
Mendengar ucapan cleve selena sangat senang jika kakaknya ikut mencari solusi untuk kesembuhan sang ayah,selena memeluk erat cleve dengan hati yang senang.
"Terimakasih kak"
Cleve mengusap kepala selena lembut dan sedikit menjali selena adiknya,ia mengacak acak rambut adiknya sambil mencubit pipi tembem nya itu. Selena mengumpat kesal pada cleve karna ia masih saja menganggap selena seperti anak kecil yang tidak mengerti apa apa.
"Selena pergilah ke kamarmu, kita akan malam bersama nanti akan ada yang dibicarakan nantinya" ucap cleve mengusap lembut rambut panjang selena
"Baiklah" jawab selena tanpa bertanya pada cleve
Selena pergi meninggalkan kamar duke, ia segera pergi ke kamarnya dengan wajah datar pikirannya kosong. Sampainya di kamar ia melihat seorang pria tidur di tempat tidurnya dengan santai, selena segera berjalan mendekati tempat tidurnya.
Saat mendekati tempat tidurnya selena tampak terkejut tapi ini sudah tidak asing bagi seorang zen yang tidak pernah jauh dari tempat selena berada.
"Humpp...
,, Aku kira siapa huh, kenapa dia tidur di sini ya?bukannya waktu itu dia menghilang tanpa memberitahuku dulu" ucap selena pada dirinya berdiri di samping tempat tidurnya sambil menatap zen yang tertidur lelap itu.
__ADS_1
Selena berjalan mendekati tempat biasanya ia duduk saat berada di kamarnya di aldestrom, seperti biasa ia mengambil sebuah buku dan membaca setiap halaman yang belum ia selesaikan. Para pelayan tak ada lagi yang pernah masuk ke kamar selena setelah selena pergi begitu juga sekarang tak ada orang yang sembarangan masuk ke kamarnya.
Selena masih sama seperti putri yang mereka kenal memiliki kepribadian yang baik dan sederhana ia juga tak pernah memiliki sifat yang semua orang tidak suka. Selena duduk seperti biasanya sambil membaca buku tebal banyak tulisan yang tercatat di buku tersebut tapi tak membuat selena merasa membosankan, mungkin karna ia mirip dengan duke ayahnya dan juga cleve yang gemar membaca.
Berjalan waktu, sekarang sudah bergantinya langit yang tadinya cerah menjadi gelap diterangi bulan dan bintang bintang kecil. Selena dan keluarga nya berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama walau sekarang tidak ada ayahnya tapi masih bisa digantikan dengan raja arga yang tertua.
Di ruang makan hanya terdengar suara aduan sendok dengan garpu di atas piring mereka masing masing dengan hidangan yang pelayan aldestrom buat untuk makan malam ini.
Setelah selang beberapa menit mereka yang berada di meja makan telah menyelesaikan makan malam, raja arga membersihkan bibir nya dengan sapu tangan yang berada di samping kiri piring nya, sementara yang lain menunggu raja arga membuka suara.
"Kalian sudah berkumpul disini setelah menyelesaikan makan malam bersama, disini aku juga ingin memberi tahu pada kalian besok kita akan mengadakan pertemuan istana semua akan berkumpul di aldestrom,,
" Aku hanya ingin menyampaikan itu, sekarang kalian bisa istirahat "ucap raja arga
Mereka mulai beranjak pergi bersama. Di jalan selena berada di samping kakaknya sementara di ruang makan masih terdapat raja arga, evano dan kedua putri kembar yang baru saja akan meninggalkan ruangan.
" Kakak... "
__ADS_1
Teriak zaline sambil berlari mengarah cleve yang berada di samping selena dan berlinda yang mengikuti juga.
"Kenapa kakak meninggalkan ku dasar pria jahat" umpat zaline merangkul manja pada cleve
"Kau itu sudah besar, kenapa aku harus menunggu mu, kau kan punya kaki" ucap cleve datar dan terus berjalan
Selena, zanna, evano dan raja arga yang mendengar tertawa dengan ucapan cleve pada zaline.Walau bukan adik kandung cleve menyayangi zanna dan zaline seperti menyayangi selena.
"Humpp... dasar pria jahat aku tidak suka" ucap zaline memukul pelan lengan cleve dan berlari memeluk selena. Selena yang dipeluk hanya tertawa kecil
"Sudah sudah, kakak tidak usah menjahili zaline seperti itu terus, kakak kan tahu dia anak yang manja jadi jangan seperti itu padanya. Aku hanya kasihan pada kak selena, ayah dan kakek yang harus menjadi pelampiasannya itu" ucap zanna menatap selena, selena ikut tertawa karna zanna
"Kenapa kamu yang cerewet, itukan sifatku jadinya kamu tidak usah ikut ikutan, huhhhh... " jawab zaline dengan expresi cemberut
"Sudah kalian istirahat saja terutama selena, jangan terlalu memaksakan diri mu sendiri, kamu harus banyak istirahat" ucap raja arga menghentikan canda tawa mereka, untuk segera kembali kekamar dan istirahat malam dengan baik.
"Aku akan melakukannya kek"jawab selena tanpa penolakan dan berlalu pergi bersama cleve, zaline dan zanna
__ADS_1
" Ouh ya berlinda apa kamu bisa ikut dengan ku sekarang ada yg harus saya sampaikan padamu"ucap raja arga pada berlinda yang berjalan sendiri di depannya dan juga evano,evano hanya diam dan meninggalkan nya.
Terimakasih semua selalu sport aku sampai sekarang 🙏jangan lupa like, coment dan juga vote ya 😘