Psychopath Girlfriend

Psychopath Girlfriend
Bab 55 'Sebuah surat'


__ADS_3

Happy readingg


   


Typo BERTEBARAN!


•••


Angel a.k.a Alina sudah menyaksikan semuanya. Mulai dari mamahnya yang mengetahui semuanya, hingga keluarga winata.


Angel sangat puas, saat irana mengetahui semuanya. Walaupun alika, belum sepenuhnya diusir dari rumah. Ia ingin dia merasakan apa yang Alina rasakan dulu, jika kalian tanya tentang Ferdy? Dia sudah mati, jasadnya sengaja tidak dikirim oleh angel. Namun jasad Ferdy, dimakan oleh singa kesayangan milik angel yang berada di markas. Dan juga dimakan oleh anjing yang berada di markas,


Jika kalian bertanya, apakah jasad Ferdy utuh? Maka angel akan menjawab, jasadnya tidak utuh. Dengan kondisi kepala terpisah dari badan, jari jemari yang sudah terpotong-potong, badannya pun tak utuh.


Karena itu setimpal apa yang telah dia perbuatkan, sekarang angel berada di ruangan khusus miliknya.


Angel sedang menulis sesuatu, saking fokusnya saat Marvin datang. Dirinya tak mengetahui,


"Lagi nulis apaan dek?"tanya Marvin


"Sial kaget, surat!"jawab angel terkejut,


"Lain kali, kalo masuk ketuk pintu!"sambungnya


"Orang udah ketuk, kamunya aja yang nggak denger,"kata Marvin


"Lah iya? Gak kedengaran tuh,"ujar angel a.k.a Alina


"Kamu aja yang terlalu fokus, udah makan?"sahut Marvin


"Udah,"


"Bagus deh, kira-kira kamu mau bongkar semua kejahatan mereka kapan dek?"kata Marvin


"Ntaran, gue mau liat dia bahagia dulu! Setelah bahagia, tanpa mereka sadar kehancuran akan menerpa hidup mereka"ujarnya


"Jangan lama-lama yaa, Abang gak tega liat kamu menderita terus!"kata Marvin mendekat, lalu mengusap puncak kepala Angel


"Iya, Reva sama Elina udah pulang?"tanya angel


"Udah,"jawab Marvin


"Oh iya,"


"Tidur gih, udah malem! Besok kan kamu sekolah,"perintah Marvin


"Gue gak sekolah dulu, males liat muka mereka! Mending disini, bisa nenangin diri!"balas angel


"Oke deh, Abang gak maksa kamu! Klo mau kamu itu, Abang gak bisa maksa!"kata Marvin


"Yaudh Abang keluar dulu ya, tidurnya jangan kemalaman!"sambungnya


"Iya,"


Marvin pun keluar dari ruangan angel, menuju ke bilik kamar yang sudah ada di markas.


bonne chance, toujours de ton côté ma petite fille


Saat dipintu menuju ke luar ruangan, dia mengatakan itu.


Sedangkan di dalam, angel masih sibuk menulis surat. Karna surat itu lumayan panjang, untuk isinya kalian nanti pasti tau. Setelah selesai, dia meminta anak buahnya untuk mengirim surat tersebut kepada seseorang.


"Akhirnya selesai juga,"gumamnya


Angel mengambil ponselnya, dan dia mencoba menghubungi seseorang.

__ADS_1


"Ada apa Queen?"tanyanya


"Keruangan saya sebentar,"jawab angel


"Baik saya segera kesana,"


Tut


Panggilan terputus kan, selang beberapa menit. Ada suara ketukan pintu,


"Masuk" perintah angel


Orang itu pun masuk,


"Ada yang saya bisa bangun Queen?"tanyanya


"Ada leo, kirimkan surat ini! Ke alamat yang sudah saya cantumkan!"ujar angel


"Oke, segera saya kirimkan! Setelah surat ini sampai, saya akan mengabari Queen!"sahutnya


"Iyh,"


Leo pun keluar dari ruangan, dan angel pun merebahkan dirinya ke spring bed. Rasanya sangat penat untuk hari ini,


Sebelum ia memejamkan matanya, ia bersmirk dan mengatakan


nous entrons dans les premières étapes du jeu cher


***


Keesokan harinya, saat irana ingin menyapu teras dia menemukan sebuah surat tanpa diketahui pengirimnya, karena dia kepo. Akhirnya dia membuka surat tersebut, saat membaca dia kembali terkejut dan meneteskan air mata.


To: Mamah Irana


Mamah gimna kabarnya? Pasti baik banget kan, tanpa aku? Pastinya dong!


Mamah udah liat video itu? Bagus deh, berati mamah udah tau kejadian yang sebenarnya.


