Putri Yang Mulia Duke

Putri Yang Mulia Duke
Chapter 25


__ADS_3

Saat didalam kamar,selena menceritakan semua pada cleve apa yang telah terjadi selama cleve tidak berada di istana dan di sampingnya,cleve tak habis fikir adik tersayangnya akan menjadi kesepian seperti ini,ia tak bisa menyalahkan ayah nya maupun siapapun karna di istana memanglah tempat orang yang selalu sibuk dengan semua pekerjaan.


setelah beberapa menit


"Lihat indah bukan aku membuat semua ini dibantu oleh zen" ucap selena menunjukkan sebuah coklat yang ia hiasi bersama dengan zen saat malam hari


"kamu semakin pintar ya,apa iblis itu benar benar tidak menyakiti mu?" tanya zen pada selena dengan usapan lembut di kepala sang adik


"tenang jika dia macam macam denganku aku akan membuatnya menderita,hahaha"jawab selena dengan tawa dan expresi kejamnya


"Baiklah"


"ouh ya,kakak ayo kita temui teman teman kakak aku membuat banyak coklat untuk teman teman kakak" ucap selena menujukkan coklat yang begitu banyak dan di letakkan di sebuah keranjang


"Yasudah"


"Kenapa aku harus membawa iblis iblis ini kerumah,lihat saja jika adikku lebih dekat dengan mereka" ucap cleve dalam hati dengan suasana yang kesal


"Kak, kenapa kamu diam saja ayo"


"Baiklah ayo"


Cleve dan selena berjalan bersama menuju ke ruang tamu yang terdapat duke, dan beberapa kesatria dan teman teman dari cleve


"Selamat pagi" ucap selena memberi salam pada semuanya

__ADS_1


"Hai" Seru teman teman cleve menatap selena menyapa selena dengan lambaian


"Selena,apa yang kamu bawa?"tanya duke melihat sebuah keranjang yang ia genggam di tangannya


Selena mendekat pada ayahnya menjulurkan tangannya,duke terdiam sebentar ia hanya belum terbiasa kembali karna tidak dekat dengan selena selama satu bulan


"Ayah,aku membawakan sebuah coklat aku menghias coklat coklat ini dengan zen lihat," ucap selena membuka kain yang menutupi keranjangnya itu


"Wah!!!


"Ayah aku membuat coklat paling spesial untukmu ayah,cobalah" ucap selena memberikan sebuah coklat dengan hiasan yang sangat cantik di berikan pada duke dengan senyuman manisnya


"Benarkah"


"Tentu tidak,ayah sangat suka apa yang putri ayah buat untuk ayah"


"terimakasih ayah,muah"ucap selena mencium pipi ayahnya dan melompat dari pangkuan ayahnya dan berlari mendekati teman teman cleve menunjukkan keranjang coklatnya miliknya,memeberikan mereka coklat masing masing dengan hiasan yang berbeda beda


"Putri selena apa kakak anda juga sangat menyukai coklat dan makanan manis yang anda berikan?" tanya teman cleve


"Tentu kakak saya akan memakan, makanan yang saya buatkan khusus untuk kakak" jawab selena dengan riang


"phfttt"


"Lihat saja kalian,jika kalian masih berani tertawa aku akan membuat kalian tidak bisa berbicara kembali beraninya kalian menertawakan ku" ucap cleve dalam hati menatap tajam wajah mereka dengan tatapan membunuh,membuat mereka tak berani mengeluarkan sepata kata pun

__ADS_1


Mereka bersama sama pergi melihat salju yang turun di halaman depan istana,selena terlihat imut,membuat semua memperhatikan setiap tingkahnya yang imut dan menggemaskan itu.


"Lihat kakak,kak theo,kak wilson,kak cristian,kak Steven,kak bryce aku membuat boneka salju yang sangat cantik" ucap selena memberikan sebuah wortel dan di letakkan di boneka salju tersebut menunjukkan pada enam pria


"wahh,kamu sangat pintar selena dan aku juga sangat suka dengan boneka salju tapi aku lebih menyukai hadiah yang diberikan seseorang saat musim dingin ini" ucap bryce menujukan sebuah boneka saljunya yang ia baru buat juga


"Wah kak bryce, kakak sangat pandai bagaimana cara membuatnya?"


"haha,padahal aku kira boneka salju ini terlihat jelek tapi ternyata boneka nya, sangat kamu sukai ya"jawab bryce menggaruk Kepala belakang nya merasa tidak enak


Beberapa jam kemudian...


saat mereka akan masuk kedalam istana sebuah panah hampir melukai selena tapi zen datang tiba tiba dan menangkap panah tersebut dengan tangan kosong nya itu semua para kesatria langsung melindungi selena dan yang lain


"Ambil panahnya!!!"teriak cleve dengan nada tinggi memerintah pada kesatria untuk mengambil sebuah panah yang hampir mengenai adiknya


Saat panah tersebut diambil,cleve melihat sebuah sepucuk surat yang di ikat di panah tersebut ia membuka surat itu dan membacanya dengan wajah marah,zen dengan cepat melihat isi surat tersebut yang ternyata adalah surat ancaman untuk istana aldestrom


"Sial,bawa selena kedalam lindungi dia,aku akan pergi keruangan ayah sekarang" ucap cleve pada para kesatria dengan nada tingginya"Selena kamu harus tetap di dekat para kesatria dan juga zen kamu tidak boleh pergi kemana mana sebelum kakak dan ayah mengunjungi mu"sambung cleve menepuk pundak selena dan menenangkannya


"Ba... baik kak"


Selena pergi bersama para kesatria dan juga zen masuk kekamar sementara cleve dan teman temannya pergi keruangan kerja duke,cleve yang terus memasang wajah marahnya membuat semua para pelayan yang melihat pun ketakutan,mendekat dan bertanya pun mereka tidak ada yang berani,karna cleve saat marah sangatlah menyeramkan bagi mereka


terimakasih🙏 untuk kalian yang udah like coment dan vote ya😘

__ADS_1


__ADS_2