Putri Yang Mulia Duke

Putri Yang Mulia Duke
Chapter 13


__ADS_3

"Saya" seru Arthur menunjuk dirinya sendiri dengan expresi bingung,selena menjawab dengan anggukan arthur melangkahkan kakinya mendekat ke arah selena dengan expresi bingung


"bolehkah arthur jongkok sebentar"ucap selena mengayunkan tangannya,arthur mengikuti perintah selena,selana mendekati arthur ia mendekat ke telinga arthur membisikkan sesuatu entah apa yang dibisikkan selena,para kesatria yang melihat pun hanya diam dan juga bingung


"hemm,richards bolehkah aku bawa arthur pergi bersamaku"tanya selena pada kesatria serigala bernama richards


"tentu boleh,tapi hari ini bukannya jadwal kesatria felix yang mengawal putri selena?!"jawab richards


•••


,,bagaimana ya,aku hanya ingin meminta bantuan untuk membuat pesta kecil kecillan aku meminta bantuan pada arthur apa itu cukup untuk membantuku, sepertinya lebih baik aku mengajak kesatria yang lainnya juga,,


•••


"Kalau begitu apa richards,seven,lucky dan felix kalian punya waktu luang tidak hari ini"tanya selena


"tentu" seru felix dan seven


"tentu putri" jawab lembut richards dan juga lucky


"Kalau begitu bisa ikut aku dengan arthur"ucap selena


mereka hanya diam,selena berjalan di samping arthur sementara richards,felix,seven dan lucky mengikutinya dibelakang


"sejak kapan arthur dekat dengan putri? "tanya lucky pada richards di sampingnya dengan nada pelan


" Entah?,mungkin karna arthur seumuran dengan pangeran jadi putri dekat dengan arthur"jawab richards dengan nada pelan juga


"Apa putri dekat dengan pangeran cleve? " tanya lucky kembali


"Kamu akan mengetahuinya jika kamu sudah melihatnya dengan mata kepalamu sendiri"jawab richards datar


Sampainya mereka di taman belakang istana para kesatria terkecuali arthur terkejut kenapa tuan putri nya,pergi ke taman belakang istana


" Aku ingin membuat pesta kecil kecilan di sini,apa kalian ingin membantuku ini agak terlalu sulit untuk pelayan wanita jadi aku meminta bantuan kalian untuk menata dekorasi yang sulit saja dan, yang ringannya akan dikerjakan para pelayan"ucap selena tersenyum imut


"Tentu" sentak felix,seven, richards dan lucky berasamaan


Mereka mulai pergi mengambil barang yang sudah selena siapakan kemarin di kamar selena, sementara arthur menata meja bersama selena dengan hiasan bunga diatasnya yang lain terlihat iri dengan arthur tapi richards dan lucky biasa saja ya karna mereka berdua memang dingin dan tak peduli dengan apapun karna tugasnya adalah hanya mengawal dan menjaga selena dengan benar.

__ADS_1


"hahaha,arthur kamu sangat lucu sekali lakukanlah lagi"seru selena melihat arthur melakukan sebuah gerakan yang menurutnya lucu


"sudah cukup putri selena,kita harus cepat mengerjakannya jika tidak pekerjaan akan lebih lama" jawab arthur menolak.


"baiklah,tapi jika arthur mengawalku nanti arthur harus melakukan gerakan itu tadi okey" ucap selena tersenyum.


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


Diruang kerja duke aland adelio, terlihat seorang pria sedang sibuk dengan pekerjaan yang harus diselesaikannya ditemani pelayan setianya pekerjaan yang harus ia kerjakan dengan cepat agar bisa melihat putri kecilnya lakukan saat ini.


"Aston sebarkan undangan ini kepada para bangsawan yang lain untuk menghadiri pesta kecil putri kecilku ini" ucap duke memerintahkan Aston untuk menyebarkan undangan untuk para bangsawan


Duke pun tetap mengerjakan tugasnya agar cepat selesai dan bisa melihat putri kecilnya,setelah dua puluh menit duke akhirnya selesai mengerjakan pekerjaannya tanpa banyak bicara ia melangkah pergi mencari putrinya di halaman belakang istana.


sementara selena dan para kesatria sedang mendekorasi dan para pelayan menyiapkan berberapa bunga yang akan diletakkan di atas meja


"Selana?"