Kalau aku flashback dulu, aku suka sedih tau mah. Aku yang diusir, aku yang dihina, aku yang dicemooh.


Waktu itu, aku gatau aku harus gimana! Aku sempat mikir, apakah aku bakalan jadi anak jalanan? Apakah aku bakalan tinggal di panti asuhan?


Tapi takdir berkata lain, aku di angkat anak oleh salah satu keluarga, dimana disitu aku bisa ngerasain kasih sayang seorang ibu, hangatnya pelukan seorang ayah. Aku bahagia waktu itu, namun kebahagiaan aku tak berangsur lama.


Sekarang aku seperti dulu, aku diusir sama mereka karena kesalahpahaman.


Aku gapapa kok mah, eh emang Tante peduli sama aku ya?


Aku masih sayang kok sama mamah, eh Tante hehe. Maaf salah sebut, aku gak pernah benci sama Tante. Aku hanya benci sama orang yang udah ngerebut kebahagian aku, aku bakalan ngelakuin apapun kalau misal ada yang nyakitin hati Tante.


Karena aku tau, kasih sayang seorang ibu gak akan ada putusnya.


Maafin aku ya tan, kalau dulu aku sering minta ini itu ke Tante.


Jangan cari aku ya tan, kalau misal Tante kangen aku. Tante keluar rumah aja, terus lihat bulan. Tante bayangin, kalau aku bulan. Yang selalu menemani Tante, walaupun bukan sering menghilang karena adanya hujan dan pagi.


I love you more tante irana💙


Tertanda,


Alina.


Setelah membaca surat itu, dia semakin histeris.


"ALINA, MAAFIN MAMAH SAYANG! MAAFIN MAMAH,"teriak irana

__ADS_1


Hingga mendatangkan Mike dan Alika, Alika segera memeluk irana namun ditepis. Dia mengambil surat yang mamahnya baca, dia pun meneteskan air mata. Karena surat itu double, tapi irana hanya membacanya satu.


To:Abang Mike


Halo bang, apa kabar? Pasti baik kan? Baiklah, kan aku gada disitu. Aku boleh jujur gak bang? Sebenarnya tuh, aku rindu, rindu, banget sama Abang!


Aku pengen manja'an lagi, aku pengen minta beli es krim lagi, aku pengen beli boneka lagi, aku pengen main sama Abang lagi.


Tapi aku sadar posisi, aku sekarang bukan siapa-siapa Abang lagi, aku hanya orang asing di mata kalian.


Aku sakit Bang dulu, dimana semua orang benci aku. Aku berharap, Abang akan bela aku. Tapi nyatanya? Abang juga ikut usir aku dari rumah,


Udah lah, aku gamau bahas yang dulu.


Intinya aku sayang sama Abang, Abang jangan cari aku ya!


Aku disini baik-baik aja, Abang punya pacar nada ya? Cie udah punya pacar, bahagiain nada yaa bang, Abang gak perlu tau aku tau darimana.


Udah dulu ya bang, tangan aku sakit nulis kebanyakan hehe.


I really Miss you my brother💙


Tertanda


Alina.


"Maafin Abang Alin, maafin abang!"gumamnya,


Mike mengacak-acak rambutnya frustasi, Alika berusaha menenangkan Mike. Namun dirinya malah didorong oleh Mike, Mike tak pedulikan kondisi Alika. Untuk saat ini dirinya memang benar-benar kacau,


"Abang kenapa sih?"tanya Alika


Mike belum menjawab,


"Abang kenapa, jawab Alika!"katanya lagi,


Dia masih tak bergeming,


"Abangggg, coba aku liat suratnya!"kata Alika lagi,


Dia pun merebut surat dari Mike, dia perlahan membaca dan dia menyobek surat itu.


"Oh jadi ini? Penyebabnya?!"tukas Alika


Mike sudah emosi, saat melihat surat pemberian dari Alina disobek. Dann


Plak


Mike menampar Alika,


"Bang lo nampar gue?"kata Alika dengan bibir bergetar,


Mike baru sadar, dia terus memegang tangannya. Seraya menatap Alika,


"Maaf,"


Hanya kata itu yang keluar dari mulut  Alika, Alika pun keluar dari rumah kediaman keluarga Pramana. Dia mencoba lari, Mike mengejarnya.


"Alikaa, maafin Abang! Abang reflek,"teriak Mike


Alika masih tak pedulikan dengan ucapan Mike, dia berlari tanpa tujuan. Mike sudah menyerah, dia sudah capek untuk mengejar Alika.


Bukannya tak peduli, namun saja dia terlalu lelah. Dia masih mengkhawatirkan keadaan mamah irana, dia pun kembali ke rumah. Untuk menemui mamahnya,


•••My Girlfriend Is A Queen Psychopath•••

__ADS_1


__ADS_2