
"Putri selena,dimana?!!!" ucap leon terkejut melihat di depannya tidak ada selena
"Dimana putri,bagaimana bisa tidak ada padahal tadi putri ada bersamamu tidak mungkin putri menghilang tiba tiba,dia tidak bisa menggunakan sihirkan??"jawab lucky kesal pada leon
"Putri belum mempelajari sihir apapun dari ku,aku yakin pasti para penyihir yang ingin menculik putri selena"ucap leon"cepat kita kembali keistana dan menyuruh para kesatria yang lain untuk mencari putri selena"sambung leon memutar kudanya mengarah ke jalan kembali ke istana
Di istana yang gelap dan penuh sarang debu yang sepertinya sudah tak berpenghuni bertahun tahun,terdapat seorang gadis cantik dan pria tampan
"hei kenapa kau membawaku tiba tiba seperti ini"ucap selena kesal
" bisakah kau diam dulu?!!"
"bagaimana aku bisa diam,kau menarik pergi,hush,,seperti itu leon dan lucky pasti akan mencariku!!" ucap selena marah
"tidak akan,kenapa harus mencarimu kau itu hanya bocah kecil yang bodoh dan tidak berguna sama sekali bagi istana ayahmu itu!!" umat zen yang terus memanggil selena dengan sebutan"bocah bodoh" yang membuat selena merasa jengkel
"Apa!!!"
"kau bilang aku tidak berguna!!!,lalu apa kau berguna di istana ayahku juga" ucap selena kesal memukul kepala zen
"Aw, sialan!!! berani sekali kamu memukul ku!!"
"Kenapa aku tidak berani memukulmu,ini baru satu pukulan belum seribu pukulan yang akan ku berikan!!!" jawab selena ketus
"Terserah!!!" jika kau tidak bisa diam kamu tidak akan bisa melihat itu"ucap zen melirik kearah taman dekat jembatan yang dibilang sangat indah
Selena melirik kearah tersebut ia sangat bahagia melihat kearah tersebut walau jauh dan tidak begitu jelas
"Hmm,zen bisa tidak kita kesana!!!"ucap selena bertingkah imut
"tidak mau,bukannya kamu tadi bilang, kenapa kau tiba tiba membawa ku kesini bagaiamana jika leon dan lucky mencariku!!" ucap zen memperagakan ucapan selena yang tadi
"baiklah aku salah,aku tidak tahu jika kamu ingin membawaku untuk itu!!" ucap selena bermimik sedih
"Ada syaratnya"
__ADS_1
"apa?"
"Jangan teriak teriak di depan ku"ucap zen
"baiklah aku janji"jawab selena dengan cepat,zen langsung menggunakan sihirnya dan berpindah tempat di jembatan indah tersebut
Sementara di istana semua terlihat bingung dan gelisah,karna tiba tiba selena menghilang begitu saja mereka terus memikirkan bagaimana jika yang mulianya pulang nanti mereka pasti akan mendapatk hukuman karna tidak menjaga putri nya dengan baik dak benar
"Bagaimana tuan leon putri belum juga ketemu,bagaimana jika yang mulia siang ini akan tiba di istana!!"
"Tenang,aku akan berusaha mencari putri kalian bisa mencari di sekeliling istana saja" ucap leon
Leon dan para kesatria yang lain berpencar mencari selena bersama sama mereka mencari selena sebelum yang mulia nya pulang.
"Hemm,zen!! kenapa waktu pertama kali aku melihat mu, kamu tinggal di istana tua yang sudah berpenghuni bertahun tahun itu?"
"Entahlah,karna hanya aku yang tersisa saja" ucap zen yang tidak di mengerti oleh selena
"Maksudnya??"
"Keturunan yang spesies sepertiku lenyap beberapa tahun yang lalu dan hanya,aku yang selamat" ucap zen
"iya!!,karna merekalah aku masih bisa berdiri disini dan melihat dunia walau aku tidak bisa melihatnya dengan mereka yang sama sepertiku"
Selena menarik tangan zen hingga zen berlutut di hadapan selena,selena langsung memeluknya tanpa banyak bicara
"zen tidak perlu sedih karna,sekarang zen bisa hidup bahagia dan zen juga masih ada diriku dan yang lain" ucap selena sedih
Zen tidak menyangkal bahwa gadis kecil itu membuat nya luluh,zen baru bisa merasakan pelukan kembali setelah bertahun tahun tidak ada yang memeluk nya selain orang tuanya
Mereka menikmati pemandangan itu dengan wajah yang terpasang senang setelah satu jam selena dan zen kembali ke istana,saat selena dan zen baru saja tiba di istana ia bertemu dengan kesatria yang baru saja tiba di istana juga
"Putri selena!!" teriak lucky melihat selena
dengan langkah cepat lucky menghampiri selena begitupun dengan para kesatria yang lain, mereka senang bisa melihat kembali akhirnya mereka bisa bernafas dengan lancar
__ADS_1
"Putri anda pergi kemana saja?"
"Aku mengajaknya pergi berjalan jalan ada apa memangnya!!" ucap zen datar
"Kenapa kau membawa putri tidak bilang bilang kau ingin membuat kita mati dihukum oleh yang mulia duke jika tidak melihat putrinya" bentak lucky marah
"sudahlah,kalian tidak perlu cemas kan aku baik baik saja,zen hanya mengajak ku berkeliling dan itu membuatku senang" ucap selena
"Jika putri baik baik saja,tida perlu bertengkar seperti itu lagi" ucap leon
Akhirnya semua kembali begitu pun dengan selena ia kembali ke kamarnya ditemani zen dan lucky yang beriringan dengan selena, saat selena, zen dan lucky berjalan para pelayan melihat selena clara yang juga melihat dengan cepat memeluk selena dengan air mata yang turun di matanya
"putri anda pergi kemana saja?kenapa anda tidak bilang anda pergi?" ucap clara dengan nada sedih
"clara kenapa kamu menangis?aku baik baik saja kenapa kamu harus menangis"
"Anda pasti lelah,saya akan menyiapkan makanan untuk anda" ucap clara
"clara ayah kapan pulang? "
"Tadi yang mulia mengirim surat kalau yang mulia tidak akan pulang"jawab clara
"begitu ya"
Selena dengan sedih berjalan mengikuti clara melihat selena yang sedih clara teringat tenang surat yang dikirim cleve untuk selena
"putri tadi pangeran mengirim surat untuk anda,apa anda ingin melihat nya" ucap clara
"Kakak mengirim ku surat!!" ucap selena bahagia mendengar kakak nya mengirim surat untuknya
_______________________________________
"Hai gadis kecil, bagaimana kabarmu? aku harap kau sangat sehat disana,apa kamu makan dengan banyak itu sangat bagus untuk kesehatan mu makanlah dengan banyak agar saat aku bertemu dengan mu nanti aku bisa melihat tubuhmu yang gemuk dengan penuh nutrisi,aku akan pulang beberapa bulan lagi agar bisa merayakan musim dingin bersamamu jadi tunggu aku ya!!
^^^Dari cleve aland adelio untuk selena^^^
__ADS_1
________________________________________
TERIMAKASIH🙏 UNTUK KALIAN YANG UDAH LIKE COMENT DAN VOTE YA JANGAN LUPA YANG BELUM 💕