Putri Yang Mulia Duke

Putri Yang Mulia Duke
Chapter 10


__ADS_3

Saat sedang berjalan mencari duke Arthur yang dibelakang selena heran sedari tadi selena murung setelah mendengar berita bahwa cleve akan pergi dari istana untuk melanjutkan sekolahnya.


bruk...


"aw.." rintih selena yang tak sengaja menabrak seseorang karna dari tadi selena menundukkan wajahnya tanpa melihat jalan depan, Arthur yang dibelakangnya hanya diam saja


"hei, gadis kecil kau jalan lihat mana si!!" ucap seorang pria datar


"eh, ka.... kau kenapa disini"ucap selena terkejut dan langsung melangkah mundur


" memangnya aku tidak punya kaki, aku sedang jalan jalan karna aku punya kaki,


jadi sekarang minggir"ucap pria itu dingin


•••


,,kan masih ada Zen kenapa aku bingung kalau tidak ada teman, aku harus baik padanya dia bilang akan melindungiku,aku akan menjebakmu saat aku bertemu dengan ayah hihihi,,


•••


"Hmmm.. zen bisa tidak membantuku mencari ayah" ucap selena dengan cepat merangkul pria itu yang ternyata Zen, Zen yang di rangkul langsung terkejut wajah nya juga langsung memerah padahal ia sudah tinggal dengan selena sudah satu bulan,tapi saat di dekatnya membuat Zen malu.


"Zen...zen..." teriak selena melambai lambaikan tangannya,memecahkan lamunan Zen

__ADS_1


"cih...,kau bisa tidak jangan berteriak di telinga orang bagaimana jika, pendengaran ku rusak karnamu,yang selalu teriak teriak seperti itu"ucap Zen menutup telinganya


"bagaimana aku tidak teriak kamu saja melamun seperti itu,cepat jalan kita harus mencari ayah"ucap selena melangkahkan kakinya di iringi oleh Arthur di belakang


" cih.."Zen yang ingin sekali memukulnya pun mengurung niatnya,dia ingin sekali rasanya memukul selena agar tidak teriak teriak di depannya lagi.


Di sebuah kamar seorang pria sedang membaringkan sekujur tubuhnya dengan mata yang terpejam terlihat begitu lelah di raut wajahnya hingga ada kelopak mata hitam di bawah matanya karna kurang beristirahat.


"Ayah...." teriak selena membuka kamar duke,ia tak tahu kalau duke ada didalam jadi ia berteriak saat ia masuk berlarian ia melihat ayahnya yang sedang tidur lelap.


"hah..,ayah tidur sangat lelap ya Arthur!! apa ayah tidak pernah istirahat akhir akhir ini"tanya selena pada Arthur yang masih mengikuti selena


" sepertinya seperti itu,yang mulia terlihat sibuk di istana akhir akhir ini,karna banyak tugas yang harus diselesaikan oleh yang mulia dengan cepat"jawab Arthur yang mengingat yang mulianya sibuk di ruang kerja nya


"ikutilah kata hati selena saja" 'jawab duke yang tiba tiba bangun dari tidurnya


"Opsss, ayah kamu terbangun maafkan saya" ucap selena meminta maaf pada duke dengan wajah yang selalu membuat orang gemas melihatnya seakan akan ingin sekali mencubit pipinya yang tembam itu.


"tidak apa,ayah juga senang melihat selena mengunjungi ayah, apa sudah sehat sekarang? "ucap duke bangun sambil merenggangkan tubuhnya


"Ayah,apa ayah tidak pernah tidur ayah terlihat sangat lelah sampai ada mata panda,di mata ayah" ucap selena secara terang terangan sambil menunjuk kearah kelopak mata duke yang terlihat hitam karna kurang istrahat.


"Karna ayah harus mengurus semua ini sebagai raja di Kerajaan aldestrom,

__ADS_1


setelah selena besar nanti selena juga tidak perlu menjadi seperti ayah itu akan menggangu hidup selena saja"'jawab duke, selena beranjak menaiki tempat tidur duke, duke pun yang melihat putrinya menaiki tempat tidurnya pun membantunya dan menggendongnya ke pangkuan duke.


"tidak tidak,aku akan membantu ayah, aku adalah putri ayah dan juga putri kerajaan aldestrom,jika aku tidak membantu ayah,maka ayah akan lebih sibuk dan tidak ada banyak waktu untukku"ucap selena menolak ia merubah pikirannya karna ia ingin menjadi anak yang berguna bagi ayahnya dan ia juga ingin kalau ayahnya selalu banyak waktu untuknya seperti anak anak yang lain,duke yang mengerti perkataan selena ia bisa merasakan betapa kesepiannya hidup putrinya tak ada seorang yang lebih baik selain ibunya untuk selena, duke memeluk putrinya dengan penuh kehangatan.


"Selena,dengarkan ayah minggu depan ayah ingin selena bersiap siapa dan berkemas ya kita akan pergi ke tempat yang indah" ucap duke pada selena


"wah... baik ayah, aku akan mengemas bersama clara minggu depan" jawab selena dengan senyuman yang terpancar di wajahnya,selena langsung beranjak dari pangkuan duke dan beranjak turun dari tempat tidur duke dibantu oleh Arthur


"kalau begitu saya pamit pergi ayah dah" ucap selena berlarian sambil melambaikan tangannya wajahnya sekarang terlihat lebih riang dan juga imut diikuti oleh Arthur di belakang sambil berlarian mengelilingi istana


"nanana,Selamat malam semua" sapa selena dengan senyuman manis membuat semua orang gemas melihat nya


"selamat malam putri selena" jawab para pelayan istana sembari membungkuk hormat


•••


,, astaga putri selena sangat imut aku ingin sekali mencubit pipinya itu,kya...,,


•••


Selena kembali ke kamarnya, untuk pergi istirahat sebelum tidur clara membantu selena mengganti gaunnya menjadi piyama untuk tidur,clara juga selalu membacakan sebuah dongeng untuk selena agar tidak mimpi buruk, karna selena selalu mimpi buruk jadi clara selalu membacakan sebuah dongeng lucu agar selena jauh dari mimpi buruk.


Terimakasih banyak untuk kalian yang udah mampir di novel pertama ku yang udah like makasih banget ya, yang belum like,coment dan vote jangan lupa ya

__ADS_1


__ADS_2