Putri Yang Mulia Duke

Putri Yang Mulia Duke
Chapter 37


__ADS_3

Selena,duke dan cleve sudah berada di halaman istana yang sedang menunggu raja arga yang tak kunjung datang,sedaritadi mereka sudah menunggu tapi juga belum datang sampai akhirnya raja arga datang bersama evano. Evano tampak kesal melihat raja arga ayahnya sendiri.


"Kakek,paman" teriak selena melihat raja arga dan evano yang sudah menginjakkan kakinya ke rumput istana"kenapa kakek dan paman lama sekali? " tanya selena berada di gendongan ayahnya.


"Jangan urus dia, dia lama itu karna kakekmu itu harus memakai segala hal untuk melindungi kulitnya dari matahari" jawab evano kesal mengingat kejadian di kamar raja arga ayahnya.


Flashback on


Di dalam kamar raja arga baru saja selesai mengganti baju yang lebih nyaman untuk keluar istana, karna raja arga terlalu lama evano menyusul melihat ayahnya dikamar ia segera membuka pintu setelah sampai di kamar ayahnya tanpa mengetuk dulu, sudah seperti biasa evano seperti itu karna raja arga bersikap kekanak kanakan,ya terkadang agak dewasa sedikit tapi itu tidak bertahan lama.


Krek...


Pintu kamar raja arga terbuka evano langsung masuk tanpa mengetuk dulu,ia langsung kesal melihat ayahnya yang sibuk dengan kulitnya itu.


"Ayah bisakah kita pergi sekarang, cucumu sudah menunggu lama" ucap evano kesal tapi ia tetap menahan karna ia adalah ayahnya

__ADS_1


"Sebentar bagaiamana bisa aku keluar tidak memakai pelindung untuk kulit putihku ini, bagaiamana jika para wanita melihatku nanti mereka akan mengira aku ini apa huh" ucap raja arga kembali sibuk dengan kulit di tangannya


"Ayah kita bukan pergi ke gurun pasir lagi pula cuaca hari ini dingin matahari hanya bersinar saja tidak ada rasa panas sedikitpun ayah, jangan terlalu berlebihan kau ini seperti wanita saja" ucap evano mengatai ayahnya seperti seorang wanita.


"Huh baiklah baiklah ayo"jawab raja arga melangkah pergi meninggalkan kamarnya di ikuti evano dengan wajah amat kesal


Flashback off


" Sepertinya dia ingin pergi ke gurun pasir untuk menghabiskan susah hidupnya di sana untuk penelitian kulitnya bisa bertahan berapa lama hingga menjadi hitam itu"ucap duke yang sedang menaikkan selena keatas kuda putih miliiknya, selena dan cleve hanya tertawa mendengar ucapan ayahnya seperti itu raja arga tidak terlalu tersinggung ia malah senang melihat cleve dan selena tertawa seperti itu kebahagiaan sekarang sangat sederhana untuk raja ia masih memiliki seorang putra yang terkadang seperti itu lah evano ia juga memiliki empat cucu yang menyayangi nya cleve,selena,zaline dan zanna.


Tiga puluh menit mereka di perjalanan akhirnya kaki kuda yang mereka tunggangi, akhirnya menginjak ke sebuah gerumunan orang ada yang berbelanja dan juga saling menawarkan barang barang yang dijual,terlihat bahagia di wajah mereka anak kecil yang berlari ria di pasar itu semua tampak damai dan tentram.


Selena dan keluarga nya turun dari kuda menghormati semua orang sedang berbelanja, wajar mereka tampak tidak mengenali selena maupun keluarga nya karna mereka menggunakan pakaian yang tidak terlalu mencolok juga.


"Astaga hari ini panas sekali, kulitku hampir terbakar untung aku membawa ini kedalam saku ku" keluh raja arga karna terik matahari yang menyinari dirinya itu.

__ADS_1


"Kakek sangat berlebihan ya ayah,apa nenek dan ibu juga tahu sifat kakek seperti itu? " tanya selena melihat kakeknya yang dari tadi mengeluh pasal matahari yang mengenai kulitnya. Padahal warna kulitnya tidak berubah sedikit pun, tapi raja arga lah yang terlalu seperti itu.


"Sepertinya tidak di depan nenek mu,jika nenekmu tau kalau suaminya seperti ini nenekmu juga tidak akan mau menikah dengan seorang pria yang sifatnya lebih sseperti wanita"jawab duke melihat raja arga datar begitu juga dengan selena menatap kakeknya dengan tawa kecil di bibir nya.


Selena dan duke berjalan mendekati para pedagang yang berjualan beberapa barang dan makanan yang belum selena lihat ya jelas sekali ia selalu tinggal di istana dengan barang yang mewah dan hari ini ia melihat barang yang dijual di pasar tersebut di mata selena barang barang itu mewah.


" Ayah apakah aku boleh membeli iini?"tanya selena menunjuk sebuah kalung berbentuk hati dengan kristal biru yang menarik perhatian di mata selena


"Apa kamu sangat menginginkannya"jawab duke mendekat melihat kalung yang ditunjuk selena dengan kristal biru yang mengkilat


" iya itu sangat bagus ayah,aku ingin sekali"ucap selena tersenyum


"Baiklah"jawab duke kembali berdiri tegak" pak tua toloh bungkus ini untuk putriku"sambung duke pada pedagang yang sudah cukup tua untuk membungkus kalung yang selama inginkan.


Selena memeluk ayahnya erat wajah bahagia tak pernah luput dari segi di wajah imut selena, duke hanya menghelas nafas kecil"putriku akan menjadi orang yang bijak dan pandai di waktu yang akan datang "isak duke dalam hati melihat anaknya terbuka nanti.

__ADS_1


Terimakasih🙏 untuk kalian yang sudah di like coment dan vote ya jangan sampai lupa ya😊


__ADS_2