
Saat seorang pria itu mencium telapak tangan selena dengan sedikit membungkukkan badannya itu membuat zanna terkejut,selena sedikit terkejut tapi ia ingat bahwa ia kenal dengan pria yang berdiri di hadapannya dengan sebuah salam hormat yang diberikan penuh ketulusan untuknya.
Karna zanna tak terima kakaknya selena dicium oleh pria yang ia anggap me**m itu, ia mendorong tubuh nya dengan keras hingga membuat pria yang berdiri di hadapan selena tersungkur ke lantai. Semua tamu ikut menyaksikan karna benturan suara yang keras.
Walau ia menggunakan pakain yang sangat indah pun dimata zanna dia adalah pria me**m, selena langsung melangkah mendekati pria yang didorong zanna ia membantunya berdiri dengan uluran tangannya.
"Kak kenapa kamu membantu pria me**m ini? "Ucap zanna dengan expresi yang kesal berusaha kembali menarik selena untuk berada di sisinya.
" Zanna dia adalah pangeran aiden dia adalah teman waktu aku masih kecil"jawab selena tersenyum
Karenana merasa malu zanna membungkuk meminta maaf dan berpamit pergi pada selena, selena dan aiden hanya memandang dengan wajah yang tersenyum.
"Maafkan saya pangeran" ucap zanna membungkuk meminta maaf, zanna mengambil langkah mendekati selena dengan wajah malu"kalau begitu saya pamit kak semoga dewa memberkati kakak dimanapun"ucap zanna berlalu pergi meninggalkan selena.
Setelah zanna pergi meninggalkan ruangan, selena mendekati aiden ia ikut meminta maaf atas dasar apa yang zanna telah lakukan pada aiden, terlebih lagi zanna mengumpat aiden dengan sebutan "pria me**m" di depan tamu kerajaan lainnya.
__ADS_1
"Maaf pangeran aiden,atas tindakan adik saya pada anda yang kurang sopan"
"Hahaha, tidak apa-apa putri mungkin karna saya tiba tiba memberi salam dengan tiba tiba mencium telapak tangan putri jadi adik anda menggap saya seperti pria nakal" jawab aiden yang masih saja tersenyum walau dirinya diumpat di depan tamu kerajaan lainnya.
"Anda sangat baik dan mrah hati pangeran"Puji selena yang membuat aiden tersenyum melihat selena yang memujinya
Krekk... terdengar suara pintu ruangan dimana tempat para tamu kerajaan lainnya dan anggota kerajaan yang berada di ruangan.
" Hoam... siapa yang mengganggu waktu istirahat ku ini"Seorang pria dengan mata setengah terbuka, Ia masuk setelah pintu yang sangat besar terbuka untuknya
Para tamu wanita menatap dengan wajah merah dan jantung berdegup kencang, pria tampan dengan rambut hitam yang sedikit panjang, warna pupil mata yang berwarna emas seperti layaknya burung elang, badan yang tinggi dan memiliki kulit putih berseri itu telah mengambil banyak perhatian dari tamu wanita.
"Oi bocah kecil, kenapa para manusia ini menganggu waktu istirahat ku" ucap zen membisikki selena yang membuat selena jengkel padanya
"Jangan panggil aku dengan sebutan bocah kecil, cepat lepaskan aku jika tidak.. " jawab selena kesal mencoba melepaskan tangan zen yang melingkar di bahu selena
__ADS_1
"Jika tidak apa.. kau mau memukul ku di depan semua orang "jawab dengan senyuman licik, selena langsung menatap Zen dengan expresi kesal, itu membuat zen ingin tertawa karna melihat wajah selena saat sedang kesal
"Baiklah baiklah, hump... kenapa banyak para manusia yang berkumpul disini. Ini sangat membuat ku merasa kesal melihat mereka bersenang senang di saat waktu istirahat ku yang berharga" ucap zen melipat kedua tangannya di bidang dadanya, ia menatap kesal pada para tamu yang bersenang senang di saat dirinya ingin sekali menikmati istirahat yang tenang.
"Kau mengeluh hanya karna ini, aku sangat terkejut karna ini seorang pria yang selalu bersikap dingin dan juga memiliki tatapan tajam itu memiliki sifat kekanak kanakan, sungguh mengejutkan tuan zen" Sahut selena menatap zen dengan senyuman yang licik di wajahnya, mendengar ucapan selena zen hanya diam tak menggubris.
Semua orang yang melihat kedekatan selena zen membuat semua tamu cemburu terutama para tamu wanita yang melihat kedekatan selena pada pria yang mereka tidak kenal.
"Sayang sekali pria tampan itu dekat dengan putri selena, sepertinya saya tidak punya kesempatan ya" bisik para tamu wanita pada tamu lainnya sambil melihat kearah selena dan zen yang sedang mengobrol sambil tertawa girang
Aiden yang masih berada di ruangan dan juga tidak jauh dari tempat selena dan zen berbincang,ikut merasa cemburu pada pria yang sekarang berbicara dengan selena hingga selena mengubah ubah expresi nya.
"Siapa pria itu? kenapa putri selena dekat dengannya sampai saat dia datang langsung merangkul putri dengan seenaknya, apa dia tidak di ajari bersikap sopan di kerajaannya? " ucap Aiden dalam hati menatap zen dan selena
Aiden berjalan mendekati selena dan zen, aiden orang yang tak pernah memiliki sifat yang jahat pada semua orang, ia selalu di kenal dengan sikapnya yang baik, ramah dan selalu tersenyum dimanapun orang yang ia temui. Saat aiden sudah berdiri pas di hadapan kedua orang yang bukan lain selena dan zen, mata elang telah terbuka tatapan sinis mengarah pada aiden, aiden yang di tatap membalas dengan tatapan mata juga seperti tidak mau mengalah.
__ADS_1
"Astaga lihat itu, pangeran aiden dan pria tampan tadi, wah dua pria tampan yang berdiri di hadapan seorang putri cantik yang polos, sepertinya mereka berseteru untuk merebutkan putri selena" Ucap para tamu merasa teralih kembali tatapan mereka pada dua pria tampan berdiri di hadapan seorang wanita yang polos tak mengerti apapun.
Tampaknya kedua pria tampan ini akan sering berseteru merebutkan wanita cantik polos yang tak mengerti situasi sekarang ini. Apakah mungkin akan ada cinta segitiga? yang manakah yang akan menjadi pendamping si putri cantik. Dan sipakah yang akan menjadi sad boy, saksikan kisah cinta aiden dan zen untuk merebut hati si putri cantik selena.