
Setelah usai pesta dibubarkan semua kembali ke kerajaan mereka tidak semua kembali ada yang menyewa penginapan di aldestrom karna waktu yang sudah hampir menjelang malam. Aiden adalah pangeran yang memiliki reputasi yang tinggi, aiden adalah pangeran dari kerajaan yang dikenal sebagai kerajaan makmur dan kaya
Karna raja atau ayah aiden adalah raja yang bijaksana pada para rakyat nya, jika memasuki wilayahnya tidak satupun tempat yang tidak sempurna dan bagus karna semua diberi pekerjaan oleh raja agar hidup dengan selayaknya mereka yang memiliki jabatan yang tinggi.
Raja arga yang mendapat pesan dari raja alfred ambrosius yaitu ayah dari aiden yang menyampaikan untuk tinggal saja di istana aldestrom itu akan lebih aman untuk nya. Raja arga menyetujuinya karna sesama pemimpin dan juga orang tua pasti akan menghawatirkan anak anak mereka walau ia sekuat apapun dan berapapun umurnya.
"Terimakasih atas izin yang anda berikan"Aiden membungkukkan setengah tubuhnya berterimakasih pada raja arga yang mengizinkannya untuk tinggal di istana
" Tidak perlu sungkan pangeran,raja alfred sudah menitipkan anda pada saya itu merupakan tugas untuk saya"jawab raja arga
"Huh... ayahanda selalu saja menghawatirkan saya saat keluar dan selalu meminta bantuan pada teman temannya untuk menjaga saya. Padahal saya tidak perlu dijaga setiap saat jauh dari ayahanda, entah apa yang ayahanda pikirkan tentang saya setiap saat pergi jauh darinya" Ucap aiden tersenyum, menceritakan tentang ayahnya yang selalu khawatir padanya setiap keluar pada raja arga
Raja arga hanya tersenyum, ia lalu berjalan dengan langkah yang pelan sambil menjawab ucapan aiden. Aiden juga ikut mengikuti raja arga yang berjalan di depannya ditemani para pengawal pribadi aiden
"Ayah anda hanya khawatir pada anda pangeran, saya juga sama seperti ayah anda saya selalu menghawatirkan putra dan putri saya. Saat jauh dari mereka saya selalu khawatir hingga saya menyuruh pengawal untuk mengawasi mereka dan melaporkan apa saja yang di lakukan mereka, sampai sekarang saya mereka dewasa saya menghawatirkan mereka begitu juga dengan cucu saya yang selalu ingin saya lindungi dimanapun mereka berada" ucap raja arga menjelaskan bahwa setiap orang tua memiliki sifat yang khawatir pada putra dan putri mereka, Dengan senyuman ia kembali mengingat betapa ia melindungi putrinya yang telah meninggalkan nya untuk selamanya
"Kalau begitu anda sekarang bisa beristirahat, saya harus mengecek sesuatu semoga anda nyaman di aldestrom pangeran,sampai jumpa"Ucap raja arga dengan senyum lebar menepuk pundak aiden dan berlalu pergi dengan menggunakan sihir
Akhirnya aiden berjalan menuju kamar dimana para pelayan yang mengarahkan nya atas perintah raja arga, terus berjalan aiden dan pengawal pribadi nya saling berbicara entah apa yang mereka bicarakan hanya mereka berdua dan pelayan itulah yang tau.
__ADS_1
Saat sudah belok kearah kanan aiden menghentikan langkah nya begitu juga dengan pelayan dan pengawal ikut berhenti karna aiden menyuruhnya. Ternyata aiden sedang melihat selena yang sedang berjalan bertiga bersama zen dan kakaknya
" Kenapa putri dan pangeran belum kembali ke kamar mereka ya? "gumam aiden pelan yang tidak di dengar yang lain
"Hahaha sepertinya aku harus melihat pertumbuhan si bocah kecil ini setiap hari,semakin lama si bocah ini semakin pendek saja"ejek zen yang berjalan di samping selena dan cleve
"Lihat saja memangnya kau paling tinggi kau saja pendek, kenapa mengumpat tentang diriku" jawab selena menatap zen lalu memalingkan dengan wajah kesal
Tiba tiba tubuh zen berubah menjadi lebih tinggi hampir menyamai tinggi tubuh cleve. Pangeran aiden dan pengawal pribadi nya sangat terkejut melihat zen yang berubah dalam hitungan detik
"Sepertinya kamu tidak usah bersaing dengan zen, dia tak akan menyerah" ucap cleve tersenyum, mengusap lembut rambut selena yang cemberut melihat zen
"Tentu saja aku kakak mu hanya saja zen itu adalah teman mu sejak kecil bukan di selalu melindungi mu saat tidak ada kakak sekalipun" jawab cleve membuat hati selena luluh menatap dengan penuh kasih itu
"Kakak, aku sangat menyayangimu" ucap selena memeluk kakaknya "hoam zen aku ingin di gendong sepertinya aku sudah mulai mengantuk" sambung selena yang sudah menguap tak kuat menahan rasa kantuk nya
"Kalau begitu zen tolong bawa selena ke kamar nya, aku akan memanggil angel jika kamu ingin tidur di kamar selena" ucap cleve menyerahkan selena, zen menggendongnya di punggung nya sambil mengangguk dan berlalu pergi.
Begitu juga dengan cleve yang berlalu pergi dengan arah yang berbeda,
__ADS_1
"Tuan zen adalah orang yang penting bagi putri selena karna tuan zen lah yang selalu ada di samping putri, walau putri dan tuan zen sering bertengkar tapi tuan zen tak menganggap pertengkaran itu dan selalu membuat putri senang jika ada di samping tuan zen" ucap pelayan itu pada pangeran aiden dengan tangan menunjuk ke arah kanan
"Apa zen itu adalah pangeran dari kerajaan lainnya adalah? " tanya aiden mengikuti pelayan yang akan menunjukkan kamarnya
"Bukan, tuan zen bukanlah pangeran tapi ia adalah kekuatan bagi putri selena dan juga aldestrom karna ia sangat penting bagi semua" jawab pelayan dengan senyuman
Aiden hanya diam tak menjawab dan bertanya lagi, ia hanya mengikuti pelayan itu hingga sampai di kamar untuk istirahat nya di aldestrom
"Baiklah, terimakasih telah mengantar saya sampai disini" ucap aiden setengah membungkukan kepalanya
"Terimakasih nona telah mengantar tuan muda saya" ucap pengawal pribadi aiden ikut membungkuk berterimakasih
"Tidak perlu sungkan, ini adalah tugas saya, kalau begitu saya permisi" jawab pelayan itu dan sedikit melangkah pergi,aiden hanya tersenyum
"Jika seperti itu berjuanglah pangeran jika anda ingin bersama putri selena" ucap pelayan dengan nada tinggi berlari pergi
"Eh? "
pangeran aiden dan pengawal pribadi nya terkejut melihat pelayan itu dengan nada tinggi berbicara seperti itu dan pergi dengan berlari, Setelah menghembuskan nafas panjang aiden memasuki kamar yang akan menjadi tempat peristirahatan nya di aldestrom.
__ADS_1
Terimakasih semua, jangan lupa like, vote dan comen ya, sampai jumpa di chapter selanjutnya 😘