VENO PUN, GARA' DIA KAYA! DAH LAH MENDING GUE PERGI, DARIPADA DISINI BANYAK KUMAN BYE!" Teriak Nadin, dan dia pun pergi dari kediaman keluarga winata.
"Dih bocah gile,"kata Ryan
"Sinting,"ujar Reva
"Gada AKHLAK *****,"sahut vero
"Autis wkwk,"sambung nada
"Kalian udah tau kan? Kenyataan yang sebenarnya gimna?"ucap Elina.
"Oh iya, stop nyalahin diri kalian masing-masing! Mending kalian intropeksi diri, kenapa kalian bisa begitu! Pesen gue, jangan mudah percaya sama orang baru!"sambung Elina,
"Siap bos,"kata Vero
"Punya gue anjing, awas aja lo embat!"tutur Veno,
"Iyain aja kasihan, yang abis kena tipu!"kata Vero
"*******,"umpat Veno
"Dad ke atas dulu sama mom,"kata wisnu
__ADS_1
"Iya dad,"
•••My Girlfriend Is A Queen Psychopath•••