Psychopath Girlfriend

Psychopath Girlfriend
Bab 61 'Diskotik'


__ADS_3

Happy reading👌


Typo bertebaran!


---------------


Deru musik DJ menggema, disinilah mereka berkumpul. Mereka menginginkan sebuah bukti, bukti yang besar. Bau alkohol menyeruak di penciuman mereka, mereka memang nakal dan brandal, tapi mereka tau jika kesehatan adalah yang paling penting.


Mereka membawa 2 orang laki-laki, yang satu ditugaskan untuk menggoda. Yang satu hanya menyimak, sebenernya dia sudah menolak, tapi karena ini menyangkut kekasihnya. Akhirnya dia mau,


"Lo tunggu sini dulu,"perintah gadis itu


"Mau ngapain sih? Gue mau pulang, gak betah!"kata laki-laki itu risih,


"Tunggu sini dulu Veno, gue mau nunjukin sebuah fakta besar!"ujar gadis itu meyakinkan Veno,


"Fakta apa sih va? Faktanya lo mau ngejelek-jelekin nadin? Mana mungkin dia disini, orang kata dia tadi dirumah!"kata Veno,


"Diem deh, gausah banyak bacot!"sentak Reva,


"Lin, suruh dia kesini!"instruksi Reva


"Oke,"


Elina pun melaksanakan tugasnya, disitu ada Nada, Nada lah yang membawa Nadin ke sini. Memang itu niatnya dari awal, akhirnya Nadin pun masuk kedalam perangkap Nada.


Mereka yang merencanakan semua ini, kalian sudah tau kan? Mana yang lebih cerdas? Mana yang lebih licik? Mana yang lebih pintar?


Elina sudah memberi instruksi kepada nada, dan nada pun menerimanya.


"Din, gue ke toilet bentar ya!"kata Nada,


"Yoi, sana lo ke toilet! Jangan kencing disini haha,"ujar Nadin mabuk


Sudah menjadi tradisi Nadin, saat masuk ke dalam club' malam. Dia pasti akan mabuk, entah yang ke berapa dia minum.


Saat nada ke toilet, laki-laki suruhan Reva pun menjalankan aksinya. Dia mulai menggoda Nadin, Nadin pun menerimanya. Sampai akhirnya, tangan Nadin mengalung pada leher laki-laki itu.


"Nama kamu siapa cantik?"tanya laki-laki itu,


"Panggil saja Nadin,"jawab Nadin tersenyum


"Terus nama kamu siapa?"tanya Nadin balik,

__ADS_1


"Fino,"jawabnya


Pemandangan yang sangat Veno tidak suka, sejak kapan? Nadin suka dengan dunia malam? Kenapa Nadin berbohong padanya?


Saat mendengar nama Fino, Nadin langsung merangkul Fino. Dia memang Fino, tapi bukan Fino Milian Grady. Dia adalah orang suruhan mereka bertiga,


"Fino? Namanya sama, seperti orang yang aku suka!"celetuk Nadin,


"Wah? Apa benar? Kira-kira nama panjang Fino yang kamu suka siapa?"pancing Fino


"Fino Milian Grady, dia anak pertama keluarga Grady!"jawab Nadin


Satu fakta sudah terbuka, Veno sangat terkejut. Bagaimana bisa?


"Itu kekasih nona?"tnya Fino,


"Bukan, dia teman kekasih saya!"sahut Nadin,


"Lah? Anda suka dengan Fino, tapi mengapa anda berpacaran dengan temannya?"ujar Fino,


"Yaa, saya memacari Veno, karena dia kaya! Dan untuk balas dendam,"kata Nadin


Veno meremas tangannya kuat, bagaimana dirinya bisa tertipu? Emosi yang ada didalam kepalanya sudah memuncak, dia ingin sekali menyeret Nadin keluar. Dan mengakhiri hubungannya dengan wanita murahan itu,


Mereka bertiga tersenyum puas, usahanya tidak sia-sia.


"Alina dimana?"ujar Veno


"Lo **** apa ***** sih? Makanya jangan pacaran sama ****** ****, berita adiknya sendiri gatau! Pesawat Alina jatuh ke lautan, kemungkinan korban selamat sangat kecil! Jadi lo berdoa aja, semoga Alina selamat! Terus maafin lo,"jelas Nada emosi


Veno sempat tertegun, jadi? Kemarin pertemuan terakhir dengan Alina? Veno hendak pergi, namun di tahan oleh Reva.


