Putri Yang Mulia Duke

Putri Yang Mulia Duke
Chapter 49


__ADS_3

Terlihat aiyhana dan selena sedang menyiapkan makanan di meja yang telah di siapkan dan di letakkan di halam istana asgard yang luas dan di penuhi bunga warna warni. Para pelayan asgard sangat terkejut melihat kedekatan selena dan ratu mereka layaknya seperti ibu dan anak yang sedang menyiapkan makan keluarga yang baru saja mengunjungi rumah.


"bibi apa kita juga menyiapkan cake untuk di letakkan di tengah tengah meja itu akan terlihat bagus" ucap selena mencari alasan agar makanan yang ia suka juga ikut ada di hidangan hari ini.


"Putri anda tidak terlalu boleh makan cake sekarang yang mulia akan memarahi anda jika makan makanan manis" ucap clara yang ikut membantu selena dan aiyhana menyiapkan makanan hari ini.


"Tapi clara,aku ingin sekali makan cake dari kemarin aku belum memakan cake sama sekali " ucap selena dengan nada lesu seolah tak berdaya


"Yang mulia melarang anda tuan putri anda bisa memakan cake saat makan siang sekarang anda harus memakan buah buahan yang segar" ucap clara yang tak mengubah pikirannya untuk selena


"Putri, apa yang dikatakan pelayan anda itu benar anda masih muda dan masih pertumbuhan anda seharusnya memakan makanan yang sehat di konsumsi bagi tubuh anda" ucap aiyhana yang melihat clara dan selena meributkan masalah cake


"Baiklah aku akan memakan buah di pagi hari, clara aku minta maaf"ucap selena meminta maaf


" Putri anda tidak salah, kenapa anda meminta maaf saya tau putru sangat menyukai cake tapi itu tidak bagus jika putri sering memakan makanan manis dan jarang makan buah"jawab clara tersenyum melihat tuan putri nya yang ia sudah anggap sebagai putri kecilnya yang sedang masa pertumbuhan


"Baiklah jika seperti itu akan memanggil kakak,paman, kakek dan paman pharrell"

__ADS_1


Selena berlari memasuki istana asgard dan mulai mencari ruangan pertama yang akan mengunjungi kamar kakaknya cleve ada tiga pintu di ruang tersebut selena tampak bingung di mana kamar kakaknya. Karna ia tak ingin berfikir panjang selena membuka pintu pertama yang ternyata tidak ada orang,lalu pintu kedua yang ternyata juga tidak ada orang sekarang tinggal pintu ketiga ia melihat seorang pria dengan rambut putih sedang membaca buku di kursi nya. Ia adalah cleve yang tengah duduk di kursi yang sibuk membaca buku tebalnya selena tanpa berbicara langsung berlari kearah cleve dan membuat cleve terkejut.


"Kakak! "


Selena memeluk kakaknya yang duduk di kursi dengan tangan yang memegang buku tebal, cleva yang dikejutkan tidak merasa marah ataupun apa ia malah tersenyum dan mencubit pipi bulat selena itu.


"kyaaa..."


"Kakak itu sangat menyakitkan lihat sekarang pipiku jadi merah karna kakak" ucap selena mendesah kesal karna kakaknya selalu mencubit pipi nya hingga memerah


"Hahaha, itu hukuman untukmu karna telah membuat kakak terkejut" jawab cleve tersenyum dengan tawa kecil di bibirnya


"Baiklah tunggu sebentar kakak akan meletakkan buku kakak dulu " ucap cleve bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati nakas di samping ranjangnya dan meletakkan buku tebal itu


Selena dan cleve berjalan keluar dari kamar cleve saat keluar ia melihat kakeknya dan evano sedang berjalan bersama ia memanggil kakek dan evano dengan berteriak kencang.


"Kakek... Paman..."

__ADS_1


Mendapat teriakkan kencang dari orang yang tak asing bagi raja arga maupun evano mereka melihat kearah selena dan cleve yang sedang bergandengan itu. Selena menarik tangan cleve dan berlari kearah evano da raja arga yang melihat mereka.


"Kakek, paman ayo kita makan bersama di halaman istana aku dan bibi sedang menyiapkan makanan" ucap selena


"Baiklah kakek akan ikut"


"Bagus.. sekarang kita tinggal panggil paman pharrell,kakek dimana kamar paman pharrell? "tanya selena pada kakeknya menanyai dimana letak kamar pharrell berada.


Raja arga menunggu di tempat duduk berasama evano dan duke yang sudah di panggil selena, mereka menunggu selena dan cleve yang sedang memanggil pharrell di lantai dua istana yaitu letak kamarnya. Setelah memanggil semua selena dan yang lain segera keluar dan menuju halaman istana untuk makan bersama di luar.


Saat keluar dari istana aiyhana yang melihat selena dan kelima pria yang mengikutinya dari belakang, ia tertawa kecil melihat selena seperti melihat ratu iblis kecil yang menguasai kelima pria pria tampan di samping nya..


" Bibi aku sudah memanggil mereka semua"ucap selena merasa bangga pada dirinya sendiri karna bisa memanggil mereka bersama


"Baiklah selena sangat hebat, baiklah kita duduk bersama sekarang sebelum makanan menjadi dingin" ucap aiyhana tersenyum


Selena dan yang lain duduk di tempat duduk yang telah di siapakan, selena duduk di tengah yang di sampingi duke dan cleve. Mereka mulai makan bersama sama dengan gembira layaknya keluarga bahagia yang baru saja bertemu dan berkumpul untuk makan bersama.

__ADS_1


Wajah mereka tampak bahagia, kesatria yang ikut bersama duke merasa bahagia bisa melihat kebahagiaan dari mereka semua yang tak pernah menujukan rasa pertengkaran maupun hal yang lain sehingga mereka dijuluki keluarga yang amat damai dan tentram


__ADS_2