
Masih diruang kerja duke, selena dan aston saling memandang kearah duke bersamaan sambil menahan tawa melihat duke yang berbicara seperti itu dengan expresi kesal campur imut mungkin ya, karna wajahnya yang cukup tampan dan dibilang muda duke baru saja membuat kedua orang itu sangat senang karna ini pertama kalinya duke menunjukkan sisi lain dari dirinya sendiri.
Ya mungkin karna duke sering di kenal dengan pria muda yang kejam, keras kepala dan tak pernah memberi ampun pada lawan musuhnya mau itu ayah nya sekaligus yang ingin melawan dirinya. Karna duke hanya sangat menyayangi ibunya dibanding ayahnya yang selalu mengekang dirinya dari kecil hingga ingin menikahi saena almarhum istri tercintanya.
"Ayah bagaiamana mungkin selena akan meninggalkan ayah, selena sayang ayah selamanya" ucap selena langsung memeluk ayahnya dengan senyuman penuh ketulusannya itu
"Ayah juga sangat menyayangi selena selamanya" jawab duke membalas pelukan hangat selena
Waktu terus berjalan selena kembali kekamar di temani aston, duke tidak bisa mengantar selena karna banyak tugas istana yang harus ia urus sendiri. Selena mengerti ayahnya ia tidak marah karna ayahnya tidak mengantar dirinya kekamar walau hanya sebentar saja
Pagi hari...
Ditempat dimana berdiri beberapa pria yang sedang berlatih pedang ada juga yang berlatih menggunakan panah. Di mana terlihat kedua pria yang sangat pandai mengayunkan pedang itu, membuat para kesatria berbinar melihat mereka yaitu raja arga dan leon
Hari ini leon ikut berpartisipasi dalam pelatihan karna raja arga sahabatnya memaksa mengajaknya. Para kesatria yang dekat dengan leon begitu kagum dengan leon yang mengayunkan pedang nya dengan hebat
Ini adalah hal spesial karna leon akhirnya bisa mengayunkan pedang setelah bertahun tahun. Raja arga senang melihat leon yang bersemangat bermain pedang itu.
"Leon kau sangat hebat " ucap arthur berlari memeluk leon dengan mata yang berbinar binar, leon hanya tersenyum dan mengusap lembut kepala arthur
__ADS_1
"Kakek" panggil seorang
Semua yang sedang menatap leon berpaling melihat kearah tersebut, raja arga tersenyum pada cucu laki lakinya yaitu cleve yang berdiri dengan wajah dinginnya
"Cleve apa kamu ingin berlatih juga? " tanya raja arga
"Salam pangeran" ucapan salam dari semua para kesatria maupun leon untuk cleve
"Tidak, ayah hanya memerintahkan padaku untuk memanggil kakek, leon" ucap cleve datar"dan kalian ikut juga bersama kakek keruangan tengah istana"tunjuk cleve pada ketujuh kesatria yiatu,Arthur,Richards,Felix,Seven,Luck,
Jack dan Rey untuk juga ikut menuju keruangan tengah istana dimana itu adalah tempat berkumpul nya semua orang yaitu ruang singasana
Terlihat ada beberapa kesatria yang berkumpul begitu juga dengan para penyihir kerajaan yang ikut di dalam ruang tersebut.Di tempat yang agak tinggi duke duduk dengan tatapan serius di singasana nya semua duduk di tempat yang berada di samping kiri dan juga samping kanan dengan seksama mereka mendengar suara yang keluar dari mulut duke.
Dipertengahan setelah menyelesaikan perkataannya.Setelah itu duke meminta pendapat pada yang lain,raja arga membuka suaranya dan mulia memberi saran pikirannya dengan serius
"Aku pikir sebaiknya kita pergi mencari jeryy dan pharell, hanya mereka yang akan membantu kita sama situasi sulit nantinya" ucap raja arga, mendengar ucapan raja arga sontak membuat para kesatria dan penyihir kerajaan terkejut bagaiamana tidak kedua pria yang di sebutkan raja arga adalah orang yang bermartabat tinggi, mereka mengenal sosok jerry yang yang pendiam tapi mematikan dan melihat sosok pharell yang berkharisma dengan pedangnya yang panjang
Mereka mengenal karna namanya yang sudah menyebarkan kemana mana,tapi tidak ada rumor bahwa raja arga dekat dengan kedua pria itu. Kemungkinan besar mereka hanya mengira bahwa raja akan meminta bantuan pada mereka, memang benar raja arga akan meminta bantuan mereka tapi lihat dan nantikan siapa yang akan mereka lihat nanti saat raja arga datang menemui kedua pria itu.
__ADS_1
"Aku juga setuju dengan itu, kita akan melakukan perjalanan siang ini " ucap duke mengikuti saran raja arga"siapkan kereta kuda dan yang perlu kita bawa untuk perjalanan nanti"sambung duke memerintah para kesatria untuk menyiapkan kereta kuda dan beberapa alat
"Baik yang mulia"
Semua kesatria menjawab secara bersamaan berlalu pergi dan mulai menyiapkan, kini di ruang tersebut tinggal raja arga, evano dan cleve ini waktu untuk membahas masalah pribadi
"Sebaiknya kita membawa selena ikut, aku takut itu akan membuat dirinya cemas dan menimbulkan sakit pada tubuhnya jika kita sampai di wilayah bagian timur itu lebih baik karna setelah begitu kita mendekat pada pharell kita akan membawa selena terlebih dahulu ke istanaku disana selena tidak akan kesepian karna ada kedua putri evano disana. Itu juga menjamin keselamatan selena selama kita pergi mencari jerry " ucap raja arga
"Aku setuju dengan kakek ayah, aku pikir itu lebih baik karna selena terlalu terikat dengan ayah mungkin lebih baik kita membawanya sampai kita menemukan orang yang dicari kakek" jawab cleve menyetujui saran raja arga
"Baiklah jika seperti itu, kita akan membawa selena ikut keperjalanan ini" ucap duke menghela nafas nya
Di sisi lain selena tampak sedang bermain di kamarnya ia menulis beberapa susunan kata yang lewat dipikirkannya dan menyalin nya lewat kertas putih ia menulis dengan sangat rapih tulisannya juta begitu mudah dibaca dan tidak membingungkan saat membacanya.
Krek...
Pintu kamar selena terbuka seorang wanita paru baya datang dengan membawa sebuah keranjang dipenuhi buah untuk selena makan atas perintah duke yang mulianya. Selena tidak mendengar suara pintu kamarnya terbuka ia masih melanjutkan menyusun kata katanya di lembaran putih dengan tinta hitam yang membuat tulisan.
"Putri sangat rajin seperti yang mulia, putri memang gadis yang bersemangat seperti duchess saena" ucap wanita paru baya tersebut memandang selena yang sibuk dengan lembaran kertas putih dengan beberapa tulisan yang sudah tercetak di lembaran tersebut.
__ADS_1
Terimakasih🙏 untuk kalian yang sudah like coment dan vote ya😘