"Gausah pergi, gue mau nunjukin kalo pacar yang sering lo bela, kelakuannya lebih dari sampah!"ucap Reva,


Fino membisikan sesuatu kepada Nadin, Nadin pun mengangguk. Lalu mereka pergi dari area diskotik, dan menuju ke kamar yang sudah tersedia di dalam diskotik ini.


Lalu mereka pergi ke tempat cctv, ini rencana reva! Dia sudah memanipulasi kamar yang Nadin pakai, dia sudah memasang cctv dan memasang alat penyadap suara. Lalu disambungkan, ke laptop miliknya.


Di dalam kamar tersebut, Nadin dan Fino melakukan hal yang seharusnya mereka tidak lakukan. Mereka berempat yang melihat rekaman kejadian itu pun, hanya menganga.


"Buset, mata dedek udah gak suci!"kata Elina


"Anjing ah, suara desahannya gile!"timpal Elina

__ADS_1


"Ahli banget *** wkwk, udah jadi ratunya haha! Jadi ahli,"sambung Reva


Sudah terlihat jelas sekarang, siapa yang murahan! Siapa yang pengecut, siapa yang penghianat! Karena sudah terlanjur emosi, Veno turun ke bawah. Untuk menggerebek Nadin dan Fino,


Mereka bertiga membiarkan itu, sudah menjadi hak Veno! Karena Nadin masih menjadi pacar Veno,


"Perang ke 5 akan dimulai!"sahut nada,


"Anjay, lagian ya! Dari dulu kgak berubah-ubah, heran!"sambung reva


"Udah jadi profesi dah, jadi gausah heran wkwk!"kata Elina


Mereka pun berbincang-bincang, membahas soal rekaman adegan Nadin dengan Fino. Dan mereka pun setuju, untuk menayangkan saat acara DIESNATALIS sekolah.


Karena itu semua setimpal, atas semua perbuatannya yang dilakukan kepada Alina.


***


Veno menuruni, tangga per tangga untuk sampai ke kamar 269. Itu kamar yang dipakai Nadin untuk melakukan hubungan pasutri, dengan Fino. Setelah sampai di kamar Nadin, dia ingin membuka. Namun di kunci, dia pun mencoba untuk mendobrak nya, namun tidak bisa.


Emosinya semakin menjadi-jadi, dia mendobrak pintu itu sangat kencang. Hingga membuat pintu itu ambruk, pemandangan yang tak sedap didapatkan Veno.


Bayangkan saja? Pacar anda, melakukan hubungan dengan orang lain. Dan anda menyaksikan didepan mata anda langsung, dengan kondisi mereka berdua telanjang? Bagiamana perasaanmu? Campur aduk bukan? Seperti itulah yang dirasakan oleh Veno. Perasaannya campur aduk,


Veno sempat menegang di tempat, karena masih syok. Mereka berdua tak sadar akan kedatangan Veno, dan tetap melanjutkan.


Veno pun memberanikan untuk berbicara,


"Nadin, kita putus!"teriak Veno


Nadin yang merasa namanya dipanggil pun menoleh, betapa terkejutnya dirinya. Saat veno berada di hadapannya sekarang. Dia ingin sekali menghampiri Veno, namun dirinya tak bisa.


Veno berharap Nadin akan menghampiri dirinya, namun nyatanya? Zonk! Dia lebih melanjutkan itu daripada menghampiri Veno. Veno pun keluar dengan rasa kecewa, marah, menjadi satu.


Ternyata dirinya salah? Wanita yang sering ia bela, nyatanya perbuatan nya bejat! Perempuan yang di bangga-banggakan di keluarga nya, nyatanya membuat dirinya kecewa.


Veno baru sadar, detik, menit, jam ini! Dia merasakan yang namanya sebuah kehilangan, kehilangan seseorang yang dia sayang! Kehilangan adik kecilnya, dan untuk pertama kalinya. Veno menangis, dia menangis karena rasa kehilangan yang amat besar. Dan dia menangis, karena selama ini dia bodohkan oleh satu wanita. Yang ternyata hanya memanfaatkan uangnya,


Satu tepukan dari belakang, membuat Veno terkejut. Orang itu adalah Elina, dia tersenyum. Dan reflek Veno langsung memeluk Elina. Elina terkejut bukan main,


"Ven, lepas!"kata Elina


"Biarin gue begini dulu,"ujar Veno

__ADS_1


Elina pun hanya mengangguk pasrah,


•••My Girlfriend Is Queen Psychopath•••


__ADS_2