Putri Yang Mulia Duke

Putri Yang Mulia Duke
Chapter 55


__ADS_3

Selena pergi meninggalkan ruang makan dengan wajah datar, saat selena pergi duke ingin mengejarnya tapi dihalang oleh cleve dengan pedang nya.


"Jika ayah melangkah maju, ayah pasti mengerti aku akan melakukan apa! " ucap cleve menghalangi duke dengan pedang yang berada di depan leher duke sendiri.


"Kau mulai berani padaku cleve,jika seperti itu jangan salahkan ayah juga jika melakukan hal yang tidak wajar padamu" ucap duke menatap tajam cleve putranya sendiri.


Saat duke ingin mengeluarkan sihir yang akan mengarah pada cleve terhenti saat seorang datang mendobrak pintu ruang makan dengan kencang.


"Hentikan, jika kau melukai cucuku aku akan menghancurkan istana ini" teriak seorang pria dengan tubuh yang kekar yang bukan lain adalah raja arga.


"Kakek? "


"Aland, jika kau berani membuat cucuku terluka kau yang akan menanggung akibatnya" ucap raja mengancam.


"Cleve akan ikut denganku ke batterbang, dia akan kembali setelah menyelesaikan tugasnya untuk menjadi raja disana " sambung raja arga yang akan membawa cleve ke kerajaan batterbang.


"Dia adalah putraku dia yang akan menjadi penguasa di sini"jawab duke menolak raja arga yang akan membawa cleve pergi ke ke kerajaan batterbang.

__ADS_1


"Lebih baik ayah buat berlinda menjadi penguasa di aldestrom, aku dan selena tidak akan menjadi penguasa di aldestrom karna sang pemimpin yang membunuh istrinya sendiri dengan tangannya yang kotor" ucap cleve menatap kilas berlinda dan berlalu melihat sang ayah dengan tatapan benci.


"Tidak ada yang harus dibicarakan lagi" ucap raja arga"Cleve panggil selena untuk ikut bersama kakek akan meminta pharell menjaga seperti anaknya sendiri"sambung raja arga meninggalkan ruang tersebut dan di susul cleve.


Raja arga pergi dengan cleve yang telah memanggil selena untuk ikut pergi bersama. Kepergian selena dan cleve terlihat oleh duke yang berdiri di depan jendela kamarnya, wajah duke tampak sendih melihat kepergian sang putra dan putri kesayangan yang telah ia rawat sejak dulu dengan penuh kasih sayang.


Selena tidak marah pada ayahnya dia hanya tidak mau jika kakaknya terus mem pertengkarkan masalah dirinya yang ikut dengan ibunya. Selena tidak pernah merasa benci pada siapapun itu maupun ayahnya dan berlinda yang sebenarnya bukan satu darah dari selena,ia tak ingin melihat sang kakak terus bertengkar dengan ayahnya jadi ia memutuskan untuk pergi, ia akan kembali setelah suasana menjadi lebih tenang dengan pemikiran cleve yang sudah bisa berfikir dengan lebih tenang agar dapat di ajak bicara baik baik.


Sepanjang perjalanan selena tampak diam sambil melihat jalan yang ia lalui, ia tampak lesu seperti bunga yang layu tak pernah di siram selama berhari hari. Raja arga melihat sang cucu yang lesu seperti itu ia menghembuskan nafas nya dan mulai membuka suara.


"Huff... selena,,


"Kakek terimakasih, aku yakin semua akan kembali dengan normal seperti awalnya" jawab selena tersenyum dengan sedikit menahan diri untuk menangis.


"Baiklah cucu kakek sekarang harus menjadi lebih kuat dan tegar agar tidak ada yang bisa menganggap cucu kakek ini lemah.. " ucap raja arga menyemangati selena.


Selena kembali tersenyum melihat kakeknya yang memberi semangat untuk dirinya di saat kondisi apapun pada dirinya.Perjalan telah ditempuh cukup lama oleh selena, cleve dan raja arga ke batterbang, akhirnya mereka sampai di depan istana di sambut oleh para pelayan termasuk zanna dan zaline anak kembar dari evano.

__ADS_1


"Selamat datang di batterbang raja arga, pangeran cleve, putri selena"sambut para pelayan membungkuk hormat, menyambut kedatangan raja arga, cleve dan selena.


" Kakak..... "


Teriak seseorang wanita berlarian memanggil kakak dengan riang, gaun cantik dengan rambut coklat panjang di hiasi berbagai permata indah di tubuh maupun di rambut panjangnya.


"Kakak cleve...


Akhirnya datang juga aku sangat merindukan kakak,tidak di sangka kakak sekarang jadi semakin tampan" ucap zaline berlarian dan langsung memeluk cleve erat.


"Selamat datang kak cleve, dan juga kak selena " salam hangat dari zanna membungkuk layaknya putri menyambut para tamunya yang sedang berkunjung ke istana dengan gaun yang sedikit ia lebarkan.


"Terimakasih zanna, zaline" ucap selena tersenyum


"Tidak perlu seperti itu kak ini tidak terlalu menyusahkan untuk kita untuk menyambut kak selena dan kak cleve datang ke batterbang" ucap zanna dengan sopan


"Hahah sudah ayo kita masuk, selena dan cleve juga harus istirahat. Zanna dan zaline yang akan menemani selena di kamar nya" ucap raja merangkul pundak cleve seolah mereka seorang teman yang dekat.

__ADS_1


"Baiklah.. "


__ADS_2