
Selena terus berjalan kearah kamarnya dengan wajah kesal nya itu,ia sampai dan melihat zen duduk bersantai di sofa ia menghampiri dengan wajah yang terus kesal.
"Aw,aw"
"rasakan itu siapa suruh kamu menurunkan diriku tadi"ucap selena yang terus memukuli zen
"Aw"
"Duduk dulu biar aku membantumu menyembuhkan lukamu,diam dan tahan itu jangan berteriak kencang jika tidak mulutmu akan hilang karna ku"
"Iya iya saya mengerti pangeran ular"
Selena duduk di sofa sementara kakinya berada di atas tumpukan kaki zen untuk mengobati kakinya yang luka itu,dengan mengeluarkan sihir dari tangan zen untuk menyembuhkan luka selena pun tak sengaja,melanggar ucapannya untuk tidak berteriak tapi ia malah berteriak kencang dan manarik rambut zen hingga beberapa rambut yang tercabut karnanya.
"Kan sudah kubilang tahan dan jangan berteriak kenapa kamu melanggar ucapan mu!!!"
"Iya iya saya minta maaf saya tidak akan mengulangi nya kembali"
"untung saja aku kuat jika tidak aku bisa mati di hadapanmu karna begitu kerasnya,kamu menarik rambutku" ucap zen
"Sudah lah, aku minta maaf aku ingin pergi beristirahat dulu,kamu mau melakukan apapun itu terserah pada dirimu" ucap selena tanpa expresi apapun yang keluar di wajahnya
__ADS_1
zen melangkah mendekati jendela dan melihat kearah langit yang sepertinya akan turun salju esok hari,zen memberitahu selena bahwa besok musim dingin akan tiba karna selen yang sudah menunggu lama pun akhirnya tiba juga untuk bertemu dengan sang kakak tercinta
keesokan harinya...
Sedikit demi sedikit salju mulai turun dan mulai menutupi pohon,tanah dan yang lain lainya,karna salju yang lebat itu membuat seluruh istana tertutupi,hari musim salju tahun ini akan terasa bahagia karna selena akan bertemu kakaknya setelah pergi melanjutkan akademi,begitu lama,walau tak begitu sangat lama tapi bagi selena itu sudah sangat lama karna ia ingin menghabiskan waktu paling banyak bersama kakaknya di saat seperti ini.
Di pagi hari udara sangat dingin para pelayan aldestrom membuat api di beberapa tempat untuk menghangatkan ruangan termasuk kamar selena,karna selena masih kecil pasti tidak telalu kuat untuk tidur di musim dingin seperti itu.
"Ini sangat dingin kenapa kamu harus pergi keluar seperti ini?"tanya zen pada selena yang menunggu cleve di luar istana
"Karna aku ingin menyambut kakakku,kenapa kamu harus ikut keluar bukannya ular tidak telalu kuat untuk musim dingin,dan bukannya ular itu akan berdiam di sarangnya dan membuat api besar untuk menghangat kulitnya itu kalau tidak salah seperti itu" jawab selena
"Seperti itu ya,aku ingin melihat dirimu dengan kulit ularmu itu,apa sangat bagus kulit ular itu?"tanya selena dengan penuh penasaran
"Tentu tapi itu akan sangat berbahaya untukmu,tangan mu akan terluka karna saat aku sedang berada di musim yang sangat ular tidak bisa kemana kamanapun itu akan sangat berbahaya karna kulitku akan sangat tajam dan bisa menggores tanganmu itu"jawab zen datar
"Benarkah,aku kira ular itu memiliki kulit biasa biasa saja,karna saat aku melihat lihat ular ular di pohon secara dekat,kulitnya terlihat lentur dan terlihat seperti apa ya..entahlah pokoknya seperti itu" ucap selena tidak bisa mengerti tentang spesies ular
"Sudah lihat itu ada kereta datang" ucap zen datar melihat kereta datang dari arah barat
Setelah beberapa saat barulah terlihat jelas ada tiga kereta yang datang dari arah tersebut selena cukup tak percaya diri bahwa itu kakaknya yang datang,karena ada tiga kereta yang datang,saat seseorang turun ia begitu terkejut dan bahagia melihat kakaknya dan beberapa orang yang berada di samping kakaknya.
__ADS_1
"Kakak!!!"
"Selena?"
"Kakak!!!,aku sangat merindukanmu"teriak selena berlari memeluk sang kakak
"Selena?,apa kamu bodoh ini sangat dingin kamu tidak bisa di luar seperti ini,ayo masuk" ucap kakaknya menggendong selena membawa kedalam
"Hei cleve apa kita tidak di persilangan masuk juga"ucap seorang yang berada di belakang cleve dan beberapa pria yang lain
"Masuklah"
Mereka mulai masuk kedalam istana dan dan mereka bertemu dengan duke ayah selena,cleve dan teman temannya memberi salam pada duke dengan hormat.
"Kakak!!aku akan mengajak mu kekamar ku untuk mengirim surat untuk kakek dan paman"
"Kakek dan paman?"
SELENA ALAND ADELIO
Terimakasih🙏 untuk kalian yang sudah like coment dan vote ya,terimakasih semua atas suport kalian
__ADS_1