Putri Yang Mulia Duke

Putri Yang Mulia Duke
Chapter 15


__ADS_3

keesokan harinya...


pagi yang sangat cerah membuat cahaya matahari menyinari ruangan seorang gadis kecil yang cantik, hingga tidurnya yang lelap pun terbangun


"hoam,selamat pagi" ucap selena menguap sembari meregangkan tubuhnya


"selamat pagi putri selena,putri sudah bangun"sapa seorang wanita paru baya


" clara,clara sudah di sini sejak tadi?"tanya selena pada wanita paru baya itu yang tak lain adalah clara pelayan selena


"iya,saya datang pagi hari agar saya membantu putri untuk bersiap ke pesta yang putri selena rencanakan, para putri kerajaan akan datang setelah ini jadi mari kita bersiap siap putri selena" jawab clara membereskan selimut selena


"terimakasih clara kau yang terbaik" ucap selena memeluk clara


"putri tidak perlu sungkan saya adalah pelayan putri"jawab clara membalas pelukan selena,ruangan begitu hangat begitu pun juga istana, semenjak kedatangan selena membuat seisi istana menjadi hangat dan juga begitu riang gembira karna ada suara tawa yang selalu terdengar.


tiga puluh menit kemudian....


Selena yang sudah rapih dan bersih sedang duduk didepan cermin sembari melihat gaun cantik yang ia kenakan yang begitu indah baginya


"apa putri suka dengan gaunnya? "tanya clara melihat selena yang selalu menatap ke cermin melihat gaunnya sendiri


"hemm, aku suka sekali siapa yang membuatnya ya clara?aku penasaran?"angguk selena sembari melihat gaunnya kembali


"syukurlah jika putri selena suka dengan gaun yang saya buat bersama angel"jawab clara tersenyum


"wah, clara dan angel hebat, clara jika aku sudah besar nanti clara harus mengajariku cara menjahit ya" ucap selena memuji dengan tingkah imut nya


"Dengan senang hati" jawab clara lembut


setelah clara membantu selena berias,selena langsung memberi ucapan terimakasih lalu berlari pergi, selena berlarian di dalam istana dengan girang hanya saja kali ini ia sama sekali tidak ada kesatria yang menjaganya karna hari ini selena akan berjalan sendiri tanpa para kesatria, saat berlarian selena yang memang terkadang ceroboh menabrak seseorang hingga dirinya jatuh tersungkur di lantai.


bruk...


"maafkan saya" ucap selena meminta maaf sembari menahan rasa sakit di bokongnya


"Putri tidak apa apa?" tanya seorang pria"mari saya bantu"ucap pria itu menjulurkan tangannya membantu selena berdiri, selena pun menolehkan wajahnya yang ternyata adalah pangeran aiden

__ADS_1


wajah selena memerah seketika melihat wajah aiden yang menurutnya tampan seperti boneka yang hidup


•••


,,sangat tampan,hish..apa yang kamu pikirkan si selena,astaga kau ini sangat bodoh ya melihat pangeran aiden seperti itu,lagi pula pria paling tampan adalah ayah dan juga kakak,,


•••


"Putri apa anda baik baik saja" tanya aiden khawatir


"haha,saya baik baik saja anda tak perlu khawatir pangeran" jawab selena mengelak


"syukur lah jika putri selena baik baik saja" ucap aiden menghela nafas panjang


"ka.. kalau begitu saya undur diri dulu saya harus bertemu dengan ayah saya" ucap selena menujuk kearah yang menuju kearah tempat ayahnya berkerja"sampai bertemu kembali pangeran aiden"sambung selena berlarian pergi sembari melambaikan tangannya


"putri selena sangat imut,sepertinya saya tertarik dengan putri selena" gumam aiden menatap selena yang kini sudah tak terlihat


Selena yang sudah sampai di depan ruangan ayahnya pun mengetuk pintu sebelum masuk, setelah mendengar jawab ayahnya selena masuk dengan keringat yang bercucuran di wajahnya


bruk...


" haus... haus"ucap selena tergeletak di lantai


melihat selena terjatuh duke pun berlari mendekati selena entah apa yang duke takutkan melihat selena jatuh seperti itu


"selena kau baik baik saja?" ucap duke bingung


"saya baik.. baik saja tapi ini saya sangat haus" lirih selena kehausan karna terus berlari saat keruangan ayahnya


"aston cepat ambilkan air minum untuk selena" teriak duke


"baik yang mulia" jawab aston pergi mengambil minuman


Setelah meminum air selena kembali berdiri dengan wajah yang memerah panas seperti api


"selena kenapa kamu bisa berkeringat seperti itu?" tanya duke dingin

__ADS_1


"hemm,ehmm itu ayah" ucap selena terhenti saat seseorang mengetuk pintu


tok...tok...


"masuk"ucap duke


"salam yang mulia" ucap seorang kesatria felix membungkuk hormat"salama putri selena"sapa felix yang baru menyadari selena yang berdiri di belakang duke


"Ada apa?" tanya duke dingin


"yang mulia kenapa anda sangat dingin sekali huhuhu ini sangat menyedihkan" ucap felix berpura pura menangis


"cepat katakan jika tidak jangan salahkan aku jika aku menendangmu sampai kembali ke tempat asalmu" ucap duke dingin tatapan tajam tertuju pada felix membuat felix gemetar ketakutan


"hahaha baik baik yang mulia jadi para putri bangsawan yang lain akan segera tiba anda dan putri selena harus menyambut kedatangan mereka di depan istana" ucap felix serius


"selena ayo kita sambut para tamunya"ucap duke menjulurkan tangannya selena membalas uluran tangan duke


Selena, duke dan felix menyambut para tamu yang akan segera tiba di halaman istana saat beberapa kereta kuda sudah berhenti didepan pintu istana selena menyambut hangat mereka dengan baik seperti putri putri pada umumnya.


" Selamat datang"sambut selena hormat


para putri bangswan banyak yang datang dan mereka suda berkumpul di halaman belakang Istana yang sudah di dekorasi oleh selena dan juga kesatria dan pelayan lainnya


"Salam kenal putri saya Vera carantarius" sapa seorang putri bernama Vera menyapa selena


"Salam kenal kembali putri Vera saya selena,terimkasih telah datang pesta kecil yang saya adakan" ucap selena membalas sapaan Vera


"Hai, putri selena perkenal aku bianna Aruleomus" saru seorang putri bernama bianna dengan wajah yang girang


"perkenal kan juga saya vareria cayden emalio" saut putri vareria menyapa selena


"Senang bisa bertemu dengan putri Vera,bianna dan juga putri vareria" ucap selena tersenyum bahagia


Ini adalah pesta yang khusus selena rancang sendiri tanpa campur tangan dari ayahnya maupun yang lain,diumur yang masih sangat muda selena sudah mempelajari beberapa tata krama seorang bangsawan,dan mempelajari alfabet aldestrom yang memang berbeda dari tempat selena tinggal,jadi ada beberapa yang selena masih tidak bisa mengerti.


TERIMAKASIH🙏 BUAT KALIAN YANG UDAH LIKE COMENT DAN JUGA VOTE JANGAN LUPA YANG BELUM LIKE COMENT DAN JUGA VOTE DI LIKE YA DAN JANGAN LUPA VOTE UNTUK SELALU DUKUNG AUTHOR 💕

__ADS_1


__ADS_2