Psychopath Girlfriend

Psychopath Girlfriend
Bab 63 'Untuk Kezia'


__ADS_3

Happy reading 🎇


    Budayakan vote+komen sebelum membaca,


Typo bertebaran!


•••


Keesokan harinya, keluarga Winata kedatangan Liana dan Danil. Yaitu kedua orang tua dari, Wisnu. Yang tak lain adalah, Oma dan Opa dari Ryan, Alina, dan Twins. Tentu saja, itu sangat mengejutkan bagi mereka. Apalagi Alina saat ini, tidak ada dirumah. Mereka berdua akan datang, jika mereka rindu dengan Alina.


"Oma, Opa? Kesini kapan?"kaget Ryan,


"Baru sampe tadi, Daddy sama mommy mu mana?"tanya Danil


"Di dalem, bentar aku panggilin dulu!"jawab Ryan,


"Gausah biarin, Adikmu yang lain mana yan?"sahut Liana


****** gue, mana Alina gada di rumah -Ryan


"Ada kok, twins lagi tidur!"ujar ryan


"Alina dimana? Oma kangen banget sama dia,"kata Liana


"Eh, anu Oma! Aduh, bentar ya! Ryan kebelet pipis, ntar Ryan kesini lagi kok! Janji,"alibi Ryan. Dia pun naik ke atas,


"Dasar anak itu,"ujar Liana


Saat mereka sedang duduk menunggu Ryan, datang Wisnu dan Ferisha. Mereka berdua pun menyalimi Liana dan Danil,


"Lah mama? Dateng kapan, kok Risa baru tau?"kata Ferisha,


"Baru sampe tadi, Ryan kok lama ya?"ujar Liana


"Kenapa mah?"sahut Wisnu,


"Tadi ryan, bilangnya mau ke toilet! Soalnya mamah, udah rindu sama Alina! Alina dimana?"ujar Liana,


Mereka berdua diam,


"Alina dimana sayang? Mamah kangen sama cucu mamah,"tanya Liana satu lagi.


Mereka pun masih diam, tidak ada yang berani menjawab.


"Alina kemana nu, sa? Ada apa sebenarnya? Gak kamu, gak Ryan! Saat di tanya Alina, ada saja alasannya! Mending kasih tau, daripada saya tau dari orang lain!"jelas Danil tegas,


Tanpa aba-aba mereka langsung duduk, dan menunduk. Mereka mengucapkan kata maaf, yang sebanyak-banyaknya.


"Maafin kita mah, aku ga bisa jaga Alina!"kata Ferisha menangis,

__ADS_1


"Lah Alina kemana?"ujar Liana panik.


"Maafin kita pah, aku ga bisa jaga cucu kesayangan papah!"ucap Wisnu,


"Ada apa sih sebenarnya?"tanya Danil,


"Oke aku bakalan jelasin semuanya, jadi waktu itu ada sebuah kesalahpahaman, Veno punya pacar! Namanya Nadin, Nadin itu yang dulu punya masalah sama Alina. Nadin udah buat aku benci sama Alina, apalagi veno! Dia dulu benci banget sama Alina, karena perkataan Nadin yang sering menjelek-jelekan Alina! Aku usir dia mah, pah, aku di tipu! Aku udah bilang, kalo dia anak pungut! Karena, Alina waktu itu yang membuat Nadin terjatuh dari tangga. Ternyata, itu ulahnya sendiri. Waktu itu, Alina sempat datang ke sini. Dia meminta maaf, dia bilang sayang sama kami. Dia bilang juga, nitip rindu sama kalian. Dia pergi ke Belanda, keesokan harinya pesawat yang Alina tumpangi jatuh, di daerah lautan. Sampai sekarang belum ketemu,"jelas ferisha.


Danil pun mengepalkan tangannya, Liana syok. Bagaimana bisa, pesawat yang ditumpangi Alina jatuh? Jika dirinya tau sejak kemarin, mereka berdua akan menuntut bandara itu. Jika mereka tak bisa menemukan keberadaan Alina,


"Panggil anak-anakmu!"perintah Danil dingin,


Ferisha pun mengangguk, dia naik ke atas untuk memanggil anak-anaknya.


Kini di bawah, tinggal Wisnu dan kedua orangtuanya.


"Jujur, papah kecewa sama kalian! Asal kalian tau, saya sudah tau semuanya! Sebelum kalian menjelaskan, saya cuma mengecek. Apakah kalian saat di tanya jujur atau tidak, kamu sudah tau kan? Jika sifat ****** itu bagaimana? Dia itu licik, tapi untungnya teman-teman Alina bisa membantu. Sudah terlihat jelas, mana yang licik, dia juga memanfaatkan Veno! Dia menjadi pacar Veno, karena dia ingin balas dendam!"kata Danil,


Ferisha pun membawa anak-anaknya,twins pun terkejut atas kedatangan Oma dan opa mereka.


"Oma? Opa?"kaget Vero,


"Iya, sini Oma mau ngomong sama kalian!"kata Liana,


"Ada apa Oma?"tanya Veno,


"Kamu tau kesalahan terbesar kamu apa Veno?"Sahut Danil,


"Jawab!"sentak Danil,


Veno pun menatap kakeknya dengan tatapan sendu,


"Tau, Veno tau! Veno udah buat Alina pergi, Veno udah percaya sama dia daripada sama Alina! Alina udah pergi, sekarang Veno harus gimana? Veno udah buat alin sakit, padahal dulu Veno udah janji sama alin! Veno gak akan nyakitin, tapi nyatanya! Veno ngelanggar janji alin, pasti dia kecewa ya sama veno opa!"kata Veno menahan tangis,


"Oma tau, kamu ngelakuin kesalahan besar! Oma tau apa yang kamu rasain, ya memang Alina kecewa! Tapi sekecewa apapun dia, dia tetap sayang sama kamu! Alina waktu itu, berkunjung ke keluarga kandungnya kan? Kalaupun suatu saat nanti, alina kembali! Jangan paksakan dia untuk tinggal bersama kalian, biarkan dia menentukan pilihannya!"jelas Liana


"Mamah tau dari siapa?"sahut ferisha,


"Kamu gak perlu tau, yang penting ingat pesan saya! Jangan paksa Alina untuk tinggal dengan kalian, biarkan dia menentukan pilihannya!"ujar Liana,


"Oh satu lagi, jangan buat Alina menderita ataupun terluka! Kalau itu terulang kembali, saya tarik aset' rumah dan kantor kamu Wisnu!"kata Danil,


"Kami pamit," kata mereka berdua.


"Kalian mau kemana?"tanya Ryan,


"Pulang ke London, kita kesini karena sekalian mampir! Tadi habis meeting, terus nyempetin waktu kesini!"jawab Liana,


"Aku kira kalian nginep,"Rajuk Vero.

__ADS_1


"Engga, kalo kalian mau! Nanti kalian kesana aja, kalau udah liburan!"kata Liana,


"Oke omaa, hati-hati dijalan ya!"seru vero.


"Iya,"


Sebelum mereka keluar dari kediaman anaknya, Liana sempat mengelus pundak Veno. Dia tau, jika Veno merasa sangat bersalah. Dia pun sempat memberi nasehat, kepada cucunya. Jangan terlalu lama terlarut dalam kesedihan, karena dibalik kesedihan ada kebahagiaan yang tersembunyi.


***


Saat sesampainya dirumah, Kezia menemukan sebuah kotak. Entah dia tak tahu, apa itu isinya. Dia pun mengambil kotak tersebut, dia juga menemukan sepucuk surat.


Karena kepo, dia pun membaca surat itu.


To, Kezia


Gue tau lo enggak jahat, gue tau lo baik. Yang buat lo jahat itu, obsesi lo! Obsesi buat dapetin Fino, kalaupun lo sayang sama dia! Perjuangin dia, dia gak suka cewek alay apalagi drama. Dia suka cwe apa adanya, gak neko-neko.


Good luck babe.


Tertanda


Ac.


Kezia sempat kaget, bagiamana bisa? Si penulis ini, tau jika dirinya suka dengan Fino. Di dalam kotak terdapat sebuah, kaset dan gelang. Dia pun membawa kotak ini ke dalam.


"Kira-kira isi kasetnya apaan ya?"pikir Kezia,


"Aaa *****, kayak orang gila gue! Daripada kepo, mending gue setel dah kasetnya."kata Kezia,


Dia pun mengambil laptop, dan memasukkan kasetnya.


Kezia sempat termenung, karena isi dari kaset itu adalah, foto-foto bersama kedua sahabatnya. Yaitu Nadila dan diandra, foto dari mereka smp. Di slide terakhir ada fto dirinya dengan geng Alina.


Hingga akhirnya dia menangis, ada satu video lagi akhirnya dia buka.


Ternyata itu adalah Alina,


Hay Zia, gue tau kok! Lo gak jahat, gue tau Lo itu baik. Lo jahat karena obsesi lo buat milikin Fino, Dan karena terpengaruh oleh Nadin.


Asal lo tau, Nadin gak sebaik yang lo kira! Dia licik, oh iya! Makasih ya, buat luka yang kemaren! Gue gak benci kok, tapi cuma ingat doang hehe.


Gini ya zia, kalo suka sama seseorang perjuangin! Jangan pakai cara yang murahan, buat dapetin hati dia.


Gue tau lo suka sama Fino, kalo emg iya! Gue titip Fino ya sama lo, gue mau pergi! Dan itu gak akan kembali, kan kemaren Lo bilang! Kalau Alina mati, hidup lo bakalan tenang. Ini gue mau wujudin mimpi lo, kalo gue beneran mati! Jagain Fino ya, gue sayang sama dia!


Video dari Alina membuat Kezia menangis sejadi-jadinya, ternyata selama ini dia jahat. Dia udah buat Alina menderita,


"Jangan lo yang mati Lin, biar gue aja! Gue berhak mati, karena gue udah buat hidup lo hancur! Maafin gue,"racau Kezia.

__ADS_1


Kezia pun keluar dari rumah, dia lari sekencang-kencangnya. Dia menuju ke suatu tempat,


•My Girlfriend Is A Queen Psychopath•


__ADS_2