Putri Yang Mulia Duke

Putri Yang Mulia Duke
Chapter 66


__ADS_3

Bruak...


Suara yang sangat keras hingga membangunkan tidur nyenyak gadis cantik dan pri tampan yang sudah terbawa alam mimpi tapi terganggu karena suara keras yang tiba tiba muncul


"Hoam... kenapa berisik sekali" Gadis cantik yang setengah sadar mencoba membuka matanya yang sulit dibuka karena terlalu lelah dalam perjalanan panjang


"Siapa yang membuat suara sekeras itu sampai membuat istirahat berhargaku menghilang" Ucap zen terbangun, segera beranjak dari tempat tidur membuka jendela kamar melihat sekitar penginapan yang sepi tak ada orang sedikitpun yang lewat,tapi darimana asal suara yang keras itu


Zen tak memikirkannya lagi dan kembali melanjutkan tidurnya begitu juga si gadis cantik yang sudah kembali ke alam mimpinya. Suara yang sangat keras membuat mereka terganggu tapi darimana asal suara itu? kenapa tidak ada seorangpun di luar sana tapi ada suara sekeras itu


***


Pagi harinya mereka telah bangun dari tidurnya sementara si gadis cantik yang masih terlelap dibawah selimut menikmati mimpi indahnya,sementara seorang pria sedang duduk di meja dengan ke empat pria menikmati sarapan pagi tanpa memikirkan seorang gadis yang tidur dengan lelap itu.


"Apa kalian mendengar suara keras tadi malam? " tanya zen pada ke empat pria yang sibuk dengan teh hangat


"Sepertinya tidak"jawab jack meminum seteguk teh hangat" Apa terjadi sesuatu di malam hari?"tanya jack penasaran


"Entahlah,malam tadi diriku terbangun dari tidur karena suara keras yang sangat berisik" jawab zen dengan wajah serius mengingat kejadian malam tadi"Apa kau memang tidak mendengar nya? jangan jangan terjadi masalah dengan telingamu? "Sambung zen sedikit mengejek namun tak mendapat respon dari jack yang menghiraukan dan acuh padanya, ya lebih baik diam jika zen sudah seperti itu jika tidak akan terjadi pertengkaran dan saling oceh tak ada henti-hentinya


Bruak...


"Hump"


"Apa kau melupakan diriku" Gadis cantik memukul meja hingga membuat seisi penginapan melihat kearahnya, begitu juga dengan kelima pria yang menatap dengan wajah terkejut"Apa kalian juga sudah melupakan diriku? "Tunjuk nya kearah ke empat pria dengan wajah terkejut campur ketakutan melihat sang gadis yang tengah emosi


"Apa kau tidak bisa membuat keributan disaat aku sedang menikmati sarapan pagi ku ini? " Menatap si gadis cantik yang berdiri di depan nya dengan wajah yang terlihat emosi


"Siapa suruh! kau yang selalu seperti itu bukannya kau sudah bilang padaku jika aku telat bangun kau akan membangunkannya" Ucap si gadis cantik mengingatkan si pria tampan yang telah berjanji akan membangunkan dirinya jika dirinya telat bangun


Flashback on

__ADS_1


Setelah dua puluh lima menit berlalu usai membersihkan tubuhnya gadis cantik dengan rambut putih perak keluar sambil mengeringkan rambut panjangnya yang indah. Namun siapa sangka seorang pria tampan menatap dirinya dengan senyuman liciknya


"Aaaaaaaa"


"Apa yang kau lakukan disini? apa kau tidak punya malu? pergilah " Gadis cantik berteriak kencang membuat pipinya berubah merah muda begitu juga dengan telinganya dirinya segera berlari kembali ke dalam kamar mandi menutup pintu rapat rapat


Deg... deg...


Jantung nya tak bisa dikondisikan saat ini bagaimana bisa seperti ini dia hanya berfikir penyebab utama nya karena merasa malu saja


"Ambilkan pakaian ku di atas tempat tidur sekarang! "


Selesai dengan drama mereka berdua kini gadis cantik yang tak lain putri selena itu duduk di kursi mentap pria tampan yang pastinya zen membuat dirinya merasa kesal


"Bisa tidak kau itu keluar kamar sebentar saja jika aku sedang membersihkan diri ku! " Selena menatap tajam dengan wajah nya yang menahan emosi yang meluap luap


"Baiklah aku akan menuruti perkataan bocah bodoh kali ini" Jawabnya tanpa ada penolakan dan jawaban dari selena


"Kau pergilah makan malam bersama yang lain aku akan membaca buku dulu, setelah itu aku akan pergi tidur kau bangunkan aku saat pagi tiba! " Ucap selena pada zen dengan pipi yang masih memerah


"Janji kau akan membangunkan ku? " Tanya selama yang sepertinya tampak ragu namun dirinya menyodorkan jari kelingking nya


"Iya iya janji aku akan membangunkan mu dengan seriman air nantinya"Jawab sedikit bercanda menghilang seketika dengan sihirnya membuat selena kesal


....


" Sudahlah, kau kan sudah bangun jadi kenapa kau kesal yang terpenting sekarang ini menikmati sarapan pagi dengan tenang "Zen melahap roti dengan balutan coklat didalamnya membuat si gadis kesal itu duduk diam dengan raut wajah kesal


Selena langsung memutar matanya menatap tajam kearah ke empat pria tampan, karena tatapan itu sontak membuat mereka ketakutan dengan segera mereka berdiri meminta maaf pada selena


"Maafkan ka.... " katanya terhenti. Seorang anak kecil tiba tiba jatuh dari atas atap penginapan dengan penuh darah segar yang besimpah ditubuhnya begitu juga dengan luka luka yang ada

__ADS_1


Tapi anehnya tak ada seorangpun yang membantu anak kecil itu, selena mengambil seribu langkah mendekati anak kecil yang tergeletak di lantai penginapan


"Kenapa dia bisa jatuh dari atas atap? kenapa banyak luka dan darah ditubuhnya? " Tanya selena dalam hati meletakkan kepala anak kecil yang sepertinya anak laki laki di pahanya, selena memanggil seven untuk mendekat karena seven ahli dalam penyembuhan karena itu dirinya ikut bersama selena


"Seven kemarilah! " teriaknya


Seven mendekati anak laki lakiyanh terluka, seven memeriksa tubuhnya atas perintah selena, tapi yang anehnya lagi tak ada seorangpun yang menatap dan peduli pada keadaan anak ini, malah hanya diam menikmati sarapan pagi seolah sedang tak terjadi apa apa


"Putri lukanya para lebih baik kita bawa dia kekamar untuk penyembuhan selanjutnya"Ucap seven setelah memeriksa tubuh si anak kecil yang terluka, selena mengiyakan sambil mengangguk pelan kepalanya yang berarti dia menyetujuinya


Saat seven mengendong anak kecil itu dihentikan oleh seorang pria tampan yang baru saja tiba di penginapa, berdasarkan dari pakaiannya pasti dia adalah seorang kesatria karena pakaiannya dan membawa pedang.


"Seharusnya anda jangan sembarang menyentuh orang lain sembarangan, nona! " Pria itu menghentikan langkah selena dan seven yang akan membawa anak kecil ini keatas kamarnya


"Apa hak anda menguru..." lagi lagi kata katanya terhenti, atap penginapan seketika hancur membuat semua berjatuhan mengenai semua orang, untungnya dengan cepat zen melindungi selena dan seven menggunakan sihir pelindungnya


Dengan cepat selena dan yang lainnya keluar dari penginapan, sepertinya banyak yang terluka untung saja itu hanyalah luka ringan tak terlalu di khawatirkan


"Hgrrrrrgroooo" Suara amukan yang sangat kencang terlihat jelas seekor naga hitam yang mengamuk, matanya merah menyala menatap kearah selena dan yang lainnya diluar


"Cepat lepaskan anak itu, jika tidak dia akan menyerangmu! " Pria tampan yang tadi memberi peringatan pada seven yang mengendong anak kecil itu


"Tidak bisa dia sedang terluka parah! " jawab selena kesal


"Dia anak kecil yang sudah terluka karena monster naga itu jadi lepaskan dia!"peringatan kembali untuk selena namun selena tak menghiraukannya


" Kalian lindungi yang lain nya dan zen kau bantu juga yang lainnya! "Ucap selena pada seven, jack, rey dan lucky begitu juga dengan zen untuk segera membawa orang yang ada di sekitar pergi ketempat yang aman. Selena dengan segera menghilang menggunakan sihirnya membuat semua orang yang melihat terkejut begitu juga dengan pria tampan yang memberinya peringatan


Selena berdiri di atas atap rumah paling tinggi, semua orang melihat selena dengan jubah hitamnya selena menarik jubahnya hingga terlihat sosok dirinya yang menggunakan pakaian kesatria dengan lambang kerajaan


Tatapan mata yang tajam mengarah ke arah seekor naga hitam yang besar selena mengeluarkan pedangnya dengan lambang kristal biru yang ada di pegangan pedangnya dibalik kristal itu adalah kekuatan dari sang pemilik

__ADS_1


" Gadis itu benar benar mau mencari mati"Pria tampan itu berteriak kearah selena yang berdiri di atas atap rumah yang sangat tinggi


"Lebih baik anda menjaga ucapan anda pada nona kami" Ucap jack menahan kesal pada pria yang berbicara seperti itu pada selena"Nona kami sangat kuat dia mampu mengalahkan naga itu tanpa bantuan orang seperti anda"sambung jack


__ADS_2