Putri Yang Mulia Duke

Putri Yang Mulia Duke
Chapter 46


__ADS_3

Di sebuah tempat dimana raja arga, evano, cleve, duke maupun selena duduk di tempat yang terlihat cukup besar, lapisan dindingnya begitu cantik dan indah di hiasi bunga bunga berwarna di setiap pojok ruangan.


Selena duduk di samping ayahnya dengan sopan seperti layaknya seorang putri bangsawan yang sesungguhnya. Ia selena harus bisa menjaga sopan santun di depan semua orang, ya walau ayahnya menyuruhnya untuk bersikap semau dirinya saja yang terpenting tidak membuat dirinya dalam bahaya.


Beberapa menit.. seorang pria masuk. Rambut putih panjang, mata biru seperti air laut yang cerah, kulit putih dan sorotan mata yang membuat orang seketika tersepona dengan wajah dan matanya yang tampan dan bersinar. Pharrell datang dengan di ikuti kedua kesatria yang mengantarnya di dekat tempat duduk dan berlalu pergi menjaga di depan ruangan.


"Selamat datang di Kerajaan Asgard, selamat datang raja arga, jerry,leon dan putra mahkota evano dan... " ucapnya terhenti yang di lanjutkan raja arga sendiri yang memperkenalkan duke, selena maupun cleve.


"Dia berasal dari kerajaan aldestrom, dia suami putriku saena dan ini cucuku cleve dan selena"sautnya raja arga


" Senang bisa bertemu dengan duke dari aldestrom "sembari tersenyum dengan badan yang sedikit membungkuk pada duke yang duduk di samping evano


" Saya merasa terhormat bisa bertemu dengan sang pemilik pedang yang membuat semua terpukau,salam raja pharrell "jawab duke bangkit dari tempat duduk memberi sedikit salam dengan senyuman dan membungkuk.


" Terimakasih atas sanjungan yang anda berikan pada saya, anda juga hebat dalam perang kerajaan aldestrom akhir akhir ini cukup terkenal karna rumor yang beredar"jawab pharrell membalas senyuman yang duke lontar kan

__ADS_1


Duke dan pharrell duduk kembali ke tempat duduknya. Mereka mulai membicarakan niat kedatangan mereka kemari dan alasan kenapa harus jauh jauh untuk bertemu dengan pharrell.


" Raja arga, jerry bisakah saya menanyakan sesuatu kenapa anda bisa bersama leon? kenapa saya tidak mendapat kabar apapun dari anda maupun jerry? "tanya nya penuh selidik dengan sorot mata yang biasa dengan senyuman yang menurut raja arga menyeramkan.


" Aku baru tahu tiga hari yang lalu, raja arga baru saja memberitahu padaku ditempat bertapaan ku, awalnya aku cukup terkejut dan tidak percaya tapi aku percaya karna sifatnya leon yang ditunjuk itu nyata"jawab jerry melirik kedua pria yang satu berkeringat dingin dan yang satunya acuh seolah tak ada masalah.


"Hahaha, kenapa kita membahas ini, kita kemari bukan membahas tentang leon kita kemari dan berkumpul ini untuk masalah penting" ucap raja arga mencari topik yang lain agar tidak membicarakan leon terus menerus. Raja arga menyuruh evano untuk membawa selena pergi bermain mereka akan membicarakan hal yang serius saat ini.


Evano menggendong selena pergi meninggalkan ruangan itu, karna evano yang sudah cukup kenal dan menganggap pharrell pamannya. Ia amat sangat kenal dengan kerajaan Asgard, sejak kecil hingga umur lima belas tahun evano sering mengunjungi kerajaan Asgard yang padahal cukup jauh dari tempat tinggalnya karna ingin sekali menemui pharrell yang sudah ia anggap pamannya.


Di lorong istana terlihat evano dan selena yang sedang berjalan santai menulusuri lorong lorong istana tanpa lelah. Selena juga tampak senang melihat setiap bunga di tanam lorong dan sudut ruang istana yang menurutnya cantik karna warna dan harum bunganya yang membuat dirinya terpesona dengan Istana ini.


,,Kenapa istana paman biru itu banyak sekali bunga yang di letakan di lorong dan pojok istana? " tanya selena memetik bunga berwarna biru yang mirip dengan mata pharrell yang ia sebut paman biru karna matanya yang indah seperti melihat laut.


"Ah, itu ratu Aiyhana ia istri paman pharrell, ratu aiyhana sangat menyukai bunga. Semua bunga di istana ini beliau yang menanam nya dibantu pelayan yang dekat dengan dirinya" jawab evano

__ADS_1


"Ratu aiyhana, namanya sangat indah Selamanya berbunga,namanya sama seperti bunga bunga ini yang berbunga dengan cantik,selena apa kau menyukainya?" ucap evano mengartikan nama aiyhana dengan tersenyum pada selena


"Aku sangat menyukai bunga karna ia cantik, harum dan memiliki pesona setiap warnanya saat aku menyukai bunga saat kakak membawaku ke halaman istana rumah saat pertama kali aku datang ke istana aldestrom" jawab selena tersenyum yang terus menatap penuh semangat pada bunga bunga berwarna warni itu.


"Saya bisa memberikan beberapa bunga untuk putri" ucap seorang wanita datang


"Salam ratu semoga dewa memberikan kesehatan untukmu selalu"salam hangat evano membungkuk setelah membalikkan badannya menghadap seorang wanita dengan pelayan di belakangnya.


" Benarkah bolehkah aku membawa bunga yang aku sukai,paman apa boleh? "tanya selena berbinar


" Mendekatlah itu ratu aiyhana "jawab evano. Selena mendekat tanpa ragu dengan membawa setangkai bunga biru di tangan nya, aiyhana yang melihat tangkai bunga biru di tangan selena tersenyum seolah ia tahu dan mengerti pada tangkai bunga biru itu.


" Putri apa anda memetik bunga ini setelah menemui suamiku? "


Selena terkejut karna aiyhana bisa mengerti pada bunga yang ia petik itu, evano yang sudah tidak merasa aneh lagi tidak terkejut karna dulu masa kecilnya selalu memetik bunga untuk ibunya maupun aiyhana dengan warna rambut, mata, maupun baju yang digunakan.

__ADS_1


Evano akan berlari setelah menemui aiyhana dan akan mengambil tiga tangkai bunga yang mirip dengan mata, rambut dan gaunnya terkadang saat gaunnya berganti ia akan mengambil nya untuk aiyhana. Saat ia hendak pula ke rumahnya ia juga tak lupa menanyakan pada pengawal atau ayahnya yang menjemput nya "Gaun warna apa yang di gunakan ibu hari ini,ayah? " setiap pertanyaan yang di jawab ia berlari mencari bunga nya sendiri dan memetik banyak untuk ibu tercintanya.


Terimakasih untuk kalian yang sudah like comen and voteπŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


__ADS_2