,,panggil seseorang,selana yang merasa dirinya dipanggil ia menoleh kearah suara tersebut


"Ayah!!!"


selena berlari ria kearah ayahnya dengan pelukan hangat menyapa ayahnya yang mengunjunginya


"Selamat datang yang mulia duke"


sentak para kesatria dan para pelayan menyambut kunjungan duke sembari membungkuk hormat

__ADS_1


duke selalu menggendong selena setiap kali bertemu ia akan selalu menata rambut panjang putrinya,baginya menata rambut putrinya adalah kewajibannya sama seperti dulu ia selalu melakukan itu pada saena istri tercintanya


beberapa pelayan dan juga kesatria juga terkejut begitu dekatnya yang mulianya dengan putrinya bahkan apapun yang putrinya bilang duke akan mengalah untuknya, bagaimanapun selena adalah anak kesayangan duke tapi jika selena melakukan kesalahan ia juga akan dihukum oleh duke agar ia tidak menjadi anak yang nakal karna sering di manja,tetaplah selena menjadi anak kebanggaan duke ia menjadi anak yang pintar,rajin dan juga rendah hati sama seperti ibunya walau ibunya seorang kesatria.


"Ayah kau tidak boleh melakukannya angel seperti itu bagaiamanapun angel adalah pelayan selena... cepat minta maaf!!!" ucap selana marah pada duke yang tadi membentak pelayan selena yaitu angel


"pu...putri,ti...tidak apa apa ini memang salah saya" ucap angel dengan gugup gemetar ketakutan hingga tak barani melihat kearah manapun


para pelayan dan kesatria yang berada di sana hanya melihat dan terdiam tak berkutik sama sekali melihat selena memarahi yang mulianya


"tidak tidak" ucap selena menggeleng geleng kepalanya"angel kamu tidak perlu takut, ayah tidak akan kasar padamu, jadi kamu tidak perlu takut"sambung selena menepuk pundak angel menyakinkan


"ta... tapi putri"ucap angel gugup takut hingga keringat dingin


" ayah cepat minta maaf pada angel sekarang"ucap selena yang sudah di dekat duke


"baiklah baiklah,ayah akan minta maaf tapi selena harus berjanji dengan ayah tidak menangis karna ibu" ucap duke menjulurkan jari kelingking


"hemmm.."


"baiklah aku berjanji" jawab selena menjulurkan jari kelingking kecilnya pada ayahnya"nah ayah bisa minta maaf sekarang"sambung selena duduk dipangkuan ayahnya


"Angel saya minta maaf, karna saya telah membentak dirimu" ucap duke gugup


"hah.. astaga yang mulia meminta maaf pada pelayan" bisik para pelayan tak percaya


"ti.. tidak yang mulia ini salah ku jadi saya yang harusnya minta maaf"ucap angel gugup ketakutan


"angel tidak apa apa ayah sudah minta maaf padamu dan sekarang kamu bisa kembali mengerjakan dekorasinya" ucap selena tersenyum imut


Para pelayan dan kesatria melanjutkan mengerjakan dekorasinya sementara selena dan duke duduk beristirahat menikmati cake dan teh


"apa putri selena tidak begitu sopan pada yang mulia" bisik lucky melirik kearah selena dan duke


"tidak, menurutku itu sedikit lucu karna tuan putrilah yang membuat yang mulia duke lunak dari biasanya,lagian putri kan anak yang mulia, dan putri juga mendapat gelar putri kesayangan yang mulia duke, putri juga sangat dilindungi jadi menurut ku jika putri selena bersikap seperti itu pada yang mulia si biasa saja" ucap felix menjawab


"Karna aku baru datang kemari jadi ya cukup terkejut saja" ucap lucky tanpa melihat siapa yang menjawab pertanyaannya"astaga kau mengejutkan ku"ucap lucky yang terkejut saat menolehkan wajahnya kearah felix yang ternyata menjawab pertanyaannya itu


"heheh, sudah kerjakan sekarang aku akan pergi mengambil sesuatu dulu" ucap felix melangkah pergi

__ADS_1


Sementara selena masih duduk dipangkuan ayahnya sambil menikmati cake stroberi yang ia suka duke pun hanya melihat tingkah imut putrinya ia bahagia bisa meluangkan sedikit waktunya untuk putri kesayangannya walau terkadang jarang untuk dekat dengan putri nya karna kesibukannya sebagai raja di Kerajaan aldestrom


Terimakasih 🙏💕buat kalian yang udah like, coment ya jangan lupa vote juga ya sampai jumpa di chapter selanjutnya 😘


__ADS_2