
Bintang dan bulan yang menyinari malam ini penuh cahaya yang menderangi alam semesta. Hembusan nafas panjang sangat melegakan sambil melihat pemandangan malam hari, si bintang dan bulan menemani malam penuh cahaya bersama dengan gadis cantik yang berdiri di balkon penginapan, pemandangan malam penuh lampu dan cahaya yang menerangi rumah rumah sekitar.
"Huhhh, hari ini sungguh melelahkan" Gadis cantik menikmati hembusan angin malam, dengan minuman anggur yang berada di tangan kanannya melihat ke arah yang dipenuhi rumah rumah dengan penuh lampu yang terang"Tapi ini membuatku senang karena aku bisa membantu warga sekitar sini"Tersenyum lebar merasa senang pada dirinya bisa membantu warga yang bukan rakyat nya sendiri
"Ah,tapi harus mendengar ocehan dari orang gila itu.. " Gadis itu menghela nafasnya mengingat dirinya selalu mendapat ocehan dari pria yang selalu bersikap seenaknya
Flashback on
Usai melawan naga hitam, gadis cantik berambut putih perak harus kehilangan banyak tenaga membuat semua orang menghawatirkan kondisinya terlebih lagi dengan si pria tampan yang berusaha menyalurkan tenaga nya pada si gadis cantik yang bukan lain putri selena.
Beberapa jam setelah itu akhirnya selena siuman tenaga nya kembali walau belum sepenuhnya, dirinya melihat ke sekitar melihat dinding atap rumah mengerutkan keningnya matanya yang masih buram merasa bingung di mana dirinya sekarang
"***.. aww" Rintih selena memegang kepalanya yang sakit mencoba bangun tapi entah kenapa merasa berat baginya untuk bangun, badanya terasa sakit semua, setelah benar benar sadar dirinya menyenderkan punggungnya di bantal yang tersender di senderan kasur tempat tidur nya
Terlewat lembaran ingatan di pikirannya, badannya terasa begitu sakit, kepalanya juga pusing sebab dirinya tadi pagi bertarung melawan naga hitam, beberapa ingatan kembali pada zen yang saat itu juga ikut bertarung merasa khawatir selena dengan segera beranjak dari tempat tidurnya menggunakan sandal nya berlari mencari zen
Di bawah tampak lima pria yang sedang menikmati minuman dan cemilan yang ada sambil berbincang bincang sedikit tawa dan candaan tidak membuat suasana menjadi canggung terlebih lagi ada si pria bermuka datar.
__ADS_1
"Zen... zen... " Berlarian, berteriak memanggil nama pria bernama zen si gadis cantik selena sibuk mencari ke kamar, saat di atas dirinya melihat kebawah yang ternyata ada lima pria yang sedang asik denga minumannya
"Zen... kau tidak apa apa kan? apa tadi kau menghindari panah ku? " Selena menepuk erat lengan zen membuat wajahnya zen berubah menjadi merah muda karena malu
"Hmm.. aku baik baik saja" jawabnya datar, memalingkan muka ke sembarang tempat menutupi wajahnya merahnya agar tak terlihat
"Ouh, syukurlah kau baik baik saja"Ucap selena lega mendengar jawaban zen saat selena duduk zen langsung melihat selena dan langsung mengoceh padanya
" Kau menghawatirkan orang lain! "Zen memandang wajah selena" Kau menghawatirkan orang lain sementara dirimu kau tidak menghawatirkan nya! apa kau bisa bertahan jika tidak ada yang membantu mu tadi saat melawan monster naga hitam itu? apa kau bisa memulihkan kembali tenaga dalam mu ?"Zen yanga terus mengoceh tanpa melihat keadaan sekitarnya yang menatap mereka berdua bagai seorang ayah yang memarahi putrinya saat melakukan kesalahan, ocehan demi ocehan selena dengar dan hanya menundukkan kepalanya bibirnya merengut sambil memainkan jari telunjuknya dan ke empat pria yang di meja yang sama, bersama selena dan zen hanya bisa menatap diam mereka hanya memandangi yang mulia putri mereka yang terlihat imut seperti anak kecil 7th yang di marahi ayahnya setelah kabur dari rumah tanpa izin untuk membeli permen
"Huuh...Pergilah makan, lalu istirahat yang banyak kau harus memulihkan tenaga dalammu agar kita bisa melanjutkan perjalanan! " Usai panjang lebar zen mengoceh tanpa henti pada selena akhirnya ia hentikan dengan helaan nafas dan sedikit bersikap lembut dan perhatian walau selena menganggap nya lain ya karena selena selalu menganggap semua ucapan zen adalah hal yang tidak ada artinya
Sudah bosan dan tak ada selera untuk makan selena melangkah pergi ke dalam kamarnya meninggalkan ke kelima pria yang sibuk dengan minuman mereka hinga sudah ada yang kehilangan kesadaran
Flashback off
Di pagi harinya... di depan sebuah penginapan banyak sekali orang berkumpul, semua orang tersenyum lebar yang tertuju pada si gadis cantik berambut perak itu.Benar para warga berkumpul untuk kepergian selena dan yang lainnya mereka juga memberikan beberapa makanan dan beberapa hal yang sangat penting bagi para rakyat namun karena selena telah menyelamatkan penduduk mereka ingin membalas dengan benar itu saja.
__ADS_1
"Terimakasih saya akan menyimpan nya baik baik" Ucap selena pada seorang pria yang seperti nya adalah seorang kepala desa ini
Selena kini mulai berjalan menaiki kereta kuda nya bersama zen namun saat kaki kanannya mulai menginjak tangga untuk naik terhenti saat seorang anak kecil berambut coklat berteriak padanya
"BERHENTI!... " Langkah nya pun terhenti mendengar si bocah kecil berteriak untuk berhenti, selena menengok ke arah asal suara tersebut, sepertinya seorang bocah laki laki yang berdiri di depan para warga lainnya
"Siapa namamu? " tanya si bocah laki laki lantang, selena bingung apa bocah laki laki yang berdiri di depan para warga sedang berbicara dengan nya atau yang lain
"Apa kau sedang bertanya padaku? " Jawab selena menunjuk jari telunjuk ke arah bocah itu lalu berpaling ke arah nya
"Memangnya siapa lagi! "Si bocah ini menjawab dengan lantang wajahnya juga seperti orang yang kesal
" Heh? ku kira hanya zen saja yang tidak sopan padaku saat berucap, ternyata tidak bocah itu mirip sekali dengannya sepertinya mereka satu tim"Ucap selena dalam hati mengangguk angguk kepalanya pelan sambil mencocokkan zen dengan bocah itu "Kira kira apa ya yang cocok dengan nama tim mereka? ah mungkin tim gila, hmmm tidak tidak mungkin tim sesama brengsek, hmmm sepertinya tidak juga.Aha! sepertinya tim orang yang tidak punya sopan santun, benar benar itu sangat bagus" Ucap selena dalam hati terus mengangguk angguk kepalanya dan terus menggeleng kepalanya saat nama tim yang tidak cocok untuk zen dan si bocah itu,dirinya tanpa sadar sudah terhanyut dengan pemilihan nama tim untuk mereka berdua sampai melupakan si bocah yang terus berteriak teriak padanya
"Hei, kenapa kau diam dan terus mengangguk dan menggeleng kepalamu!"Ucap bocah itu kesal nadanya juga semakin tinggi
" Hehehe namaku ya? aku tidak tau namaku, kita akan bertemu lagi saat kau bisa melawan ku. Jika kau kalah makanan aku tidak akan memberi tahumu, jika aku kalah dan kau menang aku akan memberi tahumu "Jawab selena tersenyum memasuki kereta kudanya dan memberi perintah untuk segera jalan pada pak kusir,bocah itu hanya diam tak menjawab ucapan selena namun dia mengerti saat kereta sudah sedikit menjauh dirinya berlari kencang sambil berteriak
__ADS_1
" Namaku Harry aku akan menang melawan mu dan akan mengetahui namamu. Sampai bertemu lagi! "Teriak bocah menyebut namanya herry, selena mendengar suara herry yang berteriak keras dan memberitahu namanya selena hanya tersenyum miring saat mendengar nya sambil bergumam" Herry nama yang bagus, kita akan bertemu kembali"gumam